Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.770.000
IHSG 7.623,586
LQ45 759,945
Srikehati 349,574
JII 532,247
USD/IDR 17.136

Bank Sentral AS Pertahankan Suku Bunga

Adhitya Himawan | Suara.com

Kamis, 29 Oktober 2015 | 10:17 WIB
Bank Sentral AS Pertahankan Suku Bunga
The Fed

Suara.com - Federal Reserve AS pada Rabu mempertahankan suku bunga utama federal funds tidak berubah mendekati nol, tetapi mengindikasikan pilihan untuk memperketat kebijakan suku bunga pada pertemuan Desember.

Setelah pertemuan kebijakan moneter dua hari yang dimulai Selasa (27/10/2015), para pejabat The Fed mempertahankan suku bunga acuan tidak berubah, namun meninggalkan pintu terbuka untuk kenaikan suku bunga di pertemuan berikutnya pada Desember tanpa memberikan komitmen yang kuat untuk bertindak akhir tahun. "Dalam menentukan apakah akan tepat untuk menaikkan kisaran target pada pertemuan berikutnya, The Fed akan menilai kemajuan-kemajuan -- realisasi dan ekspektasi -- menuju tujuannya ketenagakerjaan maksimal dan inflasi dua persen," kata The Fed dalam pernyataannya, Rabu (28/10/2015).

Menurut pernyataan itu, para pejabat Fed melihat aktivitas ekonomi berkembang pada kecepatan yang moderat sejak September, dan menegaskan bahwa risiko-risiko terhadap prospek kegiatan ekonomi dan pasar tenaga kerja hampir seimbang, sementara berjanji untuk terus memantau perkembangan ekonomi dan keuangan global.

AS hanya menambahkan 142.000 pekerjaan pada September, kurang dari yang diharapkan, dan Departemen Tenaga Kerja juga merevisi turun kenaikan lapangan pekerjaan dua bulan sebelumnya, memicu kekhawatiran pasar apakah ekonomi AS sedang berjalan di lintasan yang sehat.

Dalam pernyataan Rabu, para pejabat Fed mengesampingkan kenaikan lapangan pekerjaan lebih lambat baru-baru ini, mengatakan bahwa "underutilization" (rendahnya pemakaian) sumber daya tenaga kerja telah berkurang sejak awal tahun ini.

Para pejabat The Fed, termasuk Ketua Janet Yellen, telah mengisyaratkan bahwa mereka akan tepat untuk menaikkan suku bunga tahun ini karena pasar kerja terus membaik.

Namun, tingkat inflasi, mandat lain untuk Fed, telah di bawah target bank sentral AS dua persen untuk. Inflasi yang rendah telah menjadi salah satu alasan utama beberapa pejabat Fed untuk mendukung menunggu sedikit lebih lama sebelum menaikkan suku bunga.

Dalam pernyataan itu, para pejabat The Fed masih memperkirakan inflasi naik secara bertahap menuju target dua persen dalam jangka menengah, meskipun akan tetap mendekati level rendah baru-baru ini di waktu dekat.

Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC), unit kebijakan Federal Reserve, memberikan suara 9-1, karena Kepala Cabang The Fed Richmond, Jeffrey Lacker berbeda pendapat untuk dua pertemuan berturut-turut, yang mendukung untuk menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Alasan Bank Sentral AS Tunda Kenaikan Suku Bunga Versi Menkeu

