Perbedaan Kondisi Ekonomi 1998 dengan Sekarang

Pebriansyah Ariefana, Dian Kusumo Hapsari

Kamis, 27 Agustus 2015 | 13:35 WIB
Perbedaan Kondisi Ekonomi 1998 dengan Sekarang
Ilustrasi krisis ekonomi. (Shutterstock)

Suara.com - Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro menegaskan bahwa kondisi perekonomian Indonesia saat ini berbeda dan tidak bisa disamakan dengan kondisi ekonomi pada 1998.

"Sekarang begini ya. Kondisi ekonomi saat ini sangat berbeda jauh dengan kondisi ekonomi pada 1998. Yang jelas terlihat nyata kalau di 1998 itu jelas kondisi fundamental, kalau sekarang tidak. Saat itu (1998) kita terlalu terbuai dengan pertumbuhan ekonomi kita," kata Bambang saat menghadiri Businessweek Breakfast Meeting 'Wasapada Ekonomi' di Hotel Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Kamis (27/8/2015).

Selain itu, lanjut Bambang perbedaan yang paling nyata terlihat dari kondisi makro ekonominya masih baik. Hal tersebut terlihat dari pertumbuhan ekonomi yang masih positif meksi mengalami perlambatan dengan realisasi 4,7 persen di semester I 2015. Catatan inflasi pun sebesar dua persen year to date dan tear to year sebesar 7 persen.

Sementara neraca perdagangan Indonesia surplus dan defisit transaksi berjalan menyempit dari 3 persen ditahun lalu menjadi 2,1 persen hingga 2,2 persen.

"Kondisi ekonomi saat ini kan jelas terlihat bukan kondisi fundamental, jadi masih baik saya tegaskan. Perlambatan ini karena pasar global yang sedang bergejolak yang tidak bisa kita hindari. Disatu sisi AS ingin memperketat kebijakan tapi sisi lain Cina ingin mendevaluasi mata uangnya," ungkapnya.

Dilihat dari sisi perbankan, Bambang mengatakan rasio kecukupan modal rata-rata Bank Indonesia mencapai 20 persen. Rasio kredit bermasalah juga masih terjaga di 2,5 persen. Sementara Loan to Deposit Ratio bank menurutnya masih aman.

"Coba kalau kita liat Loan to Depositnya naik menjadi 95 persen dari periode sebelumnya hanya 92 hingga 93 persen. Serta pertumbuhan Usaha Kecil Menengah pun masih 18-19 persen. Kalau melihat seperti ini, kondisi ekonomi saat ini sangat jauh dari kondisi ekonomi 1998. Jadi masyarakat tidak perlu panik," ungkapnya.

Ia pun menghimbau kepada para pengusaha dan masyarakat tidak perlu panik. Pasalnya kondisi seperti bisa menjadi pacuan untuk lebih baik lagi di masa yang akan datang.

"Jangan langsung panik,pengusaha harus pintar-pintar cari celah di tengah kondisi saat ini. Karena dengan begitu, mereka bisa lebih maju lagi di masa yang akan datang," ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BI Papua Musnahkan Uang Senilai Rp116 M, Kenapa?

BI Papua Musnahkan Uang Senilai Rp116 M, Kenapa?

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2015 | 12:42 WIB

BI Belum Berencana Ubah Suku Bunga

BI Belum Berencana Ubah Suku Bunga

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2015 | 12:07 WIB

Rupiah Anjlok, Harga Produksi Kain di Pasar Klewer Solo Mahal

Rupiah Anjlok, Harga Produksi Kain di Pasar Klewer Solo Mahal

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2015 | 11:55 WIB

Rupiah Anjlok, Ukuran Tempe Diperkecil

Rupiah Anjlok, Ukuran Tempe Diperkecil

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2015 | 11:38 WIB

Rupiah Kembali Jatuh di Level Rp14.140

Rupiah Kembali Jatuh di Level Rp14.140

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2015 | 10:43 WIB

BI Minta Masyarakat Jangan Panik Sikapi Pelemahan Rupiah

BI Minta Masyarakat Jangan Panik Sikapi Pelemahan Rupiah

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2015 | 06:37 WIB

Dolar Menguat Terus, Ekspor Mebel Malah Lesu

Dolar Menguat Terus, Ekspor Mebel Malah Lesu

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2015 | 06:13 WIB

Terkini

Emiten MPMX Raup Laba Bersih Rp539 Miliar di Kuartal III-2026

Emiten MPMX Raup Laba Bersih Rp539 Miliar di Kuartal III-2026

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:16 WIB

Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah

Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:16 WIB

Kapolri Siapkan Program Poliran, Pengangguran Dilatih agar Tak Terjerumus Kriminalitas

Kapolri Siapkan Program Poliran, Pengangguran Dilatih agar Tak Terjerumus Kriminalitas

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:15 WIB

Birokrasi No Viral No Justice: Kenapa Pelayanan Publik Selalu Dipersulit?

Birokrasi No Viral No Justice: Kenapa Pelayanan Publik Selalu Dipersulit?

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:15 WIB

Apakah Minyak Zaitun Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Begini Cara Pakai yang Efektif

Apakah Minyak Zaitun Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Begini Cara Pakai yang Efektif

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:15 WIB

Menjaga Berkah di Dapur Subuh: Perjalanan Inspiratif Penjual Dimsum yang Berhasil Mandiri Finansial

Menjaga Berkah di Dapur Subuh: Perjalanan Inspiratif Penjual Dimsum yang Berhasil Mandiri Finansial

Jogja | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:10 WIB

Konser Andrea Bocelli Berdampak Ekonomi Besar dan Efektif Promosikan Pariwisata Indonesia

Konser Andrea Bocelli Berdampak Ekonomi Besar dan Efektif Promosikan Pariwisata Indonesia

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:07 WIB

Harapan Warga Muara Angke: Tolong Segera Bangun Tanggul Penahan Banjir Rob!

Harapan Warga Muara Angke: Tolong Segera Bangun Tanggul Penahan Banjir Rob!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:03 WIB

BRImo Berikan Cashback 20%, Yuk Tunggu KRL atau LRT Sambil Nikmati Jajanan Promo di JPM Dukuh Atas

BRImo Berikan Cashback 20%, Yuk Tunggu KRL atau LRT Sambil Nikmati Jajanan Promo di JPM Dukuh Atas

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:03 WIB

Saat Dunia Fashion Bertemu Keahlian Medis, The Solitaire Bicara soal Kecantikan Tanpa Batas

Saat Dunia Fashion Bertemu Keahlian Medis, The Solitaire Bicara soal Kecantikan Tanpa Batas

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:55 WIB

×