Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Biaya Belanja Bulanan Anda Begitu Tinggi? Ini Dia Alasannya

Angelina Donna | Suara.com

Senin, 02 November 2015 | 07:00 WIB
Biaya Belanja Bulanan Anda Begitu Tinggi? Ini Dia Alasannya
Ilustrasi (shutterstock)

Suara.com -  Anda baru saja selesai berbelanja bulanan ke sebuah supermarket. Lalu baru pada saat sampai ke kasir dan diberitahukan total uang yang harus dibayarkan, Anda pun sedikit membelalakkan mata, tidak menyangka sudah memboyong banyak barang dan harus membayar dengan cukup mahal. Padahal, tadinya Anda hanya ingin membeli barang-barang tertentu saja. Namun dengan hipnotis trik pemasaran supermarket, Anda pun jatuh ke dalam jebakan untuk membeli lebih banyak barang.

Sebuah supermarket tentu saja memiliki cara tersendiri untuk menarik pelanggan sehingga ramai dikunjungi. Sesudah pelanggan banyak yang datang pun, hipnotis pemasaran mereka lakukan demi pelanggan membeli lebih banyak barang, sehingga keuntungan yang didapat pun semakin berlimpah ruah. Teknik pemasaran ini pun sebelumnya diteliti dengan serius dan terus menerus diperbaharui seiring dengan perkembangan zaman.

Ingin tahu apa saja rahasia supermarket tersebut? Berikut ulasannya.

1. Pengaruh Penempatan Produk dan Suasana

Pernahkah Anda memerhatikan saat berbelanja di supermarket serba ada, saat Anda memasuki pintu masuknya, barang yang pertama kali terlihat adalah buah-buahan atau roti? Sebenarnya hal ini memang sudah diatur oleh pengelola supermarket untuk menimbulkan kesan pertama yang cerah berwarna-warni serta harum roti yang menggoda. Selain itu, produk-produk di supermarket kebanyakan ditata dalam rak-rak yang tinggi dan panjang. Rak-rak ini sangat banyak berlorong-lorong, sehingga untuk menuju kasir biasanya Anda harus melewati rak-rak ini dan pada akhirnya cuci mata melihat produk-produk yang dijual. Penempatan kebutuhan pokok seperti minyak, beras, dan daging juga kebanyakan diletakkan hampir di bagian belakang sehingga untuk berbelanja Anda harus melewati rak banyak produk.

Supermarket juga dirancang agar konsumen betah berlama-lama berkeliling di dalamnya. Pemasangan AC di setiap sisi diatur aga Anda merasa nyaman. Lagu yang diputar pun biasanya bukan lagu dengan beat cepat, sehingga Anda menikmati lagu tersebut dan semakin lama menghabiskan waktu untuk berbelanja. Efek psikologis ini dapat dihindari dengan membuat daftar belanjaan dan disiplin teguh untuk hanya membeli barang-barang yang sudah ada dalam daftar, serta berjalan cepat dan tidak terlalu banyak melihat-lihat produk yang ada.

2. Isi Trolley Belanja

Setiap supermarket pasti menyediakan trolley atau keranjang di pintu masuk sebelum Anda berbelanja. Sebetulnya hal ini juga berpengaruh dalam membuat konsumen membeli lebih banyak barang. Anda pasti berpikir adanya trolley atau keranjang diciptakan untuk mempermudah konsumen berbelanja, namun ternyata di samping itu ada tujuan lainnya.

Konsumen berpikir bahwa tidak akan praktis untuk membawa-bawa belanjaan dengan tangan. Namun, ternyata saat konsumen membawa keranjang atau trolley, konsumen yang awalnya ingin membeli sedikit barang, pasti akan merasa galau ketika ada ruang kosong dalam keranjang tersebut. Sehingga akan berpikir bahwa ternyata barang yang dibelinya baru sedikit dan masih memungkinkan untuk membeli barang lainnya. Sehingga sampai di kasir, barang yang dibeli sudah memenuhi keranjang. Jebakan ini dapat dihindari dengan merelakan diri sedikit lebih repot membawa barang dengan tangan sendiri saja jika hanya membeli sedikit barang.

