Array

35 Hektare Lahan Kritis Kalteng Segera Ditanami Tanaman Bionergi

Senin, 13 Juli 2015 | 19:50 WIB
35 Hektare Lahan Kritis Kalteng Segera Ditanami Tanaman Bionergi
Menteri ESDM Sudirman Said mengikuti Rapat Kerja dengan Komisi VII DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (9/5). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bersinergi untuk mengembangkan bioenergi di Provinsi Kalimantan Tengah.

Kerjasama yang dimaksud ialah Kementerian ESDM akan mengalokasikan anggaran untuk program tersebut, sedangkan pemerintah daerah akan menyediakan lahan dan tenaga kerja.

Pengembangan bioenergi di lahan kritis di Kalimantan Tengah untuk langkah awal akan dilaksanakan di dua daerah yaitu Kabupaten Katingan dan Kabupaten Pulang Pisau. Sebagai langkah awal (inisiasi) akan kembangkan pada lahan seluas 35 hektar.

Lahan kritis akan ditanami dengan kemiri sunan, jarak pagar dan tanaman bioenergi lainnya yang berdasarkan studi yang dilakukan cocok pada lahan yang ada.

“Sumber dana untuk program tersebut akan memakai APBN, karena industrinya belum terbentuk jadi uang pemerintah harus masuk,” ujar Menteri ESDM Sudirman Said usai menyaksikan penandatanganan Perjanjian Kerjasama Program Pengembangan Bioenergi Lestari, Senin (13/7/2015).

Mengenai kapan pelaksanaan program tersebut, Sudirman menyatakan segera setelah semua prosedur formalitas selesai.

Gubernur Kalimantan Tengah Teras Narang menambahkan kerjasama pemerintah pusat dan daerah ini merupakan rintisan yang luar biasa, kegiatan ini bukan sekedar langkah awal, namun langkah yang terencana yang komprehensif yang memeperlihatkan suatu langkah yang harmonis yang bersinergi antara pemerintah pusat dan adaerah.

Pemerintah daerah lanjut Teras Naran, bertenggung jawab untuk melakukan pemeliharaan terhadap tumbuhan yang ditanam tetapi setelah ditanam menurus Teras harus segera diproduksi agar dapat menjadi contoh bagi masyarakat bahwa tanaman ini adalah tanaman yang tepat dan memperoleh hasil bagi mereka.

“Soal izin tidak ada masalah, kalau misalnya neh, itu kawasan hutan terdegradasi yang nggak diapa-apain, kan mendingan kita tanam, Menteri Kehutanan harus berterima kasih dong,” ujar Teras Narang.

“Kan kita tidak memanfaatkan tanah itu, kita hanya menanam tanah itu, menanam tanah yang sudah terlantar, menanam tanah yang terdegradasi menjadi tanah yang berfungsi,” Teras Narang menambahkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI