Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.092,467
LQ45 682,759
Srikehati 330,936
JII 470,691
USD/IDR 17.400

Listrik Naik Jadi Pukulan Bagi Industri Tekstil

Siswanto | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Rabu, 06 Mei 2015 | 18:42 WIB
Listrik Naik Jadi Pukulan Bagi Industri Tekstil
Pameran Produk Unggulan Koperasi, UKM, dan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL), di Semarang, Jateng, Jumat (24/4). (Antara)

Suara.com - Pengusaha tekstil merasa terbebani dengan rencana pemerintah menaikkan tarif dasar listrik bagi golongan I-3 dan I-4 pada Mei 2015. Pasalnya, kenaikan TDL dinilai akan mengurangi daya saing industri manufaktur Indonesia dan menjadi pukulan berat bagi sektor Industri akibat pembengkakan biaya produksi.

Pengusaha tekstil merasa terbebani dengan rencana kenaikan TDL bagi pelanggan golongan I-3 dan I-4. Kebijakan tersebut dinilai kontraproduktif dengan agenda pemerintah dan melemahkan daya saing tekstil dalam negeri.

Asosiasi Pertekstilan Indonesia ketar-ketir menghadapi kenaikan TDL tersebut. Ketua API Ade Sudarat mengatakan salah satu sektor usaha yang menjerit adalah industri tekstil.

Dengan kenaikan tarif listrik praktis akan menambah beban kalangan pengusaha karena ongkos produksi menjadi bertambah. Lazimnya industri tekstil, konveksi dan sejenisnya banyak menggunakan energi listrik.

“TDL naik sampai 38 persen, tapi itu (TDL) seperti BBM jadi ada trickle down effect, yang tidak hanya (TDL) naik sendiri tapi juga mengerek harga yang lain seperti bahan baku, transportasi dan bahan pendukung lainnya. Oleh karena itu, meski biaya listrik menyumbang 30 persen biaya produksi, kenaikan biaya produksi tidak bisa langsung dihitung karena dampaknya yang besar,” kata Ade saat ditemui di kantor BKPM, Jakarta, Rabu (6/5/2015).

Ade membeberkan catatannya, sepanjang Januari-Maret 2015 terdapat 1,6 juta spindle benang yang berhenti berproduksi. Ini terjadi karena dampak dari kenaikan tarif listrik tahun lalu. Banyak industri pemintalan benang menaikkan harga sehingga kalah bersaing.

"Saat harga jual produk naik, benang impor Cina akan datang," katanya.

Ia menjelaskan komponen listrik merupakan biaya produksi nomor dua terbesar setelah bahan baku. Biaya listrik, kata dia, mempengaruhi biaya produksi sebesar 18 hingga 26 persen.

Dia mengatakan dengan adanya kenaikan TDL harusnya diimbangi dengan pemberian insentif supaya tidak memberatkan pengusaha. Namun, insentif yang diberikan diharapkan berupa penggantian energi yang murah, seperti pengembangan energi biotermal, micro hydro atau sampah.

“Kalau listrik naik, seenggaknya ada insentif buat pelaku industri agar tidak terpukul. Karena kenaikan TDL ini saja sudah banyak perusahaan tekstil yang melakukan PHK karyawannya karena biaya produksi yang membengkak. PHK itu merupakan jalan tengah,” katanya.

Seperti diketahui, PT PLN (Persero) menetapkan kenaikan tarif listrik pelanggan nonsubsidi pada Mei 2015. Tarif listrik nonsubsidi untuk lima golongan pelanggan ditetapkan sebesar Rp1.514,81 per kWh. Tarif tersebut mengalami kenaikan Rp48,92 per kWh atau 3,3 persen dibandingkan periode April 2015 sebesar Rp1.465,89 per kWh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hari Ini, Tarif Listrik Delapan Golongan Kembali Naik

Hari Ini, Tarif Listrik Delapan Golongan Kembali Naik

Bisnis | Senin, 01 September 2014 | 11:51 WIB

Mona Ratuliu Anggap Wajar Tarif Listrik Naik

Mona Ratuliu Anggap Wajar Tarif Listrik Naik

Entertainment | Minggu, 15 Juni 2014 | 18:43 WIB

YLKI: Naikkan Tarif Listrik Golongan 450 VA dan 900 VA

YLKI: Naikkan Tarif Listrik Golongan 450 VA dan 900 VA

Bisnis | Selasa, 10 Juni 2014 | 12:56 WIB

TDL Industri Naik, Beban Pengusaha Semakin Berat

TDL Industri Naik, Beban Pengusaha Semakin Berat

Bisnis | Rabu, 23 April 2014 | 11:34 WIB

Terkini

Krisis Global? Tabungan Orang Kaya Semakin Gemuk

Krisis Global? Tabungan Orang Kaya Semakin Gemuk

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:35 WIB

Lebih Rentan Meledak, Distribusi CNG Lebih Baik Lewat Jargas

Lebih Rentan Meledak, Distribusi CNG Lebih Baik Lewat Jargas

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:23 WIB

Pertamina Jajaki SLB sebagai Mitra Teknologi, Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Pertamina Jajaki SLB sebagai Mitra Teknologi, Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:17 WIB

Harga MinyaKita Mahal, Pedagang: Mending Beli Minyak Goreng yang Lain!

Harga MinyaKita Mahal, Pedagang: Mending Beli Minyak Goreng yang Lain!

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:14 WIB

Laba Bank Jago Melonjak 42 Persen di Kuartal I 2026, Tiga Arahan Jadi Kunci

Laba Bank Jago Melonjak 42 Persen di Kuartal I 2026, Tiga Arahan Jadi Kunci

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:57 WIB

Dorong Reintegrasi Sosial, Kemnaker Siapkan Akses Kerja bagi Eks Warga Binaan

Dorong Reintegrasi Sosial, Kemnaker Siapkan Akses Kerja bagi Eks Warga Binaan

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:51 WIB

Integrasi Holding Ultra Mikro Jangkau 33,7 Juta Pelaku Usaha, Bukti BRI Berpihak pada Rakyat

Integrasi Holding Ultra Mikro Jangkau 33,7 Juta Pelaku Usaha, Bukti BRI Berpihak pada Rakyat

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:47 WIB

Purbaya Bebaskan Pajak untuk Merger BUMN, Kasih Waktu 3 Tahun

Purbaya Bebaskan Pajak untuk Merger BUMN, Kasih Waktu 3 Tahun

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:32 WIB

Direktur Pegadaian Raih Penghargaan Women in Business Leadership 2026

Direktur Pegadaian Raih Penghargaan Women in Business Leadership 2026

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:25 WIB

Ukuran Tabung CNG 3 Kg Diprediksi Lebih Besar dan Berat dari LPG 12 Kg

Ukuran Tabung CNG 3 Kg Diprediksi Lebih Besar dan Berat dari LPG 12 Kg

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:10 WIB