Dolar Terus Menguat Terhadap Mata Uang Dunia

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 06 Agustus 2015 | 05:15 WIB
Dolar Terus Menguat Terhadap Mata Uang Dunia
Petugas mengamati pecahan dolar AS yang akan ditukar di salah satu gerai penukaran mata uang asing di Jakarta. (Antara)

Suara.com - Kurs dolar AS menguat terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya pada Kamis (6/8/2015) pagi. Sebab investor menilai sejumlah data ekonomi bervariasi.

Indeks Non-Manufaktur AS tercatat 60,3 persen pada Juli, 4,3 persentase poin lebih tinggi dari angka Juni di 56 persen dan jauh di atas ekspektasi pasar 56,2, Institute Supply Management (ISM), Rabu kemarin.

Indeks non manufaktur ISM berada pada tingkat tertinggi sejak Agustus 2005. Ini mendorong ekspektasi kenaikan suku bunga pada September.

Lapangan kerja sektor swasta AS meningkat sebesar 185.000 pekerjaan dari Juni ke Juli. Ini jauh di bawah konsensus pasar 210.000, menurut Laporan Ketenagakerjaan Nasioanal ADB untuk Juli kemarin.

Sementara itu, defisit perdagangan internasional barang dan jasa negara itu meningkat dari tingkat revisi 40,9 miliar dolar AS pada Mei menjadi 43,8 miliara dolar AS pada Juni. Sebagian besar sejalan dengan perkiraan pasar, kata Departemen Perdagangan AS.

Pada akhir perdagangan di New York, euro naik menjadi 1,0898 dolar dari 1,0891 dolar pada sesi sebelumnya. Sementara pound Inggris naik menjadi 1,5599 dolar dari 1,5568 dolar. Dolar Australia turun menjadi 0,7348 dolar dari 0,7383 dolar.

Dolar dibeli 124,88 yen Jepang, lebih tinggi dari 124,33 yen pada sesi sebelumnya. Dolar naik menjadi 0,9792 franc Swiss dari 0,9789 franc Swiss, dan meningkat menjadi 1,3191 dolar Kanada dari 1,3185 dolar Kanada. (Antara/Xinhua)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rupiah Melemah Lagi Rp13.505 di Sesi Penutupan Rabu Sore

Rupiah Melemah Lagi Rp13.505 di Sesi Penutupan Rabu Sore

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2015 | 17:48 WIB

BI Akan Intervensi Rupiah karena Terus Melemah

BI Akan Intervensi Rupiah karena Terus Melemah

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2015 | 22:30 WIB

Dolar AS Melonjak Pagi Ini

Dolar AS Melonjak Pagi Ini

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2015 | 07:15 WIB

Sesi Penutupan, Rupiah Melemah Lagi Rp13.453

Sesi Penutupan, Rupiah Melemah Lagi Rp13.453

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2015 | 18:46 WIB

Dolar AS Menguat Didorong Pernyataan Positif FED

Dolar AS Menguat Didorong Pernyataan Positif FED

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2015 | 07:00 WIB

Meski Ada Tekanan, Menkeu Berharap Rupiah Masih Aman

Meski Ada Tekanan, Menkeu Berharap Rupiah Masih Aman

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2015 | 09:34 WIB

Dolar AS Melemah Terhadap Yen

Dolar AS Melemah Terhadap Yen

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2015 | 04:12 WIB

Dolar AS Menguat Jelang Pertemuan FED

Dolar AS Menguat Jelang Pertemuan FED

Bisnis | Sabtu, 25 Juli 2015 | 07:50 WIB

Gubernur BI Sebut Anjloknya Rupiah Masih Dalam Batas Wajar

Gubernur BI Sebut Anjloknya Rupiah Masih Dalam Batas Wajar

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2015 | 15:25 WIB

Rupiah Tertekan di Level 13.000, Menko Sofyan Anggap Masih Wajar

Rupiah Tertekan di Level 13.000, Menko Sofyan Anggap Masih Wajar

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2015 | 14:18 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×