Ini Alasan Bank Sentral AS Tunda Kenaikan Suku Bunga Versi Menkeu

Bisnis | Jum'at, 18 September 2015 | 13:23 WIB

The Fed Tak Naikkan Suku Bunga, Kabar Baik Untuk Rupiah

The Fed Tak Naikkan Suku Bunga, Kabar Baik Untuk Rupiah

Bisnis | Jum'at, 18 September 2015 | 04:30 WIB

Pengusaha Properti Desak Perbankan Turunkan Suku Bunga Kredit

Pengusaha Properti Desak Perbankan Turunkan Suku Bunga Kredit

Bisnis | Kamis, 02 April 2015 | 10:27 WIB

Bank Sentral Amerika Belum 'Pede' Naikkan Suku Bunga

Bank Sentral Amerika Belum 'Pede' Naikkan Suku Bunga

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2015 | 11:38 WIB

"BI Rate" Turun, Pasar Properti Kembali Bergairah

"BI Rate" Turun, Pasar Properti Kembali Bergairah

Bisnis | Jum'at, 20 Februari 2015 | 15:06 WIB

Kendalikan Defisit Transaksi, "BI Rate" Tetap 7,75 Persen

Kendalikan Defisit Transaksi, "BI Rate" Tetap 7,75 Persen

Bisnis | Kamis, 15 Januari 2015 | 18:48 WIB

Rusia Naikkan Suku Bunga Bank jadi 17 Persen

Rusia Naikkan Suku Bunga Bank jadi 17 Persen

Bisnis | Selasa, 16 Desember 2014 | 10:53 WIB

BI Tetap Pertahankan Suku Bunga Acuan 7,5 Persen

BI Tetap Pertahankan Suku Bunga Acuan 7,5 Persen

Bisnis | Kamis, 13 November 2014 | 16:32 WIB

Suku Bunga Tinggi, Asing Kuasai Aset Bangsa

Suku Bunga Tinggi, Asing Kuasai Aset Bangsa

Bisnis | Minggu, 26 Oktober 2014 | 15:31 WIB

Perbankan Khawatir Terjadi Penarikan Dana Besar-besaran

Perbankan Khawatir Terjadi Penarikan Dana Besar-besaran

Bisnis | Jum'at, 03 Oktober 2014 | 13:01 WIB

Terkini

Kontradiksi Efisiensi Pemerintah saat Ekonomi Lagi Susah

Kontradiksi Efisiensi Pemerintah saat Ekonomi Lagi Susah

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 21:48 WIB

Gebrakan Ketua Komisi XII DPR Bambang Patijaya: Raih KWP Award 2026 Lewat Visi Transisi Energi

Gebrakan Ketua Komisi XII DPR Bambang Patijaya: Raih KWP Award 2026 Lewat Visi Transisi Energi

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 21:22 WIB

Bahlil Pastikan Stok BBM Aman: ICP Baru Naik 7 Dolar AS

Bahlil Pastikan Stok BBM Aman: ICP Baru Naik 7 Dolar AS

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 21:10 WIB

Mendag: Harga Minyak Goreng Naik Akibat Mahalnya Plastik

Mendag: Harga Minyak Goreng Naik Akibat Mahalnya Plastik

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 20:52 WIB

Akan Beli Minyak dari Rusia, Bahlil Upayakan Dapat Harga Murah

Akan Beli Minyak dari Rusia, Bahlil Upayakan Dapat Harga Murah

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 19:29 WIB

Prediksi Purbaya: Defisit APBN Turun ke 2,8 Persen

Prediksi Purbaya: Defisit APBN Turun ke 2,8 Persen

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 19:11 WIB

Harga Minyakita Meroket, Mendag: Stoknya Memang Terbatas

Harga Minyakita Meroket, Mendag: Stoknya Memang Terbatas

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 18:23 WIB

IHSG Terus Memerah Hingga Akhir Perdagangan ke Level 7,621, Cek Saham yang Cuan?

IHSG Terus Memerah Hingga Akhir Perdagangan ke Level 7,621, Cek Saham yang Cuan?

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 17:28 WIB

Tak Cukup Kasih Modal, UMKM Perlu Akses Pasar Agar Naik Kelas

Tak Cukup Kasih Modal, UMKM Perlu Akses Pasar Agar Naik Kelas

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 17:21 WIB

S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya

S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:58 WIB