Dolar AS Turun Lagi

Ririn Indriani | Suara.com

Kamis, 07 Mei 2015 | 06:54 WIB
Dolar AS Turun Lagi
Ilustrasi Dolar. (Shutterstock)

Suara.com - Kurs dolar AS turun lagi terhadap mata uang utama lainnya pada Rabu (6/5/2015) atau Kamis (7/5/2015) pagi waktu Indonesia, setelah data pekerjaan dari negara itu datang lebih buruk dari yang diperkirakan, menambah kekhawatiran tentang pertumbuhan ekonomi.

Lapangan pekerjaan sektor swasta AS meningkat sebesar 169.000 pekerjaan pada April dibandingkan dengan bulan sebelumnya, jauh di bawah ekspektasi pasar 200.000 pekerjaan, menurut Laporan Ketenagakerjaan Nasional ADP April pada Rabu.

Investor juga mengikuti pembicaraan antara Ketua Federal Reserve Janet Yellen dan Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) Christine Lagarde pada konferensi "Finance and Society".

Yellen menekankan suku bunga rendah tentu dapat meciptakan risiko-risiko bagi stabilitas keuangan, bahaya potensial seperti valuasi pasar ekuitas yang tinggi, penyebaran kompresi pada obligasi dengan imbal hasil tinggi, dan penurunan standar "underwriting" untuk solvabilitas pinjaman. Namun, Yellen menjatuhkan beberapa petunjuk tentang waktu kenaikan suku bunga.

Para analis percaya bahwa kenaikan suku bunga awal Juni bisa dipastikan mengangkat dolar, sementara penundaan mungkin meredam mata uang AS itu.

Pada akhir perdagangan di New York, euro naik ke 1,1356 dolar dari 1,11195 dolar pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi 1,5248 dolar dari 1,5177 dolar.

Dolar Australia naik ke 0,7967 dolar dari 0,7942 dolar. Dolar dibeli 119,35 yen Jepang, lebih rendah dari 119,87 yen pada sesi sebelumnya.

Dolar juga bergerak turun menjadi 0,9148 franc Swiss dari 0,9262 franc Swiss, dan merosot menjadi 1,2046 dolar Kanada dari 1,2069 dolar Kanada. (Antara/Xinhua)

BERITA MENARIK LAINNYA: 

Roro Fitria Ungkap Rahasia Meraup Ratusan Juta per Bulan

7 Kesalahan McDonald's Sehingga Penjualan Terus Merosot

Aktor Salman Khan Divonis Lima Tahun Penjara

Miris, Disiksa Ibu Kandung Bayi 3 Tahun Kurus 'Kering'

Ini Isi Rumah Mewah yang Mungkin Ditinggali Lampard di New York

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dolar AS Melemah Tertekan Komentar Pejabat FED

Dolar AS Melemah Tertekan Komentar Pejabat FED

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2015 | 06:32 WIB

Dolar AS Melemah

Dolar AS Melemah

Bisnis | Kamis, 09 April 2015 | 09:02 WIB

Terkini

Pemerintah Akan Larang Alih Fungsi Sawah, Sedang Siapkan Sanksi

Pemerintah Akan Larang Alih Fungsi Sawah, Sedang Siapkan Sanksi

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 21:11 WIB

Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla

Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 21:07 WIB

Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti

Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 20:28 WIB

Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang

Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:29 WIB

Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko

Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:20 WIB

Negara-negara Asing Mulai Antre Beli Pupuk dari Indonesia

Negara-negara Asing Mulai Antre Beli Pupuk dari Indonesia

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:16 WIB

Wacana Kemasan Polos Disorot, Rokok Ilegal Diprediksi Melonjak Tajam

Wacana Kemasan Polos Disorot, Rokok Ilegal Diprediksi Melonjak Tajam

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:09 WIB

RI Dapat Berkah dari Perang AS dan Iran, Bisa Jadi Raja Eksportir Pupuk Urea

RI Dapat Berkah dari Perang AS dan Iran, Bisa Jadi Raja Eksportir Pupuk Urea

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:04 WIB

Pegadaian Tembus Pasar Global, Ekspansi ke Timor Leste di Usia 125 Tahun

Pegadaian Tembus Pasar Global, Ekspansi ke Timor Leste di Usia 125 Tahun

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 18:59 WIB

Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina

Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 18:58 WIB