Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

BEI: Minat IPO 2015 Masih Bagus

Laban Laisila

Senin, 21 September 2015 | 04:15 WIB
BEI: Minat IPO 2015 Masih Bagus
Suasana perdagangan indeks harga saham gabungan (IHSG) di lantai Bursa Efek Indonesia (BEI). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) meyakini minat perusahaan untuk mencari pendanaan melalui mekanisme penawaran umum perdana saham (IPO) pada tahun 2015 ini masih baik meski indeks harga saham gabungan (IHSG) sedang berfluktuasi.

"Pada pekan depan, ada perusahaan yang akan melakukan paparan mini dengan BEI untuk mengutarakan rencananya melakukan IPO, beberapa perusahaan juga sudah melakukan paparan mini kepada BEI," kata Direktur Penilaian Perusahaan BEI, Samsul Hidayat di Jakarta, Minggu (20/9/2015).

Dia mengemukakan, beberapa hari lalu sebanyak dua perusahaan melakukan paparan mini untuk menggelar IPO, yakni PT Dua Putra Utama Makmur yang bergerak di bidang perikanan, dan PT Indonesia Pondasi Raya (Indopora) di bidang konstruksi pondasi "Rencananya IPO PT Dua Putra Utama Makmur akan melepas sekitar 40 persen sahamnya, sementara PT Indopora sekitar 15 persen," katanya.

Dalam "pipeline" IPO Bursa, lanjut dia, tercatat sebanyak 10 perusahaan yang merencanakan untuk melaksanakan IPO pada tahun ini. Tercatat, di sepanjang tahun 2015 ini terdapat 10 emiten baru dan dua emiten melakukan pencatatan saham kembali (relisting) senilai total Rp9,02 triliun. Sedangkan pada tahun 2014 lalu, tercatat total nilai IPO dari 24 emiten sebesar Rp9,12 triliun.

"Setidaknya jumlah IPO pada tahun ini sama seperti tahun lalu di tengah IHSG yang berfluktuasi," ucapnya.

Sementara itu untuk data pencatatan saham tambahan, sejak Januari 2015 hingga 18 September 2015 (year to date) terdapat 14 emiten yang melakukan "rights issue" dengan total nilai sebesar Rp14,25 triliun.

Sebelumnya, Deputi Komisioner Pengawas Pasar Modal 2 OJK M Noor Rachman menyampaikan sebanyak lima perusahaan sedang dalam proses IPO pada 2015 dengan total nilai indikatif sebesar Rp1,54 triliun.

"Lima perusahaan itu sedang dalam tahap proses (IPO) di antaranya Internux, Summarecon Investment Property, Ciputra Residence, dan Kino Corporation dengan total nilai indikatif sebesar Rp1,54 triliun," ujarnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BEI Periksa Enam Perusahaan yang Diduga Lakukan Short Selling

BEI Periksa Enam Perusahaan yang Diduga Lakukan Short Selling

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2015 | 00:45 WIB

Sebentar Lagi UKM Bisa Masuk Bursa Efek Indonesia

Sebentar Lagi UKM Bisa Masuk Bursa Efek Indonesia

Bisnis | Sabtu, 25 Juli 2015 | 07:24 WIB

Dominasi Pasar Modal Indonesia, Dana Asing Capai Rp40 Triliun

Dominasi Pasar Modal Indonesia, Dana Asing Capai Rp40 Triliun

Bisnis | Rabu, 22 April 2015 | 15:09 WIB

Terkini

Prediksi Harga Emas Pekan Ini, Perang AS-Iran Bisa Picu Penguatan?

Prediksi Harga Emas Pekan Ini, Perang AS-Iran Bisa Picu Penguatan?

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:02 WIB

Susah Cari Beras? Ini Penyebab Rak Retail Modern Mulai Kosong

Susah Cari Beras? Ini Penyebab Rak Retail Modern Mulai Kosong

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 19:34 WIB

Dirut Bulog Hadiri Pengukuhan Profesor Kehormatan Anggota VII BPK RI

Dirut Bulog Hadiri Pengukuhan Profesor Kehormatan Anggota VII BPK RI

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:57 WIB

Buruh Kena Pajak Dobel, Said Iqbal Usul 'Potongan' Pencairan JHT Dihapus

Buruh Kena Pajak Dobel, Said Iqbal Usul 'Potongan' Pencairan JHT Dihapus

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 16:36 WIB

Heboh Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris, Ini Daftar Pemegang Saham Krakatau Posco

Heboh Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris, Ini Daftar Pemegang Saham Krakatau Posco

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 15:51 WIB

Daftar 24 Wamen Rangkap Jabatan di BUMN, Viral Sorotan 'Orang Dekat' Jadi Komisaris

Daftar 24 Wamen Rangkap Jabatan di BUMN, Viral Sorotan 'Orang Dekat' Jadi Komisaris

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 15:25 WIB

Kabar 60.000 Calon Mahasiswa Mundur, Imbas Biaya Kuliah Mahal?

Kabar 60.000 Calon Mahasiswa Mundur, Imbas Biaya Kuliah Mahal?

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 14:55 WIB

Harga Beras Makin Mahal, Program SPHP Pemerintah Tidak Efektif?

Harga Beras Makin Mahal, Program SPHP Pemerintah Tidak Efektif?

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 14:07 WIB

Krakatau Posco Milik Siapa, Apakah BUMN? Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris

Krakatau Posco Milik Siapa, Apakah BUMN? Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 13:51 WIB

Harga Emas Antam Terus Melemah dalam Sepekan, Buyback Anjlok Lebih Dalam

Harga Emas Antam Terus Melemah dalam Sepekan, Buyback Anjlok Lebih Dalam

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 13:39 WIB

×