Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.670.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Laba Bersih Grup Emirates Capai 12,6 Miliar Dolar Amerika Serikat

Adhitya Himawan

Jum'at, 06 November 2015 | 19:43 WIB
Laba Bersih Grup Emirates Capai 12,6 Miliar Dolar Amerika Serikat
Ilustrasi Pesawat

Grup Emirates hari ini Jumat (6/11/2015) mengumumkan laba tengah tahun untuk periode 2015-2016, yang menunjukkan peningkatan bisnis yang stabil dan kinerja yang baik.

Grup Emirates membukukan laba bersih AED46, 1 miliar (USD12, 6 miliar) pada enam bulan pertama untuk tahun fiskal 2015-2016. Jumlah tersebut menurun 2,3% dari AED47,2 miliar (USD12,9 miliar) pada periode yang sama tahun lalu, yang merupakan dampak dari menguatnya dolar AS terhadap berbagai mata uang utama dunia.

Kendati demikian, periode ini merupakan kinerja tengah tahun terbaik yang pernah diraih Grup usaha ini, dengan keuntungan bersih meningkat menjadi AED,7 miliar (USD$1,0 miliar), naik 65% dari tahun lalu. Kas Grup pada 20 September 2015 berada di posisi AED14,8 miliar (USD 4,0 miliar), dengan selisih sebesar AED20,0 miliar (USD5,5 miliar) pada 31 Maret 2015. Hal tersebut dikarenakan investasi sedang dilakukan untuk mendapatkan armada baru, proyek infrastruktur serta akuisisi bisnis. 

Yang Mulia Sheikh Ahmed bin Saeed Al Maktoum, Chairman dan Chief Executive Emirates Airline and Group mengatakan “Kinerja keuangan kami saat ini cukup terpengaruh oleh menguatnya dolar AS terhadap mata uang utama dunia lainnya. Situasi nilai tukar mata uang, serta konflik regional dan melemahnya ekonomi di beberapa bagian dunia, mengurangi dampak positif dari rendahnya harga bahan bakar selama semester pertama untuk tahun fiskal 2015-16. Namun kami membuat keputusan dengan hati-hati untuk tidak melakukan lindung nilai terhadap pembelian bahan bakar untuk pesawat kami, yang ternyata merupakan keputusan yang tepat dengan terus melemahnya harga bahan bakar. Emirates juga memutuskan untuk meyalurkan kelebihan dana dari menurunnya harga bahan bakar kepada penumpang kami dengan menurunkan tambahan biaya bahan bakar dan menurunkan tarif penerbangan di seluruh jaringan kami”," kata Ahmed dalam siaran pers yang diterima Suara.com, Jumat (6/11/2015).  

Suara.com - Beliau menambahkan “Periode ini adalah salah satu periode tengah tahun yang terbaik untuk kinerja Grup Emirates, yang menunjukkan kekuatan bisnis kami. Dalam enam bulan pertama tahun ini, Emirates mengalami pertumbuhan organik dalam hal kapasitas, kapabilitas dan jangkauan global. Ke depannya, kami akan terus meningkatkan layanan kami dengan melakukan investasi-investasi baru untuk meningkatkan efisiensi dan memberikan yang terbaik untuk penumpang kami. Di saat yang sama, kami akan terus mencari peluang pertumbuhan strategis, dan tetap cekatan agar kami bisa merespons tantangan eksternal secara efektif.

Dalam enam bulan terakhir, Grup terus berinvestasi dan meningkatkan jumlah karyawannya sekitar 4% menjadi lebih dari 87.000 dibandingkan pada 31 Maret 2015.

Selama enam bulan pertama tahun fiskal ini, Emirates menerima 13 pesawat berbadan lebar – delapan A380 dan lima Boeing 777. Emirates juga menghentikan operasi empat pesawat lama, yang lalu digantikan dengan sembilan pesawat baru untuk armadanya, sedangkan 16 pesawat dijadwalkan tiba sebelum akhir tahun fiskal (31 Maret 2016). Emirates juga memperluas jaringan globalnya dengan meluncurkan layanan ke empat destinasi baru yaitu Bali, Multan, Orlando dan Mashhad. Jaringan global Emirates kini meliputi 147 destinasi di 79 negara (data per 30 September 2015). Destinasi baru Bologna, Italia, telah diluncurkan pada 3 November, dan Panama City akan diluncurkan pada 1 Februari 2016.

Sebagai maskapai yang mengoperasikan armada A380 terbesar di dunia dan armada Boeing 777, Emirates terus menyediakan koneksi yang lebih baik bagi pelanggannya di seluruh dunia dengan hanya satu persinggahan di Dubai.

Pada semester pertama tahun fiskal 2015-2016, laba bersih Emirates mencapai AED3,1 miliar (USD849 juta), naik 65% dari periode yang sama tahun lalu. Kinerja ini mencerminkan dampak dari turunnya harga BBM dan juga kemampuan maskapai yang kian meningkat untuk memenuhi permintaan penumpang yang juga kian tinggi, seiring dengan peningkatan kapasitas, walaupun dihadang oleh banyak tantangan eksternal seperti kelesuan ekonomi di berbagai wilayah, dan meningkatnya persaingan yang mengurangi profit.