3. Terpancing Harga Murah

Sudah akrab bukan dengan taktik promosi harga dengan menurunkan harga beberapa rupiah? Harga semacam Rp49.890 kerap kita temui pada price tag suatu produk. Taktik ini akan membuat konsumen berpikir bahwa harga yang tertera itu berada di rentang 40-ribuan, padahal harga produk tersebut ada di rentang 50-ribuan. Konsumen pun kemudian terhipnotis dan memasukkan barang ke dalam keranjang belanja. Walaupun sudah banyak yang tahu, terbukti cara ini masih sangat ampuh untuk menarik konsumen. Supermarket masih menggunakan cara ini. Pintar-pintarlah dan berpikir terlebih dahulu sebelum membeli suatu barang. Kalau perlu siapkan kalkulator untuk menyesuaikan budget dan belanjaan.

4. Sampel Gratis

Sambil Anda berkeliling mencari produk yang ingin dibeli, tiba-tiba Anda dihampiri pramuniaga cantik yang membawa sampel makanan atau minuman produk terbaru, atau produk lama yang sudah siap makan. Anda yang sudah kelelahan berbelanja pun pada akhirnya tertarik untuk mencoba, dan kemudian sangat besar kemungkinannya Anda akan membeli produk yang baru saja Anda coba. Untuk menghindari terjadinya hal ini, biasakan berbelanja sesudah makan, sehingga perut sudah kenyang dan tidak tergoda untuk menambah daftar belanjaan.

Itulah beberapa rahasia mengapa seringkali kita tak sadar sudah membawa banyak sekali barang belanjaan ke kasir. Jadi, masih akan terhipnotiskah Anda?

Baca juga artikel Cermati lainnya:

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mau Renovasi Rumah? Ini Dia Sumber Dananya

Mau Renovasi Rumah? Ini Dia Sumber Dananya

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2015 | 06:30 WIB

6 Cara Memilih Penasehat Keuangan Terbaik

6 Cara Memilih Penasehat Keuangan Terbaik

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2015 | 06:45 WIB

Menyusun Anggaran Pernikahan? Ini Hal Dasar yang Mesti Diketahui

Menyusun Anggaran Pernikahan? Ini Hal Dasar yang Mesti Diketahui

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2015 | 07:15 WIB

4 Tips Memilih Tempat Gadai BPKB Mobil yang Tepercaya

4 Tips Memilih Tempat Gadai BPKB Mobil yang Tepercaya

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2015 | 06:30 WIB

8 Cara Menabung yang Baik dan Efektif

8 Cara Menabung yang Baik dan Efektif

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2015 | 06:50 WIB

Cara Menghindari Jeratan Utang Kredit Tanpa Agunan

Cara Menghindari Jeratan Utang Kredit Tanpa Agunan

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2015 | 06:48 WIB

Terkini

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:30 WIB

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:24 WIB

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:45 WIB

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:33 WIB

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:03 WIB

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:55 WIB

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:47 WIB

Bukan Dihapus, Ini Alasan 13 SPBU di Jabodetabek Tak Lagi Jual Pertalite

Bukan Dihapus, Ini Alasan 13 SPBU di Jabodetabek Tak Lagi Jual Pertalite

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 10:49 WIB

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian 9 Mei 2026: Antam Turun, UBS dan Galeri24 Stabil

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian 9 Mei 2026: Antam Turun, UBS dan Galeri24 Stabil

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 09:20 WIB

Pertamina-Departemen Energi Amerika Serikat Bahas Penguatan Pasokan Energi & Infrastruktur Strategis

Pertamina-Departemen Energi Amerika Serikat Bahas Penguatan Pasokan Energi & Infrastruktur Strategis

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 08:33 WIB