Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

BI Papua Musnahkan Uang Senilai Rp116 M, Kenapa?

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 27 Agustus 2015 | 12:42 WIB
BI Papua Musnahkan Uang Senilai Rp116 M, Kenapa?
Suasana di salah satu gerai money changer di Jakarta, Kamis (23/7). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua memusnahkan uang senilai Rp116 miliar. Uang itu nilai tak layak edar.

Pemusnahan uang itu bagian dari periode triwulan II-2015. Nantinya uang yang dimusnahkan akan diganti dengan uang baru.

"Untuk triwulan kedua ini kami memusnahkan uang Rp116 miliar. Kami musnahkan dan ganti dengan yang baru," ujar Kepala Perwakilan Bank Indonesia Papua joko Supratikto di Jayapura, Kamis (27/8/2015).

Besaran uang yang dimusnahkan tersebut masih tergolong normal. "Saya rasa biasa, memang seperti itu dari sisi historisnya," ucapnya.

Joko mengemukakan, sebagian masyarakat di Papua masih minim kesadarannya untuk merawat kondisi uang. Kondisi tersebut lebih dikarenakan minimnya akses perbankan di daerah mereka.

"Saya rasa cukup bagus, mungkin yang kurang bagus adalah masyarakat di pegunungan karena jangkauan bank di sana terbatas, dan memang Bank Idonesia mengupayakan membuka kas titipan di pegunungan," katanya.

Ditegaskan Joko, Bank Indonesia akan berupaya untuk bisa menjangkau seluruh kabupaten di Papua. "Kita mencoba tahun ini seluruh kabupaten terjangkau dengan kas keliling BI," ujarnya.

Pemusnahan uang tak layak edar dilakukan dengan mesin sortir kertas. Uang kertas dipilah dari keasliannya. Uang yang tidak layak disortir dengan mesin kemudian dimusnahkan dengan mesin racik. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BI Belum Berencana Ubah Suku Bunga

BI Belum Berencana Ubah Suku Bunga

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2015 | 12:07 WIB

Rupiah Anjlok, Harga Produksi Kain di Pasar Klewer Solo Mahal

Rupiah Anjlok, Harga Produksi Kain di Pasar Klewer Solo Mahal

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2015 | 11:55 WIB

Pemerintah Akan Keluarkan Paket Kebijakan Ekonomi

Pemerintah Akan Keluarkan Paket Kebijakan Ekonomi

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2015 | 11:44 WIB

Rupiah Anjlok, Ukuran Tempe Diperkecil

Rupiah Anjlok, Ukuran Tempe Diperkecil

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2015 | 11:38 WIB

DPR Minta Jokowi Segera Tangani Dampak Kenaikan Dolar

DPR Minta Jokowi Segera Tangani Dampak Kenaikan Dolar

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2015 | 11:29 WIB

Ini Ancaman Ekonomi Versi Menkeu Bambang Brodjonegoro

Ini Ancaman Ekonomi Versi Menkeu Bambang Brodjonegoro

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2015 | 11:11 WIB

Rupiah Kembali Jatuh di Level Rp14.140

Rupiah Kembali Jatuh di Level Rp14.140

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2015 | 10:43 WIB

BI Minta Masyarakat Jangan Panik Sikapi Pelemahan Rupiah

BI Minta Masyarakat Jangan Panik Sikapi Pelemahan Rupiah

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2015 | 06:37 WIB

Dolar Tinggi, Pengusaha Tahu Aceh Ikut "Kelenger"

Dolar Tinggi, Pengusaha Tahu Aceh Ikut "Kelenger"

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2015 | 05:31 WIB

Dolar Menguat Terus, Ekspor Mebel Malah Lesu

Dolar Menguat Terus, Ekspor Mebel Malah Lesu

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2015 | 06:13 WIB

Terkini

BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri

BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:10 WIB

Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026

Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:41 WIB

Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi

Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:39 WIB

Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok

Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:35 WIB

DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi

DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:40 WIB

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:35 WIB

Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float

Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:29 WIB

PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum

PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:20 WIB

Influencer Tak Bisa Lagi Asal Kasih Saran Saham dan Kripto, Begini Ketentuannya

Influencer Tak Bisa Lagi Asal Kasih Saran Saham dan Kripto, Begini Ketentuannya

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:13 WIB

Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun

Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:33 WIB