Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.870.000
Beli Rp2.775.000
IHSG 7.559,380
LQ45 743,671
Srikehati 348,696
JII 519,691
USD/IDR 17.137

BPKP Siapkan Beasiswa untuk PNS dengan Jumlah Tak Terbatas

Doddy Rosadi | Suara.com

Rabu, 25 Maret 2015 | 07:33 WIB
BPKP Siapkan Beasiswa untuk PNS dengan Jumlah Tak Terbatas
Ilustrasi: Beasiswa. (Shutterstock)

Suara.com - Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) melalui program State Accountability Revitalization (STAR), menyelenggarakan program beasiswa pendidikan formal S1/D-IV dan S2. Program ini dalam rangka meningkatkan kapasitas pegawai pengelola keuangan negara dan aparat pengawasan intern pemerintahan (PKN-APIP).

Program STAR merupakan kegiatan yang diinisiasi Pemerintah Republik Indonesia didukung Loan Number 2927-INO dari Asian Development Bank (ADB). Program beasiswa melalui tugas belajar ini bertujuan memperkuat kinerja akuntabilitas pengelolaan keuangan negara melalui peningkatan kapasitas SDM PKN-APIP antara lain dalam bidang penganggaran, pelaporan keuangan, internal audit dan manajemen aset.

Melalui STAR ini, pemerintah ingin meningkatkan efisiensi dan efektivitas fungsi pengelolaan keuangan dan pengawasan sektor publik, melalui penguatan lembaga/institusi pemerintah yang menjalankan pengelolaan keuangan dan pengawasan sektor publik.

Penerima program beasiswa:

* Staf pengelola keuangan (mis. perencana anggaran, pengelola keuangan instansi, pengelola barang, penyusun laporan keuangan, bendahara, dan pembantu bendahara) dan internal auditor pemerintah daerah dan Kementerian/Lembaga (K/L).

* Perguruan Tinggi Negeri yang menyelenggarakan program Kekhususan S1 dan S2 Akuntansi Pemerintahan/Pengawasan Keuangan Negara. (Daftar perguruan tinggi penyelenggara lihat disini)
Tata Cara Pengajuan Beasiswa:

1) Calon peserta mengajukan minat kepada Pengelola Kepegawaian di K/L/ Pemda;

2) Pengelola kepegawaian di K/L/Pemda melakukan seleksi administrasi berdasarkan persyaratan beasiswa STAR;

3) Pengelola kepegawaian K/L/Pemda memberikan Surat Rekomendasi kepada calon peserta yang memenuhi persyaratan beasiswa STAR;

4) Calon peserta melakukan pendaftaran online di menu “Peserta” di www.star.bpkp.go.id dan upload data, mencakup FORM 1:

a. Photo 4 x 6 (Latar belakang merah)

b. Copy Ijazah dilegalisir

c. Copy transkrip dilegalisir

d. Surat Pernyataan Komitmen (Contoh surat dapat di unduh di website ini)

e. Surat Pernyataan Untuk Mengizinkan Peserta Mengikuti Tugas Belajar dari atasan langsung setingkat Eselon II (Contoh surat dapat di unduh di website ini)

f. Copy SK PNS dan SK Pangkat terakhir

g. Surat Keterangan Sehat

h. Surat pernyataan untuk bekerja kembali sebagai PKN-APIP di instansinya (Contoh surat dapat di unduh di website ini)

(Surat pada butir “e” dan “h”, diserahkan ke PT pada saat tes akademik untuk program S1. Sementara untuk program S2, Surat diserahkan ke Tim BPKP pada saat tes wawancara);

5) Ringkasan Hasil Pendaftaran dari website di cetak dan diserahkan pada saat mendaftar di Perguruan Tinggi (FORM 2);

6) Perguruan Tinggi melakukan tes administrasi dan akademik, kemudian menyerahkan hasilnya kepada BPKP;

7) Khusus untuk program beasiswa S2, dilakukan tes wawancara;

8) BPKP menetapkan peserta yang lulus seleksi dan telah memenuhi persyaratanadministrasi peserta program beasiswa.