Rata-rata harga BBM menurun 41% dibanding periode yang sama tahu lalu. BBM tetap menjadi komponen biaya terbesar yang harus ditanggung maskapai, yaitu mencapai 28% dari biaya operasi, dibanding enam bulan pertama tahun lalu yang sebesar 38%.

Kapasitas yang diukur dalam  Available Seat Kilometres (ASKM), atau Kilometer Ketersediaan Kursi, tumbuh sebesar 16%, sementara lalu lintas penumpang yang diukur dalam Revenue Passenger Kilometres (RPKM), atau Kilometer Pendapatan Penumpang, naik 11% dengan tingkat isian kursi sedikit menurut menjadi 78,3 % dibanding 81,5 % pada tahun lalu.

Emirates mengangkut 25,7 juta penumpang selama periode 1 April – 30 September 2015, naik 10% dari periode yang sama tahun lalu. Volume kargo terangkut mengalami kenaikan sebesar 10% mencapai 1,25 juta ton, pertumbuhan dan kinerja yang baik terhadap tren pasar.

Kinerja tersebut menunjukkan maskapai mengalami pertumbuhan bisnis yang sangat baik dari segi kapasitas yang ditawarkan serta dari jumlah penumpang yang terangkut. Hal tersebut sudah mempertimbangkan keadaan selama periode yang sama tahun lalu, yaitu Emirates terpaksa mengurangi kapasitas karena harus menghentikan operasi 17 pesawat karena penutupan landas pacu di Airport Internasional Dubai. 

Pendapatan Emirates, termasuk pendapatan operasional lainnya, yang mencapai AED42,3 miliar (USD11,5 milliar) menurun sebesar 4% dibanding AED44,2 miliar (USD12,0 miliar) tahun lalu. Hal ini merupakan dampak dari berbagai aspek, termasuk situasi mata uang, yaitu dolar AS menguat secara signifikan dibanding mata uang utama dunia lainnya; serta tarif rata-rata yang lebih rendah mencerminkan keputusan maskapai agar pelanggan turut menikmati manfaat dari penghematan biaya bahan bakar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Emiten Teknologi ELIT Tahan Dividen untuk Ekspansi Bisnis

Emiten Teknologi ELIT Tahan Dividen untuk Ekspansi Bisnis

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 07:58 WIB

Mulai Pamer Kinerja, Dony Oskaria Ungkap BUMN Ini Laba Bersihnya Tumbuh 380%

Mulai Pamer Kinerja, Dony Oskaria Ungkap BUMN Ini Laba Bersihnya Tumbuh 380%

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:45 WIB

Kinerja Positif, BTN Raih Laba Bersih Konsolidasi Rp1,85 Triliun per Mei 2026

Kinerja Positif, BTN Raih Laba Bersih Konsolidasi Rp1,85 Triliun per Mei 2026

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 09:15 WIB

Melonjak 54,37%, BTN Bukukan Laba Bersih Rp1,85 Triliun Hingga Mei

Melonjak 54,37%, BTN Bukukan Laba Bersih Rp1,85 Triliun Hingga Mei

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 08:44 WIB

Kecelakaan Pesawat Militer AS B-52 Stratofortress, 8 Orang Awak Tewas

Kecelakaan Pesawat Militer AS B-52 Stratofortress, 8 Orang Awak Tewas

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 09:47 WIB

PIK2 Jadi Magnet Investor, PANI Bukukan Laba Rp578 Miliar dan Tebar Dividen

PIK2 Jadi Magnet Investor, PANI Bukukan Laba Rp578 Miliar dan Tebar Dividen

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 11:02 WIB

Tiket Pesawat Mahal! Pengamat Bongkar Anomali Pajak 'Tersembunyi'

Tiket Pesawat Mahal! Pengamat Bongkar Anomali Pajak 'Tersembunyi'

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:25 WIB

Pembebasan PPN Tiket Pesawat Domestik Dinilai Tingkatkan Mobilitas dan Perkuat Perekonomian Nasional

Pembebasan PPN Tiket Pesawat Domestik Dinilai Tingkatkan Mobilitas dan Perkuat Perekonomian Nasional

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 10:05 WIB

CBDK Cetak Laba Melonjak 317 Persen

CBDK Cetak Laba Melonjak 317 Persen

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 11:34 WIB

Laba Naik Saat Industri Media Berat, Emiten DIGI Bongkar Strategi Rahasianya

Laba Naik Saat Industri Media Berat, Emiten DIGI Bongkar Strategi Rahasianya

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:34 WIB

Terkini

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:05 WIB

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05 WIB

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:51 WIB

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:20 WIB

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:16 WIB

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:25 WIB

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:34 WIB

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:39 WIB

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:23 WIB

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:27 WIB