Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.813.000
Beli Rp2.675.000
IHSG 7.101,226
LQ45 684,142
Srikehati 332,003
JII 470,939
USD/IDR 17.319

Orang Kaya Ingin Parkir Supercar di Ruang Tamu, Tapi Kelas Menengah Mati-matian Bayar Cicilan Rumah

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Sabtu, 13 Desember 2025 | 19:44 WIB
Orang Kaya Ingin Parkir Supercar di Ruang Tamu, Tapi Kelas Menengah Mati-matian Bayar Cicilan Rumah
Ilustrasi. Jutaan kelas menengah dan bawah berjuang mati-matian hanya untuk mempertahankan rumah mereka dari sitaan bank. Foto ist.
  • Orang kaya Jakarta & Asia Tenggara buru penthouse mewah dengan fasilitas parkir supercar pribadi.

  • Kesenjangan ekonomi parah: Kelas menengah tercekik utang cicilan rumah akibat krisis dan AI. 

  • Di Thailand hingga Jakarta, kekayaan elite terkonsentrasi, pendorong harga properti mewah melonjak.

Suara.com - Lanskap properti di Asia Tenggara kini menjadi saksi bisu dari kesenjangan ekonomi yang semakin ekstrim.

Di satu sisi, segelintir konglomerat dan jutawan baru memburu hunian supermewah dengan fasilitas yang tak lazim, sementara di sisi lain, jutaan kelas menengah dan bawah berjuang mati-matian hanya untuk mempertahankan rumah mereka dari sitaan bank.

Daniel Ho, konsultan properti mewah, melayani klien yang mencari yang terbaik di kelasnya: griya tawang (penthouse) berdinding kaca di kawasan elit seperti Jakarta, Bangkok, dan Manila, lengkap dengan tempat parkir bertingkat tinggi yang terhubung langsung ke ruang tamu bagi koleksi supercar mereka. Kliennya bersedia membayar harga fantastis untuk kemewahan bermerek.

Manajer Aset Charoen Kijvekin di Thailand menghadapi realitas yang menyayat hati. Kliennya adalah warga negara yang terlilit utang, berusaha merebut kembali rumah mereka yang terpaksa dilelang akibat kehilangan pekerjaan atau krisis keluarga.

“Sebagian besar pelanggan saya kehilangan pekerjaan. Jika mereka tidak mampu membayar cicilan, bank akan menyita rumah mereka," kata Charoen dikutip South China Morning Post, Sabtu (13/12/2025).

Charoen, saat ini menjalankan model bisnis membeli rumah sitaan lalu menjualnya kembali dengan pinjaman bunga rendah untuk membantu pemilik aslinya.

Asia Tenggara memang dikenal sebagai kawasan dengan kondisi ekonomi paling timpang. Di Thailand, 10% orang terkaya menguasai lebih dari 70% total kekayaan. Di Filipina, kekayaan 50 keluarga terkaya hampir setara dengan seperlima dari total PDB nasional.

Kondisi kelas menengah semakin sulit tahun ini, tertekan oleh perlambatan ekonomi akibat tarif AS, persaingan harga dari China, dan ancaman kecerdasan buatan (AI) yang menggerus pekerjaan stabil. Utang bulanan terus bertambah, menjebak mereka dalam lingkaran kerentanan.

Sebaliknya, di puncak piramida, kekayaan justru berlipat ganda. Laporan Kekayaan 2025 dari Knight Frank mencatat lebih dari 850.000 orang di Asia-Pasifik memiliki kekayaan bersih minimal US$10 juta (sekitar Rp116 miliar) tahun lalu.

Peningkatan kekayaan ini memicu pembangunan properti ultra-mewah. Di Manila, ‘super penthouse’ dijual di atas US$7 juta. Properti mewah di Filipina seperti Aurelia Residences menduduki peringkat kedua dunia untuk pertumbuhan harga properti mewah pada 2024.

Tren hunian bermerek (seperti Raffles atau Mandarin Oriental) yang dilengkapi pelayan dan koki pribadi semakin pesat, dengan Thailand memimpin tren ini.

