Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.835.000
Beli Rp2.707.000
IHSG 7.106,520
LQ45 686,739
Srikehati 332,564
JII 477,320
USD/IDR 17.222

Indeks Saham Gagal Cetak Rekor Baru

Doddy Rosadi | Suara.com

Senin, 26 Januari 2015 | 10:54 WIB
Indeks Saham Gagal Cetak Rekor Baru
Ilustrasi: Bursa Efek Indonesia. [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa Efek Indonesia gagal mencetak rekor baru. Pada sesi pembukaan perdagangan, Senin (26/1/2015) IHSG  dibuka melemah sebesar 21,24 poin ke posisi 5.302,63 seiring beberapa pelaku pasar mengambil posisi ambil untung setelah menembus level tertinggi pada akhir pekan (Jumat, 23/1/2015).

"IHSG BEI bergerak melemah setelah menembus level tertinggi pada akhir pekan lalu (Jumat, 23/1), seperti biasanya, tembusnya level tertinggi baru akan membuat sebagian pelaku pasar mengambil posisi ambil untung," kata Kepala Riset Woori Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada.

Di sisi lain, lanjut dia, kondisi bursa saham di kawasan Asia juga bergerak dalam area pelemahan, situasi itu menambah sentimen negatif bag bursa saham di dalam negeri sehingga indeks BEI mengalami tekanan.

Kendati demikian, menurut dia, sentimen dari dalam negeri diperkirakan dapat menahan sentimen eksternal sehingga IHSG BEI tidak tertekan lebih dalam. Target pertumbuhan ekonomi Indonesia dan rencana suntikan modal pemerintah kepada beberapa BUMN akan menjadi sentimen positif bagi IHSG BEI.

Analis Asjaya Indosurya Securities William Suryawijaya menambahkan bahwa sentimen selanjutnya pelaku pasar akan mencermati laporan keuangan tahunan emiten periode 2014 yang akan dilansir beberapa hari mendatang.

"Menjelang berakhirnya bulan pertama tahun 2015, pelaku pasar menanti data laporan keuangan tahunan 2014, ekspektasinya masih positif sehingga potensi indeks BEI untuk menguat kembali cukp terbuka," katanya.

Bursa regional, di antaranya indeks Bursa Hang Seng melemah 6,11 poin (0,02 persen) ke 24.844,34, indeks Bursa Nikkei turun 110,91 poin (0,63 persen) ke 17.400,06, dan Straits Times melemah 14,05 poin (0,42 persen) ke posisi 3.397,88. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Investor Saham Khawatir dengan Anjloknya Harga Minyak Dunia

Investor Saham Khawatir dengan Anjloknya Harga Minyak Dunia

Bisnis | Kamis, 22 Januari 2015 | 10:12 WIB

Indeks Saham Masih Perkasa dan Bertahan di Zona Hijau

Indeks Saham Masih Perkasa dan Bertahan di Zona Hijau

Bisnis | Rabu, 21 Januari 2015 | 10:11 WIB

Subsidi Energi Dipangkas, IHSG Bergerak di Area Positif

Subsidi Energi Dipangkas, IHSG Bergerak di Area Positif

Bisnis | Selasa, 20 Januari 2015 | 09:59 WIB

Suku Bunga BI Tetap, Indeks Saham Bertahan di Zona Hijau

Suku Bunga BI Tetap, Indeks Saham Bertahan di Zona Hijau

Bisnis | Senin, 19 Januari 2015 | 10:20 WIB

Investor Jual Saham, IHSG Keluar dari Level 5.200

Investor Jual Saham, IHSG Keluar dari Level 5.200

Bisnis | Rabu, 14 Januari 2015 | 18:02 WIB

Bursa Regional Turun, IHSG Bertahan di Zona Hijau

Bursa Regional Turun, IHSG Bertahan di Zona Hijau

Bisnis | Rabu, 14 Januari 2015 | 09:19 WIB

Terkini

Santunan Korban Kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek Harus Dipercepat dan Dipermudah

Santunan Korban Kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek Harus Dipercepat dan Dipermudah

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 15:46 WIB

Bos KAI Ternyata Sering Dipanggil Prabowo, Bahas Apa?

Bos KAI Ternyata Sering Dipanggil Prabowo, Bahas Apa?

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 15:46 WIB

Buntut Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi, MTI Desak KNKT Bongkar Keandalan Taksi Listrik VinFast

Buntut Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi, MTI Desak KNKT Bongkar Keandalan Taksi Listrik VinFast

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 15:34 WIB

Genjot Target E20, Pertamina Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Domestik

Genjot Target E20, Pertamina Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Domestik

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 15:31 WIB

Setelah Ada Kecelakaan KRL, BP BUMN Baru Evaluasi KAI Secara Menyeluruh

Setelah Ada Kecelakaan KRL, BP BUMN Baru Evaluasi KAI Secara Menyeluruh

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 15:24 WIB

Tren Investasi Emas Digital Semakin Diminati di Indonesia

Tren Investasi Emas Digital Semakin Diminati di Indonesia

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 14:57 WIB

Perbedaan RDPU dan RDPT, Mana yang Lebih Cuan untuk Investor Pemula?

Perbedaan RDPU dan RDPT, Mana yang Lebih Cuan untuk Investor Pemula?

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 14:54 WIB

Pemerintah Evaluasi Izin Taksi Green SM Buntut Kecelakaan KA di Bekasi Timur

Pemerintah Evaluasi Izin Taksi Green SM Buntut Kecelakaan KA di Bekasi Timur

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 14:12 WIB

Harta Pemilik Taksi Green SM 13 Kali Lipat Kekayaan Presiden Prabowo

Harta Pemilik Taksi Green SM 13 Kali Lipat Kekayaan Presiden Prabowo

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 13:37 WIB

Mensos Siapkan Bantuan untuk Keluarga Korban Kecelakaan Kereta

Mensos Siapkan Bantuan untuk Keluarga Korban Kecelakaan Kereta

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 13:17 WIB