Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.655.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Dolar AS Melemah Tertekan Komentar Pejabat FED

Ririn Indriani

Selasa, 05 Mei 2015 | 06:32 WIB
Dolar AS Melemah Tertekan Komentar Pejabat FED
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Kurs dolar AS melemah terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya pada Senin (4/5/2015) atau Selasa (5/5/2015) pagi waktu Indonesia, setelah seorang pejabat Federal Reserve menurunkan ekspektasi untuk kenaikan suku bunga The Fed pertama tahun ini.

Presiden Federal Reserve Chicago Charles Evans mengatakan pada Senin bahwa data ekonomi kuartal pertama yang lemah membuatnya merasa tidak mungkin bagi bank sentral untuk mulai menaikkan suku bunganya sampai "suatu waktu di awal 2016." Sebuah kenaikan suku bunga diharapkan dapat meningkatkan dolar yang didorong oleh arus masuk investasi ke Amerika Serikat.

Ada perpecahan yang berkembang di kalangan para pejabat Fed tentang waktu kenaikan suku bunga pertama, dan data ekonomi yang lesu membuat kenaikan pada pertengahan tahun menjadi kurang memungkinkan.

Menurut Departemen Perdagangan AS pekan lalu, produk domestik bruto (PDB) meningkat pada tingkat tahunan hanya 0,2 persen pada kuartal pertama tahun ini.

PDB kuartal pertama menunjukkan penurunan tajam dari kecepatan 2,2 persen pada kuartal sebelumnya, meningkatkan kekhawatiran pasar bahwa pemulihan ekonomi negara itu kehilangan momentum.

Di sisi ekonomi, pesanan baru untuk barang-barang manufaktur pada Maret meningkat 2,1 persen menjadi 476,5 miliar dolar AS, setelah penurunan selama tujuh bulan berturut-turut, Departemen Perdagangan AS melaporkan pada Senin. Angka terbaru ini sesuai dengan konsensus pasar.

Pada akhir perdagangan di New York, euro turun menjadi 1,1140 dolar dari 1,1192 dolar di sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi 1,5118 dolar dari 1,5133 dolar pada sesi sebelumnya. Dolar Australia naik ke 0,7846 dolar dari 0 7824 dolar.

Dolar AS dibeli 120,10 yen Jepang, lebih rendah dari 120,28 yen pada sesi sebelumnya. Dolar AS datar di 0,9343 franc Swiss, dan merosot ke 1,2103 dolar Kanada dari 1. 2170 dolar Kanada. (Antara/Xinhua)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dolar AS Melemah Setelah Data Ekonomi AS Negatif

Dolar AS Melemah Setelah Data Ekonomi AS Negatif

Bisnis | Sabtu, 25 April 2015 | 07:09 WIB

Tertekan Data Ekonomi Negatif, Dolar AS Melemah

Tertekan Data Ekonomi Negatif, Dolar AS Melemah

Bisnis | Kamis, 16 April 2015 | 08:03 WIB

Dolar AS Melemah

Dolar AS Melemah

Bisnis | Kamis, 09 April 2015 | 09:02 WIB

Soal Nilai Tukar Rupiah

Soal Nilai Tukar Rupiah

Foto | Rabu, 25 Maret 2015 | 20:01 WIB

Terkini

Profil PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI): Emiten Alkes, Pemegang Saham dan Prospek

Profil PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI): Emiten Alkes, Pemegang Saham dan Prospek

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 15:19 WIB

Industri Kopi Berpotensi Bikin Cuan Negara, Tapi Baristanya Banyak Nggak Profesional

Industri Kopi Berpotensi Bikin Cuan Negara, Tapi Baristanya Banyak Nggak Profesional

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 14:40 WIB

Profil PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX): Prospek IPO, Pemilik Saham dan Bisnis

Profil PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX): Prospek IPO, Pemilik Saham dan Bisnis

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 14:26 WIB

Emiten Pengolah Limbah MHKI Bagikan Dividen Rp9,9 Miliar, Catat Jadwalnya

Emiten Pengolah Limbah MHKI Bagikan Dividen Rp9,9 Miliar, Catat Jadwalnya

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 14:25 WIB

Aturan Outsourcing Bakal Dirombak Total, Ini Kata Said Iqbal dan Wamenaker

Aturan Outsourcing Bakal Dirombak Total, Ini Kata Said Iqbal dan Wamenaker

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 14:16 WIB

Investor Asing Bawa Kabur Dana Rp771 Miliar, BUMI hingga BUKA Jadi Sasaran

Investor Asing Bawa Kabur Dana Rp771 Miliar, BUMI hingga BUKA Jadi Sasaran

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 14:08 WIB

Benarkah Patriot Bond dan Merah Putih Bond Jadi Mesin Pencuci Uang Legal?

Benarkah Patriot Bond dan Merah Putih Bond Jadi Mesin Pencuci Uang Legal?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 14:08 WIB

Harga Bitcoin Menguat Tembus Level US$ 64.000, Siap Menuju 100.000 Dolar AS?

Harga Bitcoin Menguat Tembus Level US$ 64.000, Siap Menuju 100.000 Dolar AS?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 14:02 WIB

Brantas Abipraya Pastikan Pembangunan Gene Bank Indonesia Berjalan Optimal untuk Kesehatan Nasional

Brantas Abipraya Pastikan Pembangunan Gene Bank Indonesia Berjalan Optimal untuk Kesehatan Nasional

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 13:50 WIB

3 Saham Paling 'Sibuk' pada Sesi I, IHSG Ambrol di Zona Merah

3 Saham Paling 'Sibuk' pada Sesi I, IHSG Ambrol di Zona Merah

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 13:35 WIB