Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.630.000
Beli Rp2.525.000
IHSG 5.875,780
LQ45 581,783
Srikehati 287,931
JII 348,084
USD/IDR 17.955

Menteri Susi Janjikan Pengadaan Jaring Nelayan Senilai Rp500 M

Pebriansyah Ariefana, Dian Kusumo Hapsari

Senin, 31 Agustus 2015 | 13:43 WIB
Menteri Susi Janjikan Pengadaan Jaring Nelayan Senilai Rp500 M
Nelayan menata ikan asin di kampung nelayan Muara Angke, Jakarta, Senin (3/8). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti berjanji menganggarkan dana Rp500 miliar untuk membeli jaring nelayan. Sebab harga jaring nelayan dinilai mahal.

Susi menjelaskan mahalnya harga jaring yang masuk ke Indonesia karena bahan baku jaring, nilon dikenakan bea masuk impor yang cukup besar. Hal ini membuat para nelayan kesulitan menangkap ikan.

"Impor jaring ini kan dari Cirebon, kena tarif impor dari bea dan cukai sekitar 20-30 persen. Jadi nelayan harus bayar lebih mahal. Nah ini yang tadi kita bicarakan agar lebih murah," kata Susi saat menggelar konferensi pers di kantornya, Jakarta Pusat, Senin (31/8/2015).

"Yang saat ini kami menyiapkan dana sekitar Rp300-500 miliar untuk beli jaring nantinya. Terus kita bagikan ke kelompok nelayan lah," katanya.

Hari ini mengadakan rapat dengan Menteri Pedagangan Thomas Lembong di kantornya. Dalam pertemuannya tersebut, Susi mengaku membahas beberapa isu atau kebijakan yang telah dilakukan di kementeriannya.

"Jadi kita hari ini baru ngobrol, diskusi dengan pak Lembong. Ya banyak isu-isu yang kita bahas. Ini kita mau memperbaiki crashcross yang kadang terjadi antara kementerian, karena ini juga arahan pak Jokowi juga," kata Susi.

Susi mengungkapkan, salah satu isu yang dibahas antara Susi dan Lembong salah satunya permasalahan jaring yang harganya masih mahal di Indonesia.

"Jadi ini masalah yang dibahas ya soal ikan, kapal dan salah satunya jaring. Jaring ini masih sangat mahal," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

KKP Minta Tambahan Rp15,8 Triliun untuk 2016

KKP Minta Tambahan Rp15,8 Triliun untuk 2016

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2015 | 11:53 WIB

Indonesia Gagas Pembahasan Perlindungan Nelayan Kecil ASEAN

Indonesia Gagas Pembahasan Perlindungan Nelayan Kecil ASEAN

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2015 | 14:15 WIB

BMKG Minta Nelayan Bangka Belitung Waspada Angin Kencang

BMKG Minta Nelayan Bangka Belitung Waspada Angin Kencang

News | Sabtu, 15 Agustus 2015 | 23:32 WIB

Melaut di Perairan Malaysia, Nelayan Indonesia Didenda Rp350 Juta

Melaut di Perairan Malaysia, Nelayan Indonesia Didenda Rp350 Juta

News | Jum'at, 07 Agustus 2015 | 10:45 WIB

Presiden Jokowi Minta Layanan Perbankan Diperluas

Presiden Jokowi Minta Layanan Perbankan Diperluas

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2015 | 14:02 WIB

Layanan Perbankan untuk Nelayan Diresmikan di Pelabuhan Kali Adem

Layanan Perbankan untuk Nelayan Diresmikan di Pelabuhan Kali Adem

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2015 | 13:31 WIB

Aplikasi Ini Bisa Pandu Nelayan Deteksi Keberadaan Ikan

Aplikasi Ini Bisa Pandu Nelayan Deteksi Keberadaan Ikan

Tekno | Selasa, 07 Juli 2015 | 08:47 WIB

Polda Masih Dalami Dugaan Korupsi 540 Genset di KKP

Polda Masih Dalami Dugaan Korupsi 540 Genset di KKP

News | Rabu, 24 Juni 2015 | 20:48 WIB

Susi: 60 Persen Duit Benar-benar untuk Nelayan dan Pembudidaya

Susi: 60 Persen Duit Benar-benar untuk Nelayan dan Pembudidaya

Bisnis | Senin, 22 Juni 2015 | 20:03 WIB

Susi Beri Kemudahan Nelayan, Tapi Harus Tinggalkan Cantrang

Susi Beri Kemudahan Nelayan, Tapi Harus Tinggalkan Cantrang

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2015 | 20:19 WIB

Terkini

Penasihat Presiden Cari Karyawan Korban PHK TikTok Tokopedia

Penasihat Presiden Cari Karyawan Korban PHK TikTok Tokopedia

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 05:55 WIB

Kementerian Ekraf Perluas Pasar Produk Kreatif ke Kanada

Kementerian Ekraf Perluas Pasar Produk Kreatif ke Kanada

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 23:57 WIB

Kemnaker Klaim Belum Ada Laporan PHK di TikTok Tokopedia

Kemnaker Klaim Belum Ada Laporan PHK di TikTok Tokopedia

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 21:28 WIB

Bulog Dukung Gerakan Tanam Padi Serentak di Kawasan Cetak Sawah Merauke

Bulog Dukung Gerakan Tanam Padi Serentak di Kawasan Cetak Sawah Merauke

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 19:53 WIB

BULOG Tindak Lanjuti Laporan Warga di Karawang, Perkuat Pengendalian Hama Gudang

BULOG Tindak Lanjuti Laporan Warga di Karawang, Perkuat Pengendalian Hama Gudang

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 18:12 WIB

Prambanan Jazz Festival Kembali Hadir, Pengunjung Bisa Nikmati Berbagai Promo lewat BRImo

Prambanan Jazz Festival Kembali Hadir, Pengunjung Bisa Nikmati Berbagai Promo lewat BRImo

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 15:49 WIB

Ekonom CORE Minta Danantara Buka Laporan Keuangan 2025, Buktikan Diri SWF Global

Ekonom CORE Minta Danantara Buka Laporan Keuangan 2025, Buktikan Diri SWF Global

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 15:33 WIB

BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud, Setiap Indikasi Korupsi Dilaporkan ke APH

BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud, Setiap Indikasi Korupsi Dilaporkan ke APH

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 15:03 WIB

Legalisasi Sumur Minyak Rakyat Dinilai Jadi Titik Balik Industri Migas

Legalisasi Sumur Minyak Rakyat Dinilai Jadi Titik Balik Industri Migas

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:43 WIB

Ekonomi Jakarta Melaju 5,59 Persen, Ini Strategi Pramono Menuju 50 Kota Global

Ekonomi Jakarta Melaju 5,59 Persen, Ini Strategi Pramono Menuju 50 Kota Global

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 13:56 WIB

×