Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Dythia Novianty, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:16 WIB
Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru
Wakil Menteri ESDM Yuliot. (ANTARA/Putu Indah Savitri)
baca 10 detik
  • Kementerian ESDM menargetkan pembangunan 160.000 sambungan rumah tangga gas bumi berbasis CNG di Pulau Jawa, Sumatra, dan Kalimantan tahun 2026.
  • Pemerintah berupaya menekan ketergantungan impor LPG serta mengurangi beban subsidi energi nasional melalui percepatan proyek jaringan gas bumi tersebut.
  • Pemerintah berencana meningkatkan target pembangunan jargas menjadi satu juta sambungan rumah tangga yang diproyeksikan akan terealisasi pada tahun 2028.

Suara.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan pembangunan 160.000 satuan sambungan rumah tangga (SR) jaringan gas bumi (jargas) berbasis Compressed Natural Gas (CNG) di berbagai kota pada tahun 2026.

Target tersebut akan difokuskan pada wilayah Pulau Jawa, Sumatra, dan Kalimantan dengan memanfaatkan sumber gas terdekat.

Wakil Menteri ESDM, Yuliot, menjelaskan bahwa proses lelang proyek jargas ini dijadwalkan berjalan pada akhir Juli 2026. Saat ini, pemerintah sedang menyelesaikan kajian teknis mengenai kesiapan masing-masing kota yang menjadi sasaran program.

"Jadi untuk tahun 2026 ini, kita ada target 160.000 satuan sambungan rumah tangga di berbagai kota. Ini akan dilakukan proses percepatan," ujar Yuliot saat meninjau implementasi jargas di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat (19/6/2026).

Yuliot menambahkan, pemerintah juga tengah menyiapkan anggaran APBN tahun 2027 untuk meningkatkan target pembangunan jargas menjadi 1 juta sambungan rumah tangga yang diproyeksikan terealisasi pada tahun 2028.

Langkah ini diambil untuk menekan ketergantungan pada impor LPG serta mengurangi beban subsidi energi nasional.

Direktur Utama PGN Gagas, Santiaji Gunawan, menegaskan bahwa pengembangan CNG merupakan solusi konkret. Foto ist
Ilustrasi penggunaan CNG.  [Ist]

Di Kabupaten Sleman sendiri, proyek jargas berbasis CNG telah melayani 4.545 sambungan rumah tangga, enam pelanggan kecil, dan empat pelanggan komersial.

Infrastruktur pendukungnya mencakup jaringan distribusi sepanjang 141 kilometer dengan rata-rata penyaluran gas mencapai 84 ribu meter kubik per bulan, atau setara dengan penggunaan 64 metrik ton LPG.

Selain sektor domestik, penggunaan jargas di Sleman mulai merambah ke sektor komersial dan UMKM. Salah satu konsumen komersial, Rumah Makan Payakumbuah Yogyakarta, melaporkan efisiensi biaya energi sebesar 30 hingga 33 persen setelah beralih menggunakan gas bumi.

baca juga

Direktur Utama PGN, Arief K. Risdianto, memastikan aspek keamanan operasional jargas klaster ini telah diantisipasi dengan ketat melalui teknologi pengaturan tekanan (Pressure Regulating System/PRS).

"Masyarakat tidak perlu khawatir karena CNG yang bertekanan tinggi sekitar 200 bar telah disesuaikan melalui sistem klaster dan PRS agar mengalir dengan aman ke dapur rumah tangga untuk penggunaan sehari-hari," kata Arief.

Secara nasional, pengelolaan jargas sejauh ini telah menjangkau sekitar 827 ribu sambungan rumah di 18 provinsi dan 74 kabupaten/kota.

