Dirjen Migas ESDM: Harga BBM Tak Akan Naik hingga Lebaran

Arsito Hidayatullah, Dian Kusumo Hapsari

Kamis, 11 Juni 2015 | 16:47 WIB
Dirjen Migas ESDM: Harga BBM Tak Akan Naik hingga Lebaran
Ilustrasi penjualan BBM di salah satu SPBU kawasan Tanah Abang, Jakarta. (Antara)

Suara.com - Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) hingga saat ini belum mengambil keputusan terkait perhitungan harga bahan bakar minyak (BBM) yang akan berubah setiap tiga hingga enam bulan sekali.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas, I Gusti Nyoman Wiratmaja mengatakan, penentuan harga BBM baru belum akan dilakukan dalam beberapa bulan ke depan. Pasalnya menurutnya, kondisi perekonomian di Indonesia saat ini sedang bergejolak dan tidak kuat. Jika pemerintah mengeluarkan harga BBM baru dalam beberapa bulan ke depan, dikhawatirkan akan menimbulkan gejolak di masyarakat.

"Ekonomi kita saat ini sedang tidak kuat, sedang bergejolak. Apalagi mau puasa dan Lebaran. Ini bisa mengganggu. Jadi, belum akan ada kenaikan dulu sampai puasa dan Lebaran," tutur Nyoman Wiratmaja, saat ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (11/6/2015).

Menurut Nyoman, pihaknya pun mengakui perhitungan harga BBM baru ini telah mempengaruhi kondisi perekonomian. Tidak dipungkiri, meski sempat terjadi penurunan harga BBM, harga kebutuhan pokok tidak mengalami penurunan.

"Memang perubahan harga BBM ini sangat mengganggu masyarakat, karena saat BBM turun ternyata kebutuhan pokok tidak turun. Makanya kita masih tunggu dulu ini, sampai kondisi perekonomian negara dan masyarakat kuat, baru kami kaji kembali," jelasnya.

Menurut Nyoman pula, hingga saat ini pemerintah masih melakukan evaluasi terkait perhitungan harga BBM baru yang akan berubah setiap tiga hingga enam bulan sekali. Hal ini untuk mengantisipasi gejolak yang akan timbul di masyarakat.

"Saat ini sedang dievaluasi. Paling tidak tenang dulu, sampai puasa dan Lebaran. Itu fokus kami saat ini," pungkasnya.

Seperti diketahui, pemerintah berencana tak lagi menerapkan penyesuaian harga bensin Premium dan solar bersubsidi setiap sebulan sekali, tetapi antara tiga bulan atau enam bulan sekali. Hal ini dilakukan untuk menghindari gejolak di masyarakat.

"Kenaikan itu kan tergantung pergerakan minyak dunia. Kalau nanti naik-turunnya terlalu sering, akan menimbulkan gejolak di masyarakat. Kalau terlalu sering naik atau turun, ternyata dampak inflasinya terhadap ekonomi cukup signifikan. Setiap naik, barang ikut naik. Turun, tapi barangnya belum tentu turun. Makanya mekanismenya kita ubah," jelasnya beberapa waktu lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tambah Pasokan BBM Jelang Lebaran Disokong Impor

Tambah Pasokan BBM Jelang Lebaran Disokong Impor

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2015 | 16:19 WIB

Pemerintah Putuskan Harga BBM Tidak Berubah pada Juni

Pemerintah Putuskan Harga BBM Tidak Berubah pada Juni

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2015 | 14:46 WIB

Terkini

SULE-WM Lampaui Target, Pengelolaan Sampah Plastik Tembus 4.000 Ton

SULE-WM Lampaui Target, Pengelolaan Sampah Plastik Tembus 4.000 Ton

Sumut | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Perusahaan Biofarmasi Raih Predikat Tempat Kerja Terbaik Lima Tahun Berturut-Turut

Perusahaan Biofarmasi Raih Predikat Tempat Kerja Terbaik Lima Tahun Berturut-Turut

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Survei Voxpol Center: 63,3 Persen Responden Nilai Prabowo Mampu Jalankan Pemerintahan

Survei Voxpol Center: 63,3 Persen Responden Nilai Prabowo Mampu Jalankan Pemerintahan

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:15 WIB

Klasemen Terbaru Super League: Persija Jakarta Nyaman di Puncak, Persib Bandung Terpuruk

Klasemen Terbaru Super League: Persija Jakarta Nyaman di Puncak, Persib Bandung Terpuruk

Bola | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:15 WIB

5 Cara Menikmati Kesenangan Kecil Tanpa Boros, dari Ngopi hingga Streaming Musik

5 Cara Menikmati Kesenangan Kecil Tanpa Boros, dari Ngopi hingga Streaming Musik

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:07 WIB

Survei Voxpol Center: 63,1 Persen Publik Percaya Pemerintahan Prabowo - Gibran

Survei Voxpol Center: 63,1 Persen Publik Percaya Pemerintahan Prabowo - Gibran

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:02 WIB

Teuku Riefky Ingin Ekraf Indonesia Mendunia, Belajar dari Fenomena Aura Farming

Teuku Riefky Ingin Ekraf Indonesia Mendunia, Belajar dari Fenomena Aura Farming

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:56 WIB

Pecah Telur! Ananda Wahyu Sumbang Emas Pertama untuk Solo dari Cabor Sambo di Porprov 2026

Pecah Telur! Ananda Wahyu Sumbang Emas Pertama untuk Solo dari Cabor Sambo di Porprov 2026

Surakarta | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Bisa Dipakai Lari di Jalan Hingga Gunung, 6 Sepatu Terbaru Ortuseight Ini Layak Dilirik

Bisa Dipakai Lari di Jalan Hingga Gunung, 6 Sepatu Terbaru Ortuseight Ini Layak Dilirik

Sport | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:37 WIB

333 Kebakaran Terjadi dalam Tiga Bulan di Kabupaten Bogor, 199 Kasus Melanda Lahan Terbuka

333 Kebakaran Terjadi dalam Tiga Bulan di Kabupaten Bogor, 199 Kasus Melanda Lahan Terbuka

Bogor | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:24 WIB

×