Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Rupiah Rabu Pagi Menguat Jadi Rp13.181

Siswanto | Suara.com

Rabu, 13 Mei 2015 | 10:47 WIB
Rupiah Rabu Pagi Menguat Jadi Rp13.181
Suasana transaksi pertukaran nilai mata uang asing terhadap rupiah di salah satu gerai Money Changer di Jakarta, Senin (11/5). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu (13/5/2015) pagi bergerak menguat sebesar 20 poin menjadi Rp13.181 dibandingkan posisi sebelumnya di posisi Rp13.201 per dolar AS.

"Laju mata uang rupiah kembali bergerak menguat setelah mengalami tekanan pada hari sebelumnya (Selasa, 12/5), kondisi nilai tukar domestik yang mudah berubah itu akan membuat peluang penguatan terbatas," kata Kepala Riset NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada di Jakarta.

Ia mengatakan minimnya sentimen penggerak bagi rupiah di dalam negeri akan mendorong pelaku pasar melakukan transaksi jangka pendek untuk menjaga nilai aset agar tidak menurun.

Dari eksternal, lanjut dia, kebijakan Tiongkok yang memangkas suku bunganya dinilai pelaku pasar uang bahwa perekonomian di Negeri Tirai Bambu itu masih dalam perlambatan maka potensi rupiah kembali melemah masih terbuka.

"Tiongkok merupakan salah satu rekan dagang utama bagi Indonesia, melambatnya perekonomian di sana dapat mempengaruhi kondisi di dalam negeri," katanya.

Sementara itu, Pengamat Pasar Uang Bank Himpunan Saudara, Rully Nova mengatakan bahwa penguatan mata uang rupiah cenderung disebabkan faktor teknikal. Setelah dolar AS terapresiasi terhadap mayoritas mata uang negara berkembang termasuk rupiah, sebagian pelaku pasar cenderung melakukan aksi ambil untung.

Ia mengharapkan muncul sentimen positif dari data neraca perdagangan Indonesia periode April 2015 yang kembali mencatatkan surplus sehingga dapat menopang mata uang rupiah untuk terapresiasi lebih tinggi.

Menurut dia, untuk menjaga nilai tukar rupiah bergerak stabil maka pemerintah harus dapat menggenjot perekonomian dalam negeri. Diharapkan, pemerintah memaksimalkan menyerap anggaran pembangunan infrastruktur. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rupiah Diprediksi Tertekan, Ini Tanggapan Menko Sofyan

Rupiah Diprediksi Tertekan, Ini Tanggapan Menko Sofyan

Bisnis | Senin, 11 Mei 2015 | 19:03 WIB

Rupiah Bergerak Menguat Menjadi Rp12.829 per Dolar

Rupiah Bergerak Menguat Menjadi Rp12.829 per Dolar

Bisnis | Kamis, 16 April 2015 | 09:32 WIB

Rabu Pagi, Rupiah Menguat Tipis Menjadi Rp12.985

Rabu Pagi, Rupiah Menguat Tipis Menjadi Rp12.985

Bisnis | Rabu, 08 April 2015 | 12:14 WIB

Jokowi Temui DPR, IHSG dan Rupiah Menguat

Jokowi Temui DPR, IHSG dan Rupiah Menguat

Bisnis | Senin, 06 April 2015 | 18:35 WIB

Menguat, Rupiah Tinggalkan Level 13 Ribu per Dolar Amerika

Menguat, Rupiah Tinggalkan Level 13 Ribu per Dolar Amerika

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2015 | 10:52 WIB

Rupiah Melemah, Pengusaha Pribumi Bisa Tingkatkan Daya Saing

Rupiah Melemah, Pengusaha Pribumi Bisa Tingkatkan Daya Saing

Bisnis | Senin, 23 Maret 2015 | 06:03 WIB

Terkini

Saham Lagi 'Diskon' atau Jebakan? Cek Analisis IHSG dan Rekomendasi Saham Hari Ini

Saham Lagi 'Diskon' atau Jebakan? Cek Analisis IHSG dan Rekomendasi Saham Hari Ini

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 07:41 WIB

Alasan Server Judi Online Mulai Bergeser dari Kamboja ke Indonesia

Alasan Server Judi Online Mulai Bergeser dari Kamboja ke Indonesia

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 07:25 WIB

Purbaya Terima Aduan 46 Ribu Masalah Ditjen Pajak dan Bea Cukai

Purbaya Terima Aduan 46 Ribu Masalah Ditjen Pajak dan Bea Cukai

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 19:31 WIB

Cerita Purbaya Ditekan Investor Asing Gegara Ragukan Kondisi Ekonomi RI

Cerita Purbaya Ditekan Investor Asing Gegara Ragukan Kondisi Ekonomi RI

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 19:14 WIB

Diproyeksi Masih Tertekan, Intip Ramalan Pergerakan IHSG Pekan Depan

Diproyeksi Masih Tertekan, Intip Ramalan Pergerakan IHSG Pekan Depan

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 18:58 WIB

Progres Pembangunan Pabrik Kimia Milik Chandra Asri Capai 66%

Progres Pembangunan Pabrik Kimia Milik Chandra Asri Capai 66%

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 18:48 WIB

Nilai Tukar Rupiah Bisa Terus Melorot ke Level Rp 17.500 di Pekan Depan

Nilai Tukar Rupiah Bisa Terus Melorot ke Level Rp 17.500 di Pekan Depan

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 18:36 WIB

UMKM Binaan Pertamina Raup Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026

UMKM Binaan Pertamina Raup Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:31 WIB

Simulasi Pengajuan Cicilan KUR BRI Hingga Rp500 Juta untuk UMKM 2026

Simulasi Pengajuan Cicilan KUR BRI Hingga Rp500 Juta untuk UMKM 2026

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:26 WIB

BI Lapor Uang Primer Tumbuh Melambat 14,3% pada April 2026

BI Lapor Uang Primer Tumbuh Melambat 14,3% pada April 2026

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:19 WIB