Indonesia Tandatangani Pendirian AIIB di Beijing

Liberty Jemadu

Senin, 29 Juni 2015 | 12:22 WIB
Indonesia Tandatangani Pendirian AIIB di Beijing
Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro. (Antara/Widodo. S. Jusuf)

Suara.com - Indonesia, bersama 56 negara pendiri Bank Investasi Infrastruktur Asia (AIIB) pimpinan Cina, menandatangani pasal-pasal mengenai asosiasi pendirian lembaga baru itu di Balai Agung Rakyat, Beijing, Senin (29/6/2015). Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mewakili Indonesia

Pada kesempatan terpisah, Bambang mengatakan, pemerintah Indonesia telah menyiapkan dana Rp3 triliun untuk memantapkan keikutsertaan dalam AIIB.

Ia menambahkan, selain mengalokasikan dana keikutsertaan di APBN, Indonesia juga siap mengajak beberapa negara lain masuk ke sistem ini agar memiliki posisi tawar lebih baik dalam "voting rights" dalam lembaga multilateral yang telah diikuti 57 negara ini.

"Kita mengajak tiga atau empat negara, tapi mayoritas ASEAN. Kecuali ASEAN ada Maladewa juga," ujarnya.

AIIB dibentuk di Beijing untuk mendukung konektivitas, integrasi, peningkatan ekonomi menyeluruh serta daya saing Asia. Juga untuk menutup kesenjangan dalam pembiayaan infrastruktur yang belum dipenuhi bank pembangunan multilateral lain.

Indonesia menganggap penting AIIB karena bermanfaat untuk mengakselerasi pembangunan sektor infrastruktur dalam negeri yang mencakup energi, transportasi, telekomunikasi, pembangunan pertanian dan infrastruktur pedesaan, sanitasi dan air bersih, perlindungan lingkungan, logistik dan sektor produktif lain.

Australia menjadi negara pertama yang menandatangani dokumen di Balai Besar Rakyat di Beijing itu. Bank yang menjadi saingan Bank Dunia dan Bank Pembangunan Asia itu akan memiliki dana miliaran dolar AS untuk dipinjamkan kepada negara anggota dan diperkirakan segera beroperasi tahun ini.

Bank tersebut dianggap berfungsi sama dengan Bank Dunia dan Bank Pembangunan Asia sokongan AS dan Jepang yang menolak bergabung dengan AIIB.

Kantor Berita AFP menulis Washington bahkan berusaha membujuk sekutu-sekutunya untuk tidak bergabung, namun negara-negara Eropa termasuk Inggris, Prancis dan Jerman malah ikut menandatangani pendirian AIIB karena mereka berusaha memperkuat hubungan dengan Cina yang menjadi kekuatan ekonomi terbesar kedua di dunia.

Cina memiliki hak istimewa karena menjadi pemegang saham terbesar sehingga memiliki kekuatan veto dalam bank regional baru itu, tulis Wall Street Journal awal bulan ini. Menurut dokumennya, Cina menyediakan hampir 30 miliar dolar AS dari total 100 miliar dolar AS untuk bank baru ini, sehingga memiliki 25 sampai 30 persen suara.

Para pendukung bank ini, dari Australia sampai Vietnam, menepis kekhawatiran pengaruh Cina yang disebut mereka dibesar-besaran. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menkeu Akan Hadiri Penandatanganan Pendirian AIIB di Beijing

Menkeu Akan Hadiri Penandatanganan Pendirian AIIB di Beijing

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2015 | 17:35 WIB

Bank Dunia Tawarkan Pinjaman

Bank Dunia Tawarkan Pinjaman

Foto | Rabu, 20 Mei 2015 | 12:56 WIB

Turunkan Harga BBM, ADB Puji Keberanian Pemerintah RI

Turunkan Harga BBM, ADB Puji Keberanian Pemerintah RI

Bisnis | Selasa, 13 Januari 2015 | 19:30 WIB

Bank Dunia: Perekonomian Indonesia Bisa Tumbuh Lebih Baik

Bank Dunia: Perekonomian Indonesia Bisa Tumbuh Lebih Baik

Bisnis | Senin, 08 Desember 2014 | 15:55 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia dan Negara Asia Timur Melambat

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia dan Negara Asia Timur Melambat

Bisnis | Senin, 06 Oktober 2014 | 14:17 WIB

Bank Dunia: Dunia di Ambang Krisis Pekerjaan

Bank Dunia: Dunia di Ambang Krisis Pekerjaan

Bisnis | Selasa, 09 September 2014 | 14:22 WIB

Terkini

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:30 WIB

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:23 WIB

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 23:16 WIB

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:04 WIB

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:01 WIB

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:57 WIB

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Bola | Senin, 28 September 2026 | 22:46 WIB

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:44 WIB

×