Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.409,654
LQ45 640,294
Srikehati 312,025
JII 387,404
USD/IDR 17.908

35 Hektare Lahan Kritis Kalteng Segera Ditanami Tanaman Bionergi

Siswanto, Dian Kusumo Hapsari

Senin, 13 Juli 2015 | 19:50 WIB
35 Hektare Lahan Kritis Kalteng Segera Ditanami Tanaman Bionergi
Menteri ESDM Sudirman Said mengikuti Rapat Kerja dengan Komisi VII DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (9/5). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bersinergi untuk mengembangkan bioenergi di Provinsi Kalimantan Tengah.

Kerjasama yang dimaksud ialah Kementerian ESDM akan mengalokasikan anggaran untuk program tersebut, sedangkan pemerintah daerah akan menyediakan lahan dan tenaga kerja.

Pengembangan bioenergi di lahan kritis di Kalimantan Tengah untuk langkah awal akan dilaksanakan di dua daerah yaitu Kabupaten Katingan dan Kabupaten Pulang Pisau. Sebagai langkah awal (inisiasi) akan kembangkan pada lahan seluas 35 hektar.

Lahan kritis akan ditanami dengan kemiri sunan, jarak pagar dan tanaman bioenergi lainnya yang berdasarkan studi yang dilakukan cocok pada lahan yang ada.

“Sumber dana untuk program tersebut akan memakai APBN, karena industrinya belum terbentuk jadi uang pemerintah harus masuk,” ujar Menteri ESDM Sudirman Said usai menyaksikan penandatanganan Perjanjian Kerjasama Program Pengembangan Bioenergi Lestari, Senin (13/7/2015).

Mengenai kapan pelaksanaan program tersebut, Sudirman menyatakan segera setelah semua prosedur formalitas selesai.

Gubernur Kalimantan Tengah Teras Narang menambahkan kerjasama pemerintah pusat dan daerah ini merupakan rintisan yang luar biasa, kegiatan ini bukan sekedar langkah awal, namun langkah yang terencana yang komprehensif yang memeperlihatkan suatu langkah yang harmonis yang bersinergi antara pemerintah pusat dan adaerah.

Pemerintah daerah lanjut Teras Naran, bertenggung jawab untuk melakukan pemeliharaan terhadap tumbuhan yang ditanam tetapi setelah ditanam menurus Teras harus segera diproduksi agar dapat menjadi contoh bagi masyarakat bahwa tanaman ini adalah tanaman yang tepat dan memperoleh hasil bagi mereka.

“Soal izin tidak ada masalah, kalau misalnya neh, itu kawasan hutan terdegradasi yang nggak diapa-apain, kan mendingan kita tanam, Menteri Kehutanan harus berterima kasih dong,” ujar Teras Narang.

“Kan kita tidak memanfaatkan tanah itu, kita hanya menanam tanah itu, menanam tanah yang sudah terlantar, menanam tanah yang terdegradasi menjadi tanah yang berfungsi,” Teras Narang menambahkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Garap Energi Terbarukan, Menteri ESDM Kerjasama dengan Kalteng

Garap Energi Terbarukan, Menteri ESDM Kerjasama dengan Kalteng

Bisnis | Senin, 13 Juli 2015 | 18:58 WIB

15 Pesantren di Indonesia Gunakan Listrik Energi Biogas

15 Pesantren di Indonesia Gunakan Listrik Energi Biogas

Tekno | Minggu, 14 Juni 2015 | 02:25 WIB

ESDM Pede EBT Jadi Program Prioritas Jokowi

ESDM Pede EBT Jadi Program Prioritas Jokowi

News | Kamis, 28 Mei 2015 | 17:26 WIB

Indonesia Optimis EBT Berkembang 23 Persen di 2025

Indonesia Optimis EBT Berkembang 23 Persen di 2025

News | Kamis, 28 Mei 2015 | 16:42 WIB

Punya Potensi Energi Terbarukan, RI Baru Manfaatkan 6 Persen

Punya Potensi Energi Terbarukan, RI Baru Manfaatkan 6 Persen

Bisnis | Selasa, 28 April 2015 | 14:34 WIB

Presiden Sahkan Statuta Badan Energi Terbarukan Internasional

Presiden Sahkan Statuta Badan Energi Terbarukan Internasional

Bisnis | Kamis, 10 Juli 2014 | 17:45 WIB

Terkini

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:23 WIB

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Video | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:00 WIB

×