Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Pengrajin TempeTerkena Dampak Kenaikan Dolar AS

Laban Laisila | Suara.com

Rabu, 26 Agustus 2015 | 10:37 WIB
Pengrajin TempeTerkena Dampak Kenaikan Dolar AS
Seorang perajin tempe mendinginkan kedelai impor. (Antara/Ari Bowo)

Suara.com - Pelemahan rupiah terhadap mata uang dolar AS ternyata bukan hanya berdampak pada barang eletronik saja tetapi juga dirasakan oleh para pengrajin tempe yang memperoleh bahan baku kedelai impor.

Rubiyono, salah seorang pengrajin tempe asal Tegalsari, Wonosari, Yogyakarta, mengatakan, saat ini harga kedelai sudah mencapai Rp7.400 padahal biasanya harga kedelai perkilogramnya hanya Rp 7 ribu.

"Sampai hari ini harga kedelai masih terus merangkak naik seiring melemahnya nilai tukar rupiah," kata Rubiyono saat ditemui suara.com, Rabu (26/8/2015).

Rubiyono menambahkan, kendati kenaikannya tak sebesar kenaikan harga daging maupun ayam, namun jika harga kedelai terus merangkak naik maka bisa dipastikan para pengrajin tempe lainnya akan mengalami kerugian.

”Memang sampai saat ini imbasnya belum begitu saya rasakan, tapi kalau terus dibiarkan harga kedelainya naik, ya maka lama-kelamaan usaha saya ini dipastikan bisa merugi, karena harga produksinya kan pasti akan semakin mahal,” ujar Rubiyono.

Meski harga produksi tempe naik, kata Rubiyono, harga jual tempe tak bisa ikut naik dan salah satu cara mensiasatinya adalah memperkecil ukuran tempe yang diproduksi.

”Ya lebih baik saya akan mengurangi ukurannya tempenya saja, daripada saya harus menaikan harga. Soalnya kalau harga tempenya saya naikan nanti yang ada konsumen pada lari ke produsen lainnya cari yang murah, saya bisa tambah rugi,” ujar Rubiyono.

Sementara itu, Rubiyono berharap pemerintah dapat segera mencari solusi dan nilai tukar rupiah terhadap dolar dapat segera stabil agar tak semakin berimbas terhadap usahanya sebagai pengrajin tempe.

”Harapan saya ya semoga saja hal ini tidak berlangsung lama, dan cepat pulih harga - harganya,” kata Rubiyono. (Wita Ayodhyaputri)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sesi Pembukaan Rabu, Rupiah Masih Lemah dan IHSG Turun Lagi

Sesi Pembukaan Rabu, Rupiah Masih Lemah dan IHSG Turun Lagi

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2015 | 09:51 WIB

Ekonom: Pemerintah Harus Ajak Pengusaha Tarik Aset di Luar Negeri

Ekonom: Pemerintah Harus Ajak Pengusaha Tarik Aset di Luar Negeri

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2015 | 08:52 WIB

Dolar Tembus Rp14 Ribu Tak Disangka Bakal Terjadi Bulan Ini

Dolar Tembus Rp14 Ribu Tak Disangka Bakal Terjadi Bulan Ini

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2015 | 06:24 WIB

Terkini

Danantara Evaluasi Peluang Investasi Strategis, Potongan Komisi Ojol Ditarget Turun Jadi 8 Persen

Danantara Evaluasi Peluang Investasi Strategis, Potongan Komisi Ojol Ditarget Turun Jadi 8 Persen

Bisnis | Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:05 WIB

Dasco: Kita Bikin UU Ketenagakerjaan yang Baru, Silakan Buruh yang 'Masak'

Dasco: Kita Bikin UU Ketenagakerjaan yang Baru, Silakan Buruh yang 'Masak'

Bisnis | Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:00 WIB

Dasco: Pemerintah Akan Ambilalih 'Perusahan Sakit' agar Tak Ada PHK Buruh

Dasco: Pemerintah Akan Ambilalih 'Perusahan Sakit' agar Tak Ada PHK Buruh

Bisnis | Sabtu, 02 Mei 2026 | 19:04 WIB

Minyak Mentah Rusia Segera Masuk RI, Bahlil Pastikan Stok BBM Nasional Aman

Minyak Mentah Rusia Segera Masuk RI, Bahlil Pastikan Stok BBM Nasional Aman

Bisnis | Sabtu, 02 Mei 2026 | 18:52 WIB

BNI Konsisten Dorong Pemerataan Pendidikan Lewat Beasiswa Nasional

BNI Konsisten Dorong Pemerataan Pendidikan Lewat Beasiswa Nasional

Bisnis | Sabtu, 02 Mei 2026 | 18:23 WIB

BPJS Kesehatan - Persi Perkuat Kolaborasi Strategis Keberlanjutan Program JKN untuk 5 Tahun ke Depan

BPJS Kesehatan - Persi Perkuat Kolaborasi Strategis Keberlanjutan Program JKN untuk 5 Tahun ke Depan

Bisnis | Sabtu, 02 Mei 2026 | 18:18 WIB

Penguatan Ekonomi UMKM Batik di Giriloyo Melalui 'Diplomasi' Pasar Global

Penguatan Ekonomi UMKM Batik di Giriloyo Melalui 'Diplomasi' Pasar Global

Bisnis | Sabtu, 02 Mei 2026 | 18:10 WIB

Kolaborasi Developer PT CGIS dengan BRI, Program PKS Permudah Akses Wujudkan Rumah Impian

Kolaborasi Developer PT CGIS dengan BRI, Program PKS Permudah Akses Wujudkan Rumah Impian

Bisnis | Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:37 WIB

Bukan Cuma Denda Rp100 Ribu, Ini Risiko Jika Kamu Tidak Lapor SPT Tahunan

Bukan Cuma Denda Rp100 Ribu, Ini Risiko Jika Kamu Tidak Lapor SPT Tahunan

Bisnis | Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:52 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp60.000 per Kg, Telur Ayam Rp31.000

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp60.000 per Kg, Telur Ayam Rp31.000

Bisnis | Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:53 WIB