Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Konsumsi BBM Saat Lebaran Meningkat, Ini Antisipasi Pertamina

Laban Laisila | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Selasa, 16 Juni 2015 | 16:06 WIB
Konsumsi BBM Saat Lebaran Meningkat, Ini Antisipasi Pertamina
Penjualan bahan bakan minyak (BBM) di salah satu SPBU Kawasan Tanah Abang, Jakarta, Rabu (18/3). (Antara)

Suara.com - PT Pertamina menetapkan masa siaga pasokan BBM selama arus mudik dan arus balik pada Lebaran 2015 ini yaitu pada H-15 hingga H+15 Idul Fitri.

Direktur Pemsaran dan Niaga Pertamina Ahamad Bambang memprediksikan, direntang waktu itu konsumsi BBM bakal meningkat ketimbang kondisi normal.

Bambang menjelaskan, dalam kondisi normal konsumsi BBM jenis Premium mencapai sekitar 76 ribu Kilo Liter (KL) per hari. Sedangkan, pada saat arus mudik dan arus balik Lebaran, pihaknya memprediksikan akan terjadi peningkatan konsumsi sekitar 10-15 persen atau sekitar 89 ribu KL.

“Karena kan kalau berkaca tahun lalu trend arus mudik itu selalu mengalami peningkatan setiap tahunnya, jadi kami mewaspadai itu juga,” jelasnya saat ditemui di Gedung DPR, Selasa (16/6/2015).

Pertamina memprediksikan puncak konsumsi BBM akan terjadi pada (16/7/2015) yang menjadi puncak arus mudik dan pada (21/7/2015) yang menjadi puncak arus balik.

Meski demikian, pihaknya sudah memiliki beberapa cara agar masyarakat tidak kekurangan BBM saat merayakan hari raya Idul Fitri nanti. Salah satunya adalah dengan meningkatkan cadangan minyak.

Pertamina mengaku telah menambah cadangan Premium dari sebelumnya hanya mampu untuk 17 hari, ditingkatkan menjadi 18 hari. Selain itu, Bambang mengungkapkan, target cadangan Premium untuk menghadapi Lebaran tahun ini menjadi sekitar 19 hari.

Sedangkan untuk BBM jenis Solar, menurut Bambang diperkirakan akan mengalami penurunan.

Pertamina memperkirakan penurunan konsumsi Solar sekitar 11 persen atau di kisaran 33 ribu KL‎ dari kebutuhan setiap harinya yang ada di sekitar 37 ribu KL‎.

"‎Kalau Solar ini justru berbanding terbalik dengan Premium. Solar justru mengalami penurunan sekitar 11 persen. Ini tejadi karena beberapa industri tutup dan angkutan mobil kecuali kebutuhan pokok dihentikan saat lebaran H-5 - hingga H+5 biasanya, makanya Solar turun," jelasnya.

Selain itu, untuk konsumsi ga Elpiji, diperkirakan meningkat sebesar 4 persen dari kondisi normal. Karena itu, dia menambahkan, perusahaam minyak dan gas plat merah itu akan menambah stok premium.

"Untuk mengantisipasi, menambah stok pasokan. Stok premium 17-18 hari, kemudian solar 20 hari," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dirjen Migas ESDM: Harga BBM Tak Akan Naik hingga Lebaran

Dirjen Migas ESDM: Harga BBM Tak Akan Naik hingga Lebaran

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2015 | 16:47 WIB

Tambah Pasokan BBM Jelang Lebaran Disokong Impor

Tambah Pasokan BBM Jelang Lebaran Disokong Impor

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2015 | 16:19 WIB

Jelang Ramadan, Pemerintah Jamin Stok BBM dan Elpiji Aman

Jelang Ramadan, Pemerintah Jamin Stok BBM dan Elpiji Aman

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2015 | 15:03 WIB

Pemerintah Putuskan Harga BBM Tidak Berubah pada Juni

Pemerintah Putuskan Harga BBM Tidak Berubah pada Juni

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2015 | 14:46 WIB

Terkini

Sah! Susi Pudjiastuti Ditunjuk Jadi Komisaris Utama Bank BJB

Sah! Susi Pudjiastuti Ditunjuk Jadi Komisaris Utama Bank BJB

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 23:13 WIB

IHSG Bergejolak, Ini Alasan BBRI Jadi Rekomendasi Saham di Tengah Krisis

IHSG Bergejolak, Ini Alasan BBRI Jadi Rekomendasi Saham di Tengah Krisis

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 19:55 WIB

Pemerintah Mau Bentuk satgas indonesia Financial Center, Urus KEK Sektor Keuangan

Pemerintah Mau Bentuk satgas indonesia Financial Center, Urus KEK Sektor Keuangan

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 19:05 WIB

YLKI Soroti Posisi Gerbong KRL Khusus Wanita, Dinilai Rawan Saat Kecelakaan

YLKI Soroti Posisi Gerbong KRL Khusus Wanita, Dinilai Rawan Saat Kecelakaan

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 18:34 WIB

64,5% UMKM Dikuasai Perempuan, Tapi Masih Terkendala Pengelolaan Keuangan

64,5% UMKM Dikuasai Perempuan, Tapi Masih Terkendala Pengelolaan Keuangan

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 18:29 WIB

KCIC Sebut Okupansi Whoosh Naik Usai Kecelakaan KRL di Bekasi

KCIC Sebut Okupansi Whoosh Naik Usai Kecelakaan KRL di Bekasi

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 18:29 WIB

Insiden Kecelakaan KRL, Airlangga Ungkap Flyover Rp 4 Triliun Arahan Prabowo Dibiayai APBN

Insiden Kecelakaan KRL, Airlangga Ungkap Flyover Rp 4 Triliun Arahan Prabowo Dibiayai APBN

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 18:20 WIB

Danantara Bakal Evaluasi Total PT KAI Usai Insiden Kecelakaan Kereta Bekasi Timur

Danantara Bakal Evaluasi Total PT KAI Usai Insiden Kecelakaan Kereta Bekasi Timur

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 17:52 WIB

Green SM-VinFast Disorot Usai Kecelakaan KRL Maut, Ternyata Jokowi Pernah Datangi Pabriknya

Green SM-VinFast Disorot Usai Kecelakaan KRL Maut, Ternyata Jokowi Pernah Datangi Pabriknya

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 17:52 WIB

Pemerintah Bebaskan Bea Impor LPG & Bahan Baku Plastik, Cegah Kenaikan Harga Makanan-Minuman

Pemerintah Bebaskan Bea Impor LPG & Bahan Baku Plastik, Cegah Kenaikan Harga Makanan-Minuman

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 17:16 WIB