Dari 67 Juta WP, Hanya 23 Juta yang Membayar Pajak

Arsito Hidayatullah | Tengku Sufiyanto | Suara.com

Minggu, 11 Januari 2015 | 18:19 WIB
Dari 67 Juta WP, Hanya 23 Juta yang Membayar Pajak
Ilustrasi pajak. (Shutterstock)

Suara.com - Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) diyakini berkeinginan untuk memperbaiki sistem pajak, terutama lantaran selama ini target penerimaan pajak tidak pernah tercapai. Selain itu, yang jadi masalah adalah masih banyaknya dugaan mafia pajak.

Menurut Dahnil Anzar Simanjuntak, ekonom yang juga salah seorang aktivis antikorupsi, berdasarkan data yang dimilikinya, di Indonesia selama ini hanya ada 23 juta orang yang aktif membayar pajak. Padahal menurutnya, tercatat ada 67 juta wajib pajak (WP).

"(Lalu) Ada 20 juta badan usaha yang wajib membayar pajak. Tapi dari jumlah itu, yang aktif membayar pajak tak banyak," ungkapnya, dalam diskusi "Jokowi vs Mafia Pajak", di Bakoel Koffie, Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (11/1/2015).

Secara umum, Dahnil mengatakan bahwa Jokowi tampaknya sudah merasakan dampak dari ketidakberesan sistem pajak itu. Masalah ini pun sudah dirasakan membuat ruang fiskal menjadi sempit untuk melakukan program pemerintah, khususnya dalam bidang pembangunan.

"Makanya, solusi yang dilakukan Jokowi dalam menghadapi persoalan itu adalah mencabut subsidi BBM," kata Dahnil lagi.

Lebih jauh, Dahnil mengungkapkan bahwa untuk menciptakan penerimaan pajak yang bersih, ada beberapa tantangan berat yang harus dihadapi pemerintahan Jokowi. Dua yang terberat adalah memperbaiki sistem pajak sekaligus juga memberantas mafia pajak.

Untuk itu, Dahnil menyarankan pemerintahan Jokowi melakukan revolusi mental internal di Ditjen Pajak, karena menurutnya pusat dari mafia pajak justru ada di kantor tersebut.

"Di situ ada trio mafia pajak, yang meliputi pegawai Dirjen Pajak, Pengadilan Pajak, dan pengusaha. Ketiganya berkolaborasi untuk memanipulasi pajak," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menkeu: Pegawai Ditjen Pajak Akan Dapat Perlakukan Khusus

Menkeu: Pegawai Ditjen Pajak Akan Dapat Perlakukan Khusus

Bisnis | Rabu, 24 Desember 2014 | 13:53 WIB

Ditjen Pajak Ganti Nama jadi Badan Penerimaan Negara

Ditjen Pajak Ganti Nama jadi Badan Penerimaan Negara

Bisnis | Senin, 13 Oktober 2014 | 16:14 WIB

Kejar Penunggak Pajak, Polisi Dampingi Pegawai DJP

Kejar Penunggak Pajak, Polisi Dampingi Pegawai DJP

Bisnis | Senin, 18 Agustus 2014 | 13:40 WIB

Pemerintah Larang Pejabat Negara jadi Konsultan Pajak

Pemerintah Larang Pejabat Negara jadi Konsultan Pajak

Bisnis | Jum'at, 08 Agustus 2014 | 14:35 WIB

Terkini

Siasat Airlangga Hadapi Gejolak Timur Tengah: Defisit APBN Tetap di Bawah 3%, ASN Bakal WFH?

Siasat Airlangga Hadapi Gejolak Timur Tengah: Defisit APBN Tetap di Bawah 3%, ASN Bakal WFH?

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 16:20 WIB

Presiden Imbau Hemat Energi, Ini Tips Masak yang Lebih Efisien dari Pertamina

Presiden Imbau Hemat Energi, Ini Tips Masak yang Lebih Efisien dari Pertamina

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 16:10 WIB

Abaikan Ultimatum Trump, Israel Nekat Hajar Jantung Energi Iran di South Pars!

Abaikan Ultimatum Trump, Israel Nekat Hajar Jantung Energi Iran di South Pars!

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 16:00 WIB

Bocah 10 Tahun di Gunungkidul Putus Sekolah Demi Rawat Orang Tua, Relawan Prabowo Turun Tangan

Bocah 10 Tahun di Gunungkidul Putus Sekolah Demi Rawat Orang Tua, Relawan Prabowo Turun Tangan

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 15:45 WIB

Daftar Promo Tiket Whoosh Selama Mudik Lebaran, Diskon hingga Rp 100.000

Daftar Promo Tiket Whoosh Selama Mudik Lebaran, Diskon hingga Rp 100.000

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 15:16 WIB

Momen Ramadan Dimanfaatkan Pengembang untuk Dongkrak Penjualan Properti

Momen Ramadan Dimanfaatkan Pengembang untuk Dongkrak Penjualan Properti

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 15:10 WIB

Bukan Karena Kapal Rusak, Ini Biang Kerok Antrean Kendaraan di Bakauheni

Bukan Karena Kapal Rusak, Ini Biang Kerok Antrean Kendaraan di Bakauheni

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 14:46 WIB

Konflik AS-Israel vs Iran Picu Lonjakan Harga BBM di 95 Negara, RI Paling Merana?

Konflik AS-Israel vs Iran Picu Lonjakan Harga BBM di 95 Negara, RI Paling Merana?

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 14:14 WIB

Mudik Gratis BUMN 2026: PLN Berangkatkan 12.500 Pemudik Sekaligus Tekan Emisi

Mudik Gratis BUMN 2026: PLN Berangkatkan 12.500 Pemudik Sekaligus Tekan Emisi

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:57 WIB

Harga Minyak Dunia Tembus US$100, Presiden Prabowo Perintahkan Genjot Produksi Batu Bara

Harga Minyak Dunia Tembus US$100, Presiden Prabowo Perintahkan Genjot Produksi Batu Bara

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:53 WIB