Bank Dunia: Perekonomian Indonesia Bisa Tumbuh Lebih Baik

Doddy Rosadi

Senin, 08 Desember 2014 | 15:55 WIB
Bank Dunia: Perekonomian Indonesia Bisa Tumbuh Lebih Baik
Ilustrasi: Kegiatan ekonomi di salah satu daerah hasil pemekaran. (Antara/Joko Sulistyo)

Suara.com - Bank Dunia memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2014 hanya berada pada kisaran 5,1 persen atau lebih rendah dari proyeksi dalam laporan sebelumnya sebesar 5,2 persen.

"Pertumbuhan ekonomi dunia yang melambat mengakibatkan turunnya harga sejumlah komoditas Indonesia, serta memperkecil hadirnya peluang baru," kata Ekonom Utama Bank Dunia Ndiame Diop dalam paparan mengenai Laporan Triwulan baru di Jakarta, Senin, (8/12/2014).

Menurut Ndiame, estimasi ini dapat berbalik arah apabila investasi melampaui harapan pada 2015. Namun, Bank Dunia memberikan proyeksi pertumbuhan ekonomi tahun depan tidak berbeda dengan situasi 2014, yaitu sebesar 5,2 persen.

"Konsumsi domestik masih menjadi penopang pertumbuhan, tapi apabila Indonesia memperkuat fondasi ekonomi dan memperkuat iklim investasi, maka laju pertumbuhan dapat lebih pesat. Namun, diproyeksikan pertumbuhan ekspor masih melemah," katanya.

Ndiame bahkan memprediksi pertumbuhan ekonomi dapat lebih tinggi dari 5,2 persen tahun depan, apabila pemerintahan baru fokus untuk melakukan pembenahan struktural serta investasi dalam pembangunan infrastruktur dasar maupun fisik.

"Proyeksi dapat lebih tinggi, apabila terjadi kondisi positif yaitu pemerintah berhasil melakukan reformasi struktural, dan investasi tumbuh sesuai harapan. Namun, situasi menjadi negatif apabila implementasi reformasi sangat terbatas dan penyerapan belanja modal lambat sehingga menghambat pertumbuhan," ujarnya.

Untuk tahun 2014, Ndiame menjelaskan perekonomian Indonesia masih menghadapi sejumlah tantangan yaitu penyerapan belanja modal yang masih jauh dari harapan, serta penurunan defisit neraca transaksi berjalan.

Sampai akhir Oktober, realisasi belanja modal hanya sekitar 38 persen dari pagu dalam APBN, sedangkan defisit neraca transaksi berjalan tercatat baru mencapai 3,1 persen dari PDB pada akhir triwulan III-2014.

"Penurunan secara bertahap defisit transaksi berjalan diperkirakan terus berlangsung dan bisa mencapai angka 2,8 persen dari PDB pada 2015," kata Ndiame.

Ia menambahkan Indonesia saat ini mempunyai kesempatan untuk memperbaiki pelayanan kesehatan, setelah memiliki ruang fiskal Rp100 triliun dari penyesuaian harga BBM bersubsidi, apalagi dana perlindungan sosial untuk sektor kesehatan selama ini relatif rendah dibandingkan negara lain.

"Pembelanjaan yang baik, termasuk untuk pelayanan kesehatan dan program perlindungan sosial dapat mempercepat upaya pengentasan kemiskinan yang melambat. Tanpa dukungan ini, tingkat kemiskinan yang saat ini 11,3 persen, akan tetap berada di atas angka delapan persen pada 2018," ujar Ndiame.

Ndiame menambahkan, meskipun memberikan ruang fiskal untuk belanja infrastruktur dan perlindungan sosial, namun penyesuaian harga BBM dalam jangka pendek menyebabkan laju inflasi menjadi lebih tinggi dari proyeksi awal.

"Inflasi diperkirakan mencapai 7,5 persen pada 2015, dan akan menurun pesat sebelum akhir tahun, apabila tidak ada gejolak lainnya," kata Ndiame.

Secara keseluruhan, Bank Dunia optimistis, perekonomian Indonesia dapat tumbuh lebih baik, meskipun menghadapi tantangan perlambatan investasi maupun ekspor pada 2015, dan hasil dari upaya reformasi struktural belum bisa dinikmati dalam jangka pendek. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Suahasil Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Lebihi 5,5% di Q3-Q4 2026

Suahasil Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Lebihi 5,5% di Q3-Q4 2026

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 16:17 WIB

Menkeu Suahasil Mau RI Belajar dari Korea Selatan demi Jadi Negara Maju

Menkeu Suahasil Mau RI Belajar dari Korea Selatan demi Jadi Negara Maju

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 15:17 WIB

Di Hadapan Pemimpin Kota Dunia, Pramono Pamer Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen

Di Hadapan Pemimpin Kota Dunia, Pramono Pamer Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen

News | Minggu, 20 September 2026 | 20:32 WIB

BPS vs Bank Dunia: Mengapa Angka Kemiskinan Indonesia Bisa Berbeda Jauh?

BPS vs Bank Dunia: Mengapa Angka Kemiskinan Indonesia Bisa Berbeda Jauh?

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 07:00 WIB

Gantikan Purbaya, Menkeu Suahasil Diingatkan Target Ekonomi 6% hingga Tekanan Harga Minyak

Gantikan Purbaya, Menkeu Suahasil Diingatkan Target Ekonomi 6% hingga Tekanan Harga Minyak

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:32 WIB

Purbaya Kritik Kondisi Ekonomi era Jokowi, Dianggap Lebih Lambat Ketimbang SBY

Purbaya Kritik Kondisi Ekonomi era Jokowi, Dianggap Lebih Lambat Ketimbang SBY

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 14:13 WIB

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5-6 Persen, Tapi Puluhan Juta Warga Masih Rentan Miskin

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5-6 Persen, Tapi Puluhan Juta Warga Masih Rentan Miskin

News | Senin, 14 September 2026 | 12:42 WIB

Pertumbuhan Ekonomi RI Diproyeksi Capai 5,2% pada 2026

Pertumbuhan Ekonomi RI Diproyeksi Capai 5,2% pada 2026

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:33 WIB

Tumbuh 7,28 Persen, Ekonomi Batam Melesat Lampaui Angka Nasional

Tumbuh 7,28 Persen, Ekonomi Batam Melesat Lampaui Angka Nasional

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:30 WIB

Punya Data Angka Kemiskinan yang Beda Jauh dengan Bank Dunia, Ini Alasan BPS

Punya Data Angka Kemiskinan yang Beda Jauh dengan Bank Dunia, Ini Alasan BPS

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 14:02 WIB

Terkini

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 00:01 WIB

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

News | Sabtu, 26 September 2026 | 23:28 WIB

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 23:20 WIB

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:44 WIB

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:34 WIB

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:20 WIB

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 22:14 WIB

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 21:59 WIB

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 21:25 WIB

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Otomotif | Sabtu, 26 September 2026 | 20:54 WIB

×