Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.655.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

PLN Klaim Kenaikan Harga BBM Saat Ini Tak Berdampak Besar

Arsito Hidayatullah

Kamis, 02 April 2015 | 03:22 WIB
PLN Klaim Kenaikan Harga BBM Saat Ini Tak Berdampak Besar
Ilustrasi pekerja melakukan perawatan jaringan listrik PLN. (Antara/Adeng Bustomi)

Suara.com - PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) menyatakan bahwa kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi dalam beberapa waktu belakangan, tidak berdampak besar terhadap biaya produksi listrik.

"Masih lebih besar tahun lalu harganya. Kalau sekarang kan, paling harganya cuma US$50-57 per barel," ungkap Direktur Pengadaan Strategis dan Energi Primer PLN, Amin Subekti, di sela-sela pertemuan dengan peserta lelang pengadaan LNG di Jakarta, Rabu (1/4/2015).

Menurut Amin, harga minyak mentah nasional atau Indonesian Crude Price (ICP) tahun lalu begitu tinggi, yang mencapai sekitar US$110. Harga itu jauh lebih tinggi dibanding ICP saat ini yang tengah mengalami pelemahan.

Amin menuturkan, PLN memang terdampak pelemahan rupiah dalam sebulan terakhir. Namun, dia memastikan jumlahnya tidak signifikan, karena asumsi makro untuk Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2015 menetapkan Rp12.500.

"Sekarang dolar sekitar Rp13.000. Mudah-mudahan saja segera turun lagi, meski kami belum bisa menghitung totalnya. Nanti hitungannya pada akhir tahun," katanya.

Untuk diketahui, harga minyak mentah nasional merupakan salah satu indikator yang mempengaruhi besaran tarif listrik untuk 10 golongan pelanggan, selain besaran inflasi dan nilai tukar rupiah. Ke-10 golongan tersebut dikenakan tarif penyesuaian, sehingga membuat tarifnya akan berubah setiap bulan sesuai tiga indikator itu.

Pemerintah sendiri telah menaikkan harga BBM jenis premium khusus penugasan luar Jawa, Madura dan Bali, serta solar sebesar Rp500 per liter, menjadi masing-masing Rp7.300 dan Rp6.900 per liter. Sementara di wilayah Jawa, Madura dan Bali, PT Pertamina (Persero) menetapkan harga harga premium Rp7.400 per liter, dan minyak tanah tetap Rp2.500 per liter.

Kenaikan itu disebut dilakukan atas dasar peningkatan harga minyak dunia dan pelemahan rupiah dalam periode sebulan terakhir. Adapun PLN juga berencana untuk menetapkan tarif penyesuaian (adjustment tariff) untuk dua golongan pelanggan, yakni 1.300 VA dan 2.200 VA, pada Mei mendatang. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Faisal Basri: Rumus Penghitungan Harga BBM Sudah Kuno

Faisal Basri: Rumus Penghitungan Harga BBM Sudah Kuno

Bisnis | Rabu, 01 April 2015 | 15:44 WIB

Pemerintah Harus Segera Antisipasi Dampak Harga BBM Naik

Pemerintah Harus Segera Antisipasi Dampak Harga BBM Naik

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2015 | 18:10 WIB

Terkini

Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP

Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:34 WIB

Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini

Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:08 WIB

4 Perusahaan Ini Bakal Lakukan PHK, Lebih dari 5.000 Pekerja Terdampak

4 Perusahaan Ini Bakal Lakukan PHK, Lebih dari 5.000 Pekerja Terdampak

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:50 WIB

IHSG Diprediksi di Zona Hijau, Ini 3 Saham Pilihan yang Wajib Dipantau Pekan Ini

IHSG Diprediksi di Zona Hijau, Ini 3 Saham Pilihan yang Wajib Dipantau Pekan Ini

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:46 WIB

Bisnis Kedai Kopi Makin Ketat, Konsep 'Rumah Kedua' Jadi Senjata Bertahan

Bisnis Kedai Kopi Makin Ketat, Konsep 'Rumah Kedua' Jadi Senjata Bertahan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:41 WIB

Rupiah Terus Melemah, Bank Mega Syariah Jamin Kinerja Kredit Komersial Tak Kendur

Rupiah Terus Melemah, Bank Mega Syariah Jamin Kinerja Kredit Komersial Tak Kendur

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:32 WIB

PTPN Investasi di Kesehatan Karyawan, Bidik SDM Lebih Produktif

PTPN Investasi di Kesehatan Karyawan, Bidik SDM Lebih Produktif

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:29 WIB

Tak Mau Kalah dari Changi dan KLIA, Bandara Minangkabau Bidik Jadi Hub Penerbangan

Tak Mau Kalah dari Changi dan KLIA, Bandara Minangkabau Bidik Jadi Hub Penerbangan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:23 WIB

Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara

Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:14 WIB

IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!

IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:11 WIB