Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.670.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Laba Turun 18 Persen, Astra Masih Untung Rp8,05 Triliun

Suwarjono

Kamis, 30 Juli 2015 | 21:22 WIB
Laba Turun 18 Persen, Astra Masih Untung Rp8,05 Triliun
Ilustrasi PT Astra International. (Astra.co.id)

Suara.com - PT Astra International Tbk (ASII) membukukan penurunan laba bersih sekitar 18 persen pada semester I 2015 menjadi Rp8,05 triliun dibandingkan periode sama tahun lalu sebesar Rp9,82 triliun.

"Laba bersih Astra International pada semester pertama menurun, seiring dengan berkurangnya konsumsi domestik, kompetisi di sektor mobil dan melemahnya harga komoditas di Indonesia," kata Presiden Direktur ASII Prijono Sugiarto dalam siaran pers di Jakarta, Kamis.

Namun, ia mengatakan bahwa meski pemulihan ekonomi belum pasti, bisnis perseroan masih siap menangkap peluang saat momentum pemulihan terjadi dan tetap solid didukung oleh neraca keuangan yang kuat.

Pada semester I 2015, ia mengemukakan bahwa penurunan laba bersih Grup Astra dikontribusi dari seluruh segmen bisnis, terutama dari segmen otomotif dan agribisnis. Laba bersih dari segmen otomotif menurun sebesar 15 persen menjadi Rp3,4 triliun. Sementara Laba bersih dari segmen agribisnis Grup, turun 68 persen menjadi Rp354 miliar.

Sedangkan kontribusi laba bersih dari segmen jasa keuangan menurun 16 persen menjadi Rp2,085 triliun. Segmen infrastruktur, logistik dan lainnya juga turun sebesar 60 persen menjadi Rp68 miliar. Dan, dari segmen teknologi informasi menurun 11 persen menjadi Rp75 miliar.

Sementara untuk segmen alat berat dan pertambangan mencatatkan kenaikan laba bersih sebesar tiga persen menjadi Rp2,05 triliun pada semester I 2015, dibandingkan periode sama tahun sebelumnya sebesarnya Rp1,99 triliun.

Tercatat, pendapatan bersih konsolidasian Astra International selama semester pertama tahun 2015 sebesar Rp92,6 triliun, turun sembilan persen dibandingkan semester pertama tahun 2014, terutama disebabkan oleh menurunnya penjualan segmen otomotif, agribisnis dan penjualan alat berat.

Secara keseluruhan posisi utang bersih Astra, di luar dari anak-anak perusahaan segmen jasa keuangan, adalah sebesar Rp2,4 triliun, dibandingkan dengan utang bersih sebesar Rp3,3 triliun di akhir tahun 2014. Bisnis jasa keuangan mencatat utang bersih sebesar Rp47,3 triliun, dibandingkan dengan Rp45,9 triliun di akhir tahun 2014. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Astra Serahkan 5 Gedung SD kepada Bupati Pacitan

Astra Serahkan 5 Gedung SD kepada Bupati Pacitan

Press Release | Kamis, 23 Oktober 2014 | 11:37 WIB

Enam Bulan Pertama, Laba Bersih Astra Rp9,8 Triliun

Enam Bulan Pertama, Laba Bersih Astra Rp9,8 Triliun

Bisnis | Kamis, 24 Juli 2014 | 19:45 WIB

2013, Laba Bersih PT Astra Internasional Rp19,4 Triliun

2013, Laba Bersih PT Astra Internasional Rp19,4 Triliun

Bisnis | Kamis, 27 Februari 2014 | 20:41 WIB

Terkini

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:05 WIB

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05 WIB

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:51 WIB

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:20 WIB

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:16 WIB

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:25 WIB

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:34 WIB

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:39 WIB

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:23 WIB

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:27 WIB