Laba Turun 18 Persen, Astra Masih Untung Rp8,05 Triliun

Suwarjono

Kamis, 30 Juli 2015 | 21:22 WIB
Laba Turun 18 Persen, Astra Masih Untung Rp8,05 Triliun
Ilustrasi PT Astra International. (Astra.co.id)

Suara.com - PT Astra International Tbk (ASII) membukukan penurunan laba bersih sekitar 18 persen pada semester I 2015 menjadi Rp8,05 triliun dibandingkan periode sama tahun lalu sebesar Rp9,82 triliun.

"Laba bersih Astra International pada semester pertama menurun, seiring dengan berkurangnya konsumsi domestik, kompetisi di sektor mobil dan melemahnya harga komoditas di Indonesia," kata Presiden Direktur ASII Prijono Sugiarto dalam siaran pers di Jakarta, Kamis.

Namun, ia mengatakan bahwa meski pemulihan ekonomi belum pasti, bisnis perseroan masih siap menangkap peluang saat momentum pemulihan terjadi dan tetap solid didukung oleh neraca keuangan yang kuat.

Pada semester I 2015, ia mengemukakan bahwa penurunan laba bersih Grup Astra dikontribusi dari seluruh segmen bisnis, terutama dari segmen otomotif dan agribisnis. Laba bersih dari segmen otomotif menurun sebesar 15 persen menjadi Rp3,4 triliun. Sementara Laba bersih dari segmen agribisnis Grup, turun 68 persen menjadi Rp354 miliar.

Sedangkan kontribusi laba bersih dari segmen jasa keuangan menurun 16 persen menjadi Rp2,085 triliun. Segmen infrastruktur, logistik dan lainnya juga turun sebesar 60 persen menjadi Rp68 miliar. Dan, dari segmen teknologi informasi menurun 11 persen menjadi Rp75 miliar.

Sementara untuk segmen alat berat dan pertambangan mencatatkan kenaikan laba bersih sebesar tiga persen menjadi Rp2,05 triliun pada semester I 2015, dibandingkan periode sama tahun sebelumnya sebesarnya Rp1,99 triliun.

Tercatat, pendapatan bersih konsolidasian Astra International selama semester pertama tahun 2015 sebesar Rp92,6 triliun, turun sembilan persen dibandingkan semester pertama tahun 2014, terutama disebabkan oleh menurunnya penjualan segmen otomotif, agribisnis dan penjualan alat berat.

Secara keseluruhan posisi utang bersih Astra, di luar dari anak-anak perusahaan segmen jasa keuangan, adalah sebesar Rp2,4 triliun, dibandingkan dengan utang bersih sebesar Rp3,3 triliun di akhir tahun 2014. Bisnis jasa keuangan mencatat utang bersih sebesar Rp47,3 triliun, dibandingkan dengan Rp45,9 triliun di akhir tahun 2014. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Astra Serahkan 5 Gedung SD kepada Bupati Pacitan

Astra Serahkan 5 Gedung SD kepada Bupati Pacitan

Press Release | Kamis, 23 Oktober 2014 | 11:37 WIB

Enam Bulan Pertama, Laba Bersih Astra Rp9,8 Triliun

Enam Bulan Pertama, Laba Bersih Astra Rp9,8 Triliun

Bisnis | Kamis, 24 Juli 2014 | 19:45 WIB

2013, Laba Bersih PT Astra Internasional Rp19,4 Triliun

2013, Laba Bersih PT Astra Internasional Rp19,4 Triliun

Bisnis | Kamis, 27 Februari 2014 | 20:41 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×