Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.865.000
Beli Rp2.745.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

BI Optimis Asumsi Rupiah Rp13.900 per Dolar Tercapai

Ardi Mandiri | Suara.com

Rabu, 23 September 2015 | 06:42 WIB
BI Optimis Asumsi Rupiah Rp13.900 per Dolar Tercapai
Gubernur Bank Indonesia, Agus Martowardojo (kedua dari kanan) [Antara/Wahyu Putro].

Suara.com - Bank Indonesia optimistis asumsi nilai tukar rupiah dalam RAPBN 2016 yang telah disepakati dengan Komisi XI DPR RI sebesar Rp13.900 per dolar AS dapat tercapai.

Gubernur BI Agus Martowardojo meyakini asumsi nilai tukar tersebut dapat terealisasi karena fundamental ekonomi Indonesia terus menunjukkan tren membaik kendati ekonomi domestik tengah melambat.

"Kalau kita memproyeksi akhir 2015 kemudian per kuartal sampai dengan akhir 2016 pertumbuhan ekonomi berapa, inflasinya berapa, capital account (neraca modal) seperti apa, dan transaksi berjalan seperti apa, itu kemudian bisa kita lihat nilai tukarnya," ujar Agus usai raker dengan Komisi XI DPR RI di Jakarta, Selasa (22/9/2015) malam.

"Jadi yang ingin kami sampaikan bahwa memang kalau di Rp13.700-Rp13.900 itu adalah kisaran yang kita lihat sepanjang 2016 akan bisa dicapai," tambah dia.

Bank Indonesia sendiri sebelumnya memproyeksikan nilai tukar rupiah pada 2016 akan berada di kisaran Rp13.400-Rp13.700 per dolar AS, lalu diperlebar menjadi Rp13.400-Rp13.900 per dolar AS, kemudian direvisi kembali menjadi Rp13.700-Rp13.900 per dolar AS.

Namun, lanjut Agus, sejumlah faktor tentunya dapat mempengaruhi volatilitas nilai tukar rupiah seperti realisasi penyaluran anggaran, pelaksanaan reformasi struktural, dan juga dari sisi eksternal bagaimana perbaikan ekonomi dunia pada 2016 mendatang.

"Kita juga jelaskan bahwa pada kuartal IV 2015 dan kuartal I 2016 itu kondisinya (rupiah) masih cukup tertekan, tetapi kalau nanti di semester II BoP (balance of payment/neraca pembayaran) surplus itu bisa tercapai," kata Agus.

Agus menambahkan, asumsi nilai tukar rupiah tersebut tentunya juga telah mempertimbangkan rencana kenaikan suku bungan oleh Bank Sentral AS, The Fed.

"Kita tahu bahwa The Fed dalam pengumumannya jika ia menaikkan maka akan regular naik (suku bunganya), tapi kan pernyataan terakhir dan juga inflasi AS yang kelihatannya mungkin mundur sampai dua tahun, tentu dinamika itu ada," ujar Agus.

Dari 1 Januari 2015 hingga 22 September 2015, rata-rata nilai tukar rupiah terhadap dolar AS mencapai Rp13.797 per dolar AS. Bank Indonesia memperkirakan pada triwulan III 2015 akan mencapai Rp13.800 per dolar AS dan diperkirakan akan berada di Rp14.000 per dolar AS pada triwulan IV 2015.

Berdasarkan kurs JISDOR BI, nilai tukar rupiah pada Selasa (22/9/2015) mencapai tingkat Rp14.486 per dolar AS, melemah dibandingkan hari sebelumnya yang mencapai Rp14.451 per dolar AS. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Prihatin Rupiah Merosot, Warga Solo Ini Turun ke Jalan

Prihatin Rupiah Merosot, Warga Solo Ini Turun ke Jalan

Bisnis | Minggu, 30 Agustus 2015 | 11:07 WIB

Tekanan Terhadap Rupiah Lebih Terkendali Ketimbang Mata Uang Lain

Tekanan Terhadap Rupiah Lebih Terkendali Ketimbang Mata Uang Lain

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2015 | 03:34 WIB

Belum Khawatir dengan Melemahnya Rupiah, Ini Alasan Menkeu

Belum Khawatir dengan Melemahnya Rupiah, Ini Alasan Menkeu

News | Sabtu, 22 Agustus 2015 | 02:05 WIB

Sesi Penutupan Rabu, Rupiah Merosot Lagi Jadi Rp13.815

Sesi Penutupan Rabu, Rupiah Merosot Lagi Jadi Rp13.815

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2015 | 18:54 WIB

Terkini

Permintaan Melemah, Harga Konsentrat Tembaga dan Emas RI Anjlok

Permintaan Melemah, Harga Konsentrat Tembaga dan Emas RI Anjlok

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 13:41 WIB

Minyakita Sulit Didapat dan Mahal, Pedagang Kritik Distribusi Bulog

Minyakita Sulit Didapat dan Mahal, Pedagang Kritik Distribusi Bulog

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 13:31 WIB

IHSG Masih di Zona Hijau Pada Sesi I, 447 Saham Melesat

IHSG Masih di Zona Hijau Pada Sesi I, 447 Saham Melesat

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 13:03 WIB

Industri Gula Amburadul, Swasembada Terancam Gagal?

Industri Gula Amburadul, Swasembada Terancam Gagal?

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 12:59 WIB

Harga Bahan Baku Plastik Bisa Naik 70%, Apindo Sebut Pabrik Terancam Tak Produksi Bulan Depan

Harga Bahan Baku Plastik Bisa Naik 70%, Apindo Sebut Pabrik Terancam Tak Produksi Bulan Depan

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 12:04 WIB

Volume Bongkar Muat IPC TPK Tumbuh Tipis 0,9% di Kuartal I-2026

Volume Bongkar Muat IPC TPK Tumbuh Tipis 0,9% di Kuartal I-2026

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 11:54 WIB

CMNP Optimistis Menang Gugatan Rp 119 T Lawan Hary Tanoe, Incar Aset di Beverly Hills

CMNP Optimistis Menang Gugatan Rp 119 T Lawan Hary Tanoe, Incar Aset di Beverly Hills

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 11:45 WIB

Indonesia Cari Pasokan Energi Baru, Bahlil Temui Menteri Energi Rusia

Indonesia Cari Pasokan Energi Baru, Bahlil Temui Menteri Energi Rusia

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 11:39 WIB

Strategi Cegah Stunting Jasindo, dari Sawah ke Meja Makan

Strategi Cegah Stunting Jasindo, dari Sawah ke Meja Makan

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 11:23 WIB

Harga Minyak Turun Makin Dalam, Kabar Gencatan Senjata AS-Iran Menguat

Harga Minyak Turun Makin Dalam, Kabar Gencatan Senjata AS-Iran Menguat

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 10:37 WIB