Kunci Sukses Menarik Investor Menurut Bos Lippo Group

Arsito Hidayatullah, Dian Kusumo Hapsari

Selasa, 21 April 2015 | 15:43 WIB
Kunci Sukses Menarik Investor Menurut Bos Lippo Group
Ilustrasi investasi. (Shutterstock)

Suara.com - Kebijakan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) yang berlaku pada 2015 ini, membuat persaingan beberapa sektor akan semakin ketat, terutama di sektor korporasi dan jasa di Indonesia. Oleh karenanya, untuk menghadapi berbagai tantangan tersebut, Indonesia perlu memiliki konsep dan visi yang jelas, agar tidak kalah bersaing dengan negara ASEAN lainnya.

Hal tersebut antara lain diungkapkan oleh bos Lippo Group, James Riady. Menurut James, dalam menghadapi MEA, banyak tantangan global yang bakal dihadapi Indonesia. Hal ini menurutnya menuntut pendekatan yang lebih luwes dan ramah, agar dapat menarik investor.

"Pada saat (penerapan) MEA nanti, Indonesia memiliki banyak saingan yang bisa dikatakan sudah lebih maju. Pada saat itulah, Indonesia harus berjuang dan membuktikan bahwa kita mampu. Bukan hanya konsep (atau) visi yang kita butuhkan, bukan. Tapi korporasi. Bagaimana negara ini bisa dijalankan seperti korporasi. Bagaimana potensi yang ada bisa dibuka secara korporasi," papar James, saat menghadiri ajang World Economic Forum East Asia di Hotel Shangri-La, Jakarta, Selasa (21/4/2015).

James sendiri menilai, sektor swasta memegang peranan besar dalam pertumbuhan ekonomi. Terlebih menurutnya, dengan potensi pasar yang menjual, pemerintah mesti mengedepankan pendekatan korporasi dan komunitas untuk meningkatkan kepercayaan para investor. Apalagi saat ini, lanjut James, dunia sedang menghadapi begitu banyak tantangan dan bahaya, seperti gejolak ekonomi, juga perlambatan ekonomi di dunia.

"Lalu dengan masalah-masalah geo-politik? Justru Asia dinilai sebagai salah satu kawasan yang menonjol, menjadi tempat yang terbaik. Dan di dalam ASEAN, tentu Indonesia adalah yang utama," tegasnya.

Menurut James, ajang World Economic Forum ini sendiri bisa disebut sebagai permulaan bagi Indonesia untuk menunjukkan bahwa negara ini berkompetensi secara global. Ini sekaligus juga sebagai awal pembelajaran untuk mengadapi MEA 2015.

"Kan masih banyak yang belum tahu tentang Indonesia, bagaimana kebijakan-kebijakan yang ada di Indonesia, program apa saja yang ditawarkan Indonesia. Jadi, ini sebagai batu pijakan bahwa Indonesia berkompetensi dalam komunitas ASEAN. Oleh karena itu, Indonesia harus menunjukkan kesan yang luwes, agar dapat menjalin komunikasi yang baik dan berkelanjutan," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Perluas Pasar, Lippo Group Ekspansi 1 Miliar Dolar di 3 Negara

Perluas Pasar, Lippo Group Ekspansi 1 Miliar Dolar di 3 Negara

Bisnis | Selasa, 21 April 2015 | 12:44 WIB

Siapkah Dunia Kesehatan RI Menghadapi MEA 2015?

Siapkah Dunia Kesehatan RI Menghadapi MEA 2015?

Health | Senin, 20 April 2015 | 20:31 WIB

Penerapan MEA, Pekerja Hotel Merasa Terkena Dampak Negatifnya

Penerapan MEA, Pekerja Hotel Merasa Terkena Dampak Negatifnya

Bisnis | Kamis, 09 April 2015 | 20:35 WIB

Ini Permintaan Presiden Jokowi kepada Investor Jepang

Ini Permintaan Presiden Jokowi kepada Investor Jepang

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2015 | 12:14 WIB

Terkini

Jokowi Umumkan Kuota Haji Tambahan, Fuad Hasan Langsung Telepon Dito Ariotedjo

Jokowi Umumkan Kuota Haji Tambahan, Fuad Hasan Langsung Telepon Dito Ariotedjo

News | Kamis, 10 September 2026 | 15:31 WIB

Jelang Persija Jakarta vs Persib Bandung, PSSI Sampaikan Sebuah Pesan

Jelang Persija Jakarta vs Persib Bandung, PSSI Sampaikan Sebuah Pesan

Bola | Kamis, 10 September 2026 | 15:31 WIB

5 Rekomendasi HP Xiaomi Baterai 6000 mAh dengan Harga Rp1-5 Jutaan

5 Rekomendasi HP Xiaomi Baterai 6000 mAh dengan Harga Rp1-5 Jutaan

Tekno | Kamis, 10 September 2026 | 15:31 WIB

Pasta Kacang Merah: Kisah Sederhana tentang Harapan, Stigma, dan Arti Kehidupan

Pasta Kacang Merah: Kisah Sederhana tentang Harapan, Stigma, dan Arti Kehidupan

Your Say | Kamis, 10 September 2026 | 15:30 WIB

Keracunan MBG Berulang di Jogja, SPPG Bisa Dipidanakan Jika Tak Berubah

Keracunan MBG Berulang di Jogja, SPPG Bisa Dipidanakan Jika Tak Berubah

Jogja | Kamis, 10 September 2026 | 15:24 WIB

3 Sabun Muka SymWhite 377 Terbaik untuk Pudarkan Flek Hitam, Lengkap dengan Review Pengguna!

3 Sabun Muka SymWhite 377 Terbaik untuk Pudarkan Flek Hitam, Lengkap dengan Review Pengguna!

Lifestyle | Kamis, 10 September 2026 | 15:23 WIB

Buruh Gugat Aturan Cipta Kerja, Desak Pemulihan Hak Pesangon hingga Batasi Outsourcing

Buruh Gugat Aturan Cipta Kerja, Desak Pemulihan Hak Pesangon hingga Batasi Outsourcing

News | Kamis, 10 September 2026 | 15:21 WIB

Sungai-sungai di Mataram Berubah Jadi 'Lautan Sampah' Saat Kemarau

Sungai-sungai di Mataram Berubah Jadi 'Lautan Sampah' Saat Kemarau

Bali | Kamis, 10 September 2026 | 15:20 WIB

Saat Impian Financial Freedom Membuat Anak Muda Terjebak Hustle Culture

Saat Impian Financial Freedom Membuat Anak Muda Terjebak Hustle Culture

Your Say | Kamis, 10 September 2026 | 15:20 WIB

Dugaan Pemerkosaan Santriwati di Sleman: Sempat Disembunyikan dan Diancam, Korban Hamil 8 Bulan

Dugaan Pemerkosaan Santriwati di Sleman: Sempat Disembunyikan dan Diancam, Korban Hamil 8 Bulan

Jogja | Kamis, 10 September 2026 | 15:16 WIB

×