Meskipun Malaysia menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang relatif lebih longgar (diproyeksikan 5% tahun ini), data Kepailitan Malaysia menunjukkan hampir 28.500 orang dinyatakan bangkrut sejak 2021, di mana hampir 2.350 kasus disebabkan oleh pinjaman perumahan.

Data dan realitas lapangan ini menunjukkan adanya dua kutub ekonomi yang ekstrem: segelintir elit menikmati kemewahan yang tak terbayangkan, sementara mayoritas populasi berjuang melawan beban utang agar tidak kehilangan aset yang mereka impikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Sunscreen Anti Aging untuk Ibu Rumah Tangga agar Wajah Awet Muda

7 Sunscreen Anti Aging untuk Ibu Rumah Tangga agar Wajah Awet Muda

Lifestyle | Sabtu, 13 Desember 2025 | 17:05 WIB

Bukan Bisnis Dulu, Kiesha Alvaro Prioritaskan Beli Rumah Sendiri

Bukan Bisnis Dulu, Kiesha Alvaro Prioritaskan Beli Rumah Sendiri

Entertainment | Sabtu, 13 Desember 2025 | 13:36 WIB

Mencari Solusi Buat Gen Z Bisa Wujudkan Mimpi Punya Rumah Sendiri

Mencari Solusi Buat Gen Z Bisa Wujudkan Mimpi Punya Rumah Sendiri

Video | Sabtu, 13 Desember 2025 | 14:00 WIB

Terkini

BBRI Jaga Margin di Tengah Gejolak Suku Bunga, Kinerja Kuartal I Lampaui Ekspektasi Pasar

BBRI Jaga Margin di Tengah Gejolak Suku Bunga, Kinerja Kuartal I Lampaui Ekspektasi Pasar

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 06:52 WIB

Suku Bunga Deposito BRI Tahun 2026

Suku Bunga Deposito BRI Tahun 2026

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 22:21 WIB

Belanja Suku Cadang Lokal SMGR Tembus Rp809 Miliar di 2025

Belanja Suku Cadang Lokal SMGR Tembus Rp809 Miliar di 2025

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 20:09 WIB

Dari Limbah Jadi Nilai Ekonomi, Kisah Inspiratif Ibu Amaliyah Bersama PNM di Kampung Masigit

Dari Limbah Jadi Nilai Ekonomi, Kisah Inspiratif Ibu Amaliyah Bersama PNM di Kampung Masigit

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 19:34 WIB

Sinergi Hulu Migas Dorong Tata Kelola Sumur Rakyat dan Ketahanan Energi Nasional

Sinergi Hulu Migas Dorong Tata Kelola Sumur Rakyat dan Ketahanan Energi Nasional

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 19:14 WIB

Industri Tekstil RI Terjepit: Krisis Global dan Serbuan Barang Kawasan Berikat

Industri Tekstil RI Terjepit: Krisis Global dan Serbuan Barang Kawasan Berikat

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 18:20 WIB

Prabowo Tunjuk Pengusaha Tambang-Sawit: Cari Makan di Sini, Simpan Uang di Luar Negeri!

Prabowo Tunjuk Pengusaha Tambang-Sawit: Cari Makan di Sini, Simpan Uang di Luar Negeri!

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 18:16 WIB

Cekik Industri Tembakau Sama Saja 'Bunuh' 6 Juta Pekerja, Wamenaker: Negara Belum Siap!

Cekik Industri Tembakau Sama Saja 'Bunuh' 6 Juta Pekerja, Wamenaker: Negara Belum Siap!

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 18:09 WIB

7 Subsektor Manufaktur Melemah, Kemenperin Ungkap Biang Keroknya

7 Subsektor Manufaktur Melemah, Kemenperin Ungkap Biang Keroknya

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 18:04 WIB

Prabowo Gebrak Hilirisasi Fase II Senilai Rp116 Triliun: Jalan Tunggal Menuju Kemakmuran!

Prabowo Gebrak Hilirisasi Fase II Senilai Rp116 Triliun: Jalan Tunggal Menuju Kemakmuran!

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 17:59 WIB