Melalui Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2026–2029, pemerintah membidik pengembangan jargas rata-rata sebanyak 350 ribu sambungan baru per tahun menggunakan berbagai skema pendanaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Makin Tak Berharga, Teknologi Fracking Didorong untuk Produksi Minyak Mentah

Rupiah Makin Tak Berharga, Teknologi Fracking Didorong untuk Produksi Minyak Mentah

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 15:43 WIB

Demi Stok Tak Langka, ESDM Bisa Setiap Saat Stop Ekspor Perusahaan Migas

Demi Stok Tak Langka, ESDM Bisa Setiap Saat Stop Ekspor Perusahaan Migas

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 19:29 WIB

Harga LNG Global Melonjak, Ekonom Ingatkan Industri dan Pemerintah Hadapi Dilema Ketahanan Energi

Harga LNG Global Melonjak, Ekonom Ingatkan Industri dan Pemerintah Hadapi Dilema Ketahanan Energi

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 07:52 WIB

ESDM Kantongi 24 Ribu Hektare Lahan untuk Proyek PLTS

ESDM Kantongi 24 Ribu Hektare Lahan untuk Proyek PLTS

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:09 WIB

Resmi, Pemerintah Izinkan BLU Impor Minyak dan LPG

Resmi, Pemerintah Izinkan BLU Impor Minyak dan LPG

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:44 WIB

PT DSI Kendalikan Ekspor, ESDM Rampungkan Konsolidasi Data Pertambangan dengan Danantara

PT DSI Kendalikan Ekspor, ESDM Rampungkan Konsolidasi Data Pertambangan dengan Danantara

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:18 WIB

Terkini

Syarat dan Cara Membuat Kartu Identitas Anak Terbaru, Bisa Diurus dari Rumah Saja!

Syarat dan Cara Membuat Kartu Identitas Anak Terbaru, Bisa Diurus dari Rumah Saja!

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 09:13 WIB

Ribuan Titik Panas Masih Terdeteksi di Sumatera, Pengaruhi Kualitas Udara Riau

Ribuan Titik Panas Masih Terdeteksi di Sumatera, Pengaruhi Kualitas Udara Riau

Riau | Sabtu, 19 September 2026 | 09:05 WIB

Prabowo: Sistem Ekonomi Kita Tidak Berjalan Sesuai Cita-cita

Prabowo: Sistem Ekonomi Kita Tidak Berjalan Sesuai Cita-cita

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 09:05 WIB

Lee Je Hoon Diincar Bintangi Film Horor Thriller Baru, Ominous Dream

Lee Je Hoon Diincar Bintangi Film Horor Thriller Baru, Ominous Dream

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 09:00 WIB

Mewah! Jepang Pakai Kapal Pesiar Untuk Hunian Atlet Asian Games 2026

Mewah! Jepang Pakai Kapal Pesiar Untuk Hunian Atlet Asian Games 2026

Foto | Sabtu, 19 September 2026 | 09:00 WIB

Automechanika Jadi Titik Temu Industri Otomotif Global di Indonesia

Automechanika Jadi Titik Temu Industri Otomotif Global di Indonesia

Otomotif | Sabtu, 19 September 2026 | 08:50 WIB

Komisi HAM Surati Kapolda Riau soal Dugaan Kekerasan Polisi ke Warga di Bengkalis

Komisi HAM Surati Kapolda Riau soal Dugaan Kekerasan Polisi ke Warga di Bengkalis

Riau | Sabtu, 19 September 2026 | 08:47 WIB

Prabowo: Saya Dikasih Pesan Dilarang Joget dan Jangan Ngomong Lu-Gue!

Prabowo: Saya Dikasih Pesan Dilarang Joget dan Jangan Ngomong Lu-Gue!

News | Sabtu, 19 September 2026 | 08:34 WIB

Daftar Skuat Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup Disorot Media Asing, Pemanggilan Pemain Ini Dicibir

Daftar Skuat Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup Disorot Media Asing, Pemanggilan Pemain Ini Dicibir

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 08:32 WIB

Hamzah bin Abdul Muthalib: Keteguhan Prinsip di Balik Sosok Sang Pemberani

Hamzah bin Abdul Muthalib: Keteguhan Prinsip di Balik Sosok Sang Pemberani

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 08:30 WIB

×