Rupiah Diprediksi Tertekan, Ini Tanggapan Menko Sofyan

Senin, 11 Mei 2015 | 19:03 WIB
Rupiah Diprediksi Tertekan, Ini Tanggapan Menko Sofyan
Menteri Koordinator Perekonomian Sofyan Djalil [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diprediksi semakin tertekan pada kuartal kedua tahun ini, berpotensi menyentuh angka Rp15 ribu. Sebelumnya, pemerintah menetapkan dalam asumsi makro ekonomi di APBN 2015, yakni di level Rp12.500 per dolar AS.

Berdasarkan data dari Bloomberg, nilai tukar rupiah pada perdagangan Senin (11/5/2015), ditutup pada level Rp 13.155 per dolar AS atau melemah 34 poin dibanding sebelumnya yang berada di level Rp13.121 per dolar AS.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Perekonomian Sofyan Djalil mengaku pasrah dengan kondisi perekonomian global yang tidak menentu dan mengakibatkan kurs rupiah terpuruk. Pasalnya, ada perbaikan ekonomi AS sehingga dolar mengalami penguatan terhadap mata uang negara lain sulit dikontrol.

"Dolar menguat yang selama ini kita tidak bisa kontrol, ya tidak bisa lakukan apa-apa. Tapi apa yang bisa dikontrol akan kita perbaiki ekonomi supaya lebih menarik, di antaranya melindungi investor supaya penanaman modal masuk," kata Sofyan saat ditemui di kantornya.

Meski demikian, pemerintah akan melakukan reformasi struktural dan fiskal menjadi kunci bagi Indonesia keluar dari depresiasi kurs rupiah yang tertekan berkepanjangan.

“Yang bisa kita kontrol akan kita kontrol. Itu, kan masih prediksi para ekonom. Yang penting bagaimana kita memperbaiki perekonomian supaya kuat kembali dan memperbaiki struktur dalam negeri," katanya.

Sofyan menjelaskan untuk mengurangi tekanan rupiah, Menteri Keuangan ‎telah merevisi kebijakan soal pajak barang mewah untuk mendorong kemampuan konsumsi. Selain itu, pemerintah juga tengah merumuskan beberapa kebijakan lain, seperti produksi menggunakan bahan baku domestik 40 persen disebut produk lokal.

“Banyak yang akan dilakukan oleh pemerintah. Saya harap ini mampu menghindari pelemahan nilai tukar rupiah. Makanya perbanyak penggunaan bahan baku dalam negeri dan ekspor. Karena pelemahan rupiah akan lebih menguntungkan buat eksportir‎," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI