BKPM: Peringkat EODB Indonesia Tidak Pantas

Adhitya Himawan Suara.Com
Rabu, 28 Oktober 2015 | 17:28 WIB
BKPM: Peringkat EODB Indonesia Tidak Pantas
Ilustrasi: Investasi. (Shutterstock)

Deputi Bidang Perencanaan Penanaman Modal Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Tamba Hutapea menilai peringkat kemudahan berusaha atau "Ease of Doing Business" (EODB) 2016 di Indonesia yang menempati posisi 109 tidaklah pantas.

"Kalau dilihat dari realisasi investasi, pengaruh peringkat EODB tidak signifikan. Tapi dari sisi image building (membangun citra), sebagai negara yang gencar mempromosikan investasi baik di dalam maupun luar negeri, kurang elok kita di posisi di atas 100," katanya dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu (28/10/2015).

Sebelumnya, peringkat Indonesia dalam survei kemudahan berusaha bagi perusahaan usaha kecil dan menengah 2016 yang dirilis Grup Bank Dunia naik dari ranking 120 menjadi 109 dari 189 negara yang disurvei. Kenaikan 11 peringkat itu berdasarkan survei yang diambil sepanjang 2 Juni 2014-1 Juni 2015 di dua lokasi yaitu DKI Jakarta dan Surabaya.

Menurut Tamba, peringkat kemudahan berusaha memang tidak langsung berpengaruh terhadap realisasi investasi. Buktinya, tambah dia, realisasi investasi Indonesia terus meningkat meski peringkat EODB masih di atas 100. 

"Peringkat ini kan 'image' (citra) kita. Meski ini juga jadi koreksi untuk kita perbaiki," katanya.

Lebih lanjut, Tamba berpendapat, jika melihat dari ranking Indonesia yang ada di atas peringkat 100, Bank Dunia seharusnya khawatir jika harus mengucurkan pinjaman kepada Indonesia. "Saya selalu bilang, kalau dilihat ranking kita, seharusnya pihak Bank Dunia tidak meningkatkan portofolio pinjamannya. Sementara, mereka lihat sendiri portofolio kita terus meningkat," katanya.

Suara.com - Ia bahkan menuturkan, sejumlah negara Afrika pernah menduduki peringkat di bawah 100, lebih tinggi dari Indonesia dalam laporan tersebut. Padahal, menurut dia, iklim berusaha di Indonesia dinilai jauh lebih baik ketimbang di Afrika.

 "Tahun 2014 itu negara Afrika, Rwanda dan Uganda itu ada di atas kita yang rankingnya 128. Sempat saya tanyakan juga ke kawan di Bank Dunia, 'Kalau memilih untuk investasi, lebih baik mana Afrika atau Indonesia?', mereka cuma ketawa saja," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI