Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.760.000
IHSG 7.279,209
LQ45 733,624
Srikehati 347,649
JII 498,161

Harga Gas Indonesia Lebih Mahal dari Singapura

Siswanto | Tengku Sufiyanto | Suara.com

Rabu, 07 Januari 2015 | 14:40 WIB
Harga Gas Indonesia Lebih Mahal dari Singapura
Pipa gas (Shutterstock)

Suara.com - Pemerintah Singapura yang tidak mempunyai sumur minyak dan gas dinilai tetap bisa menyediakan pasokan gas bumi bagi industri dalam negerinya, bahkan harganya yang sangat murah bila dibandingkan dengan Indonesia.

Ketua Umum Forum Industri Pengguna Gas Bumi Achmad Safiun mengungkapkan industri di Singapura rata-rata membeli gas bumi dengan harga sekitar 4,08 dolar Singapura per mmbtu atau sekitar 3,06-3,87 dolar AS per mmbtu, sementara Indonesia memiliki harga beli yang lebih mahal.

"Bandingkan dengan industri di Indonesia seperti di Jawa Barat dari PGN 7,90 dolar AS per mmbtu ditambah biaya administrasi Rp770/m3, paling murah di JawaTimur yang saat ini kelebihan gas 6,43 dolar AS per mmbtu ditambah biaya administrasi Rp770/m3," kata Achmad ketika diskusi Outlook Sektor Gas 2015, di Century Park Hotel, Senayan, Jakarta, Rabu (7/1/2015).

Achmad mengatakan di Indonesia gas yang didistribusikan melalui pipa gas yang dekat dengan sumur gas, lebih banyak berasal dari FSRU atau LNG (gas alam cair), atau masih sedikit yang langsung dari sumur gas, dengan harga gas bumi di dalam negeri ke industri 7,90 dolar AS per mmbtu.

"Jadi dari sumur gas, gasnya dicairkan menjadi LNG kemudian diangkut menggunakan kapal lalu disalurkan ke kapal FSRU untuk diregasifikasi cari gas cair dijadikan gas kembali, kemudian disalurkan melalui gas bumi, rentetan panjang ini membuat harga gas ke industri mencapai 17-18 dolar AS per mmbtu," katanya.

Dia menambahkan Singapura mengimpor gas melalui jaringan pipa gas langsung milik PT Trans Gas Indonesia kepada Sembawang Corporation dan Gas Singapore Pvt Ltd, yang berasal dari Blok Koridor, Sumatera Selatan.

Dengan hal tersebut, Menurutnya dalam era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015, industri dalam negeri sangat mengkhawatirkan, sulit untuk industri dalam negeri bisa bersaing dengan produk dari negara lain.

"Bayangkan di Singapura industrinya hanya beli gas US$ 3,06-US$ 3,87 per mmbtu, padahal negara itu tidak punya satu pun sumur gas, tidak juga produksi gas, mereka impor, impornya juga dari Indonesia. Sementara di Indonesia sendiri harga gas yang dibeli industri dalam negeri US$ 6,43-US$ 18 per mmbtu," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Upaya Sumut Tekan Inflasi 2014 Tertahan Kenaikan BBM

Upaya Sumut Tekan Inflasi 2014 Tertahan Kenaikan BBM

Bisnis | Senin, 05 Januari 2015 | 03:05 WIB

Tiap Bulan Pemerintah Tetapkan Harga BBM, Termasuk Pertamax

Tiap Bulan Pemerintah Tetapkan Harga BBM, Termasuk Pertamax

Bisnis | Jum'at, 02 Januari 2015 | 15:25 WIB

Jokowi: BBM Subsidi Turun, Ekonomi Akan Lebih Baik

Jokowi: BBM Subsidi Turun, Ekonomi Akan Lebih Baik

Bisnis | Jum'at, 02 Januari 2015 | 11:14 WIB

BBM Naik, Inflasi 2014 Lebih Rendah Dibandingkan Inflasi 2013

BBM Naik, Inflasi 2014 Lebih Rendah Dibandingkan Inflasi 2013

Bisnis | Jum'at, 02 Januari 2015 | 10:53 WIB

 Jokowi Minta Penggunaan Gas Bumi Ditingkatkan

Jokowi Minta Penggunaan Gas Bumi Ditingkatkan

Bisnis | Jum'at, 26 September 2014 | 06:34 WIB

Terkini

Banyak Investor Ambil Untung, IHSG Merah Lagi di Sesi I

Banyak Investor Ambil Untung, IHSG Merah Lagi di Sesi I

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 12:51 WIB

Berapa Tarif yang Dikenakan Iran untuk Lewati Selat Hormuz?

Berapa Tarif yang Dikenakan Iran untuk Lewati Selat Hormuz?

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 12:03 WIB

BRI Jadi Merek Paling Bernilai di Indonesia Versi Brand Finance Global 500 2026

BRI Jadi Merek Paling Bernilai di Indonesia Versi Brand Finance Global 500 2026

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 11:56 WIB

Akui Harga Plastik Naik, Industri Mulai Cari Bahan Baku Lain di Luar Timur Tengah

Akui Harga Plastik Naik, Industri Mulai Cari Bahan Baku Lain di Luar Timur Tengah

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 11:24 WIB

Harga Avtur Terbang 70 Persen, Tarif Kargo Udara Ikut Melambung 40 Persen

Harga Avtur Terbang 70 Persen, Tarif Kargo Udara Ikut Melambung 40 Persen

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 11:09 WIB

Permata Bank Bagi Dividen Rp1,226 Triliun hingga Romba Direksi

Permata Bank Bagi Dividen Rp1,226 Triliun hingga Romba Direksi

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 10:57 WIB

Harga Plastik Melonjak, Komisi XII DPR Koordinasi dengan Kemenperin

Harga Plastik Melonjak, Komisi XII DPR Koordinasi dengan Kemenperin

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 10:27 WIB

Harga Pangan Bergerak Liar, Bawang Naik Tajam, Cabai Ambruk

Harga Pangan Bergerak Liar, Bawang Naik Tajam, Cabai Ambruk

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 10:08 WIB

Bahlil Jamin LPG Tak Langka, Stok Sudah di Atas 10 Hari

Bahlil Jamin LPG Tak Langka, Stok Sudah di Atas 10 Hari

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 09:52 WIB

Kurs Rupiah Hari Ini : Melemah ke Rp17.043 per Dolar AS

Kurs Rupiah Hari Ini : Melemah ke Rp17.043 per Dolar AS

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 09:49 WIB