Persyaratan:

1. PNS yang bekerja sebagai PKN-APIP pada instansi pemerintah;

2. Lulus seleksi administrasi di Biro Kepegawaian K/L/BKD, mencakup:

• Pada saat pendaftaran telah diangkat sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS), minimal 1 tahun;
• Pada saat pendaftaran (ditetapkan setiap periode) umur maksimal 37 tahun;
• Pangkat serendah-rendahnya Pengatur (II/c);
• Memiliki ijazah D3 dan atau setara D3, diutamakan yang berlatarbelakang Jurusan Akuntansi, Bisnis, Ekonomi Perusahaan, Manajemen Keuangan/Perpajakan;

3. Disetujui oleh atasan langsung setingkat Eselon 2 di instansi K/L/Pemda dimana peserta bekerja;

4. Lulus tes akademik Perguruan Tinggi;

5. Ditetapkan dan diumumkan sebagai peserta penerima program beasiswa oleh BPKP;

6. Bersedia bekerja kembali minimal 2 tahun sebagai PKN-APIP di instansinya dengan menandatangani surat pernyataan.

Program Beasiswa Pendidikan S2

1. PNS yang bekerja sebagai PKN-APIP pada instansi pemerintah;

2. Lulus seleksi administrasi di Biro Kepegawaian K/L/BKD, mencakup:

• Pada saat pendaftaran telah diangkat sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS), minimal 1 tahun;
• Pada saat pendaftaran (ditetapkan setiap periode) umur maksimal 42 tahun;
• Pangkat serendah-rendahnya Penata Muda (III/a);
• Memiliki ijazah Sarjana (S1) atau setara S1, diutamakan yang berlatar belakang ekonomi/akuntansi;

3. Disetujui oleh atasan langsung setingkat Eselon 2 di instansi K/L/Pemda dimana peserta bekerja;

4. Lulus tes akademik Perguruan Tinggi;

5. Ditetapkan dan diumumkan sebagai peserta penerima program beasiswa oleh BPKP;

6. Bersedia bekerja kembali minimal 2 tahun sebagai PKN-APIP di instansinya dengan menandatangani surat pernyataan. (Humas BPKP)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

IHSG Masih Tertekan di Awal Sesi ke Level 7.528

IHSG Masih Tertekan di Awal Sesi ke Level 7.528

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 09:16 WIB

Emas Antam Berbalik Turun, Harganya Kini Rp 2,83 Juta/Gram

Emas Antam Berbalik Turun, Harganya Kini Rp 2,83 Juta/Gram

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 08:58 WIB

IHSG DIproyeksi Kebanjiran Dana Asing, Jadi Sentimen Positif di Tengah Perang

IHSG DIproyeksi Kebanjiran Dana Asing, Jadi Sentimen Positif di Tengah Perang

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 08:55 WIB

Harga Emas di Pegadaian Naik Lagi, Antam Hingga UBS Kompak Meroket

Harga Emas di Pegadaian Naik Lagi, Antam Hingga UBS Kompak Meroket

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 08:28 WIB

Rupiah Nyungsep, BI Diramal Tahan Suku Bunga

Rupiah Nyungsep, BI Diramal Tahan Suku Bunga

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 08:24 WIB

TERPOPULER BISNIS: Reformasi IHSG Diakui MSCI, Status "Beku" Berlanjut

TERPOPULER BISNIS: Reformasi IHSG Diakui MSCI, Status "Beku" Berlanjut

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 08:13 WIB

BRI Life Incar Pasar Gen Z Lewat Asuransi MODI

BRI Life Incar Pasar Gen Z Lewat Asuransi MODI

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 08:13 WIB

Wall Street Merah Lagi Gegara Perang Masih Berkobar

Wall Street Merah Lagi Gegara Perang Masih Berkobar

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 07:48 WIB

Imbas El Nio Godzilla, Jasindo Pastikan Klaim Premi Asuranis Buat Petani Lancar

Imbas El Nio Godzilla, Jasindo Pastikan Klaim Premi Asuranis Buat Petani Lancar

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 07:44 WIB

OJK: MSCI Akui Reformasi Pasar Modal Indonesia, Sinyal Positif untuk Investor Asing

OJK: MSCI Akui Reformasi Pasar Modal Indonesia, Sinyal Positif untuk Investor Asing

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 07:24 WIB