Mengapa Pengaturan Keuangan Keluarga Itu Penting? Ini Jawabannya

Angelina Donna | Suara.com

Selasa, 10 November 2015 | 07:00 WIB
Mengapa Pengaturan Keuangan Keluarga Itu Penting? Ini Jawabannya
Ilustrasi (shutterstock)

Suara.com - Selama ini Anda selalu merasa berkecukupan untuk memenuhi kebutuhan keluarga, tidak pernah merasa kekurangan. Anda bertanya-tanya apa pentingnya melakukan perencanaan keuangan? Toh penghasilan dan harta sudah lebih dari cukup. Atau sebaliknya, selama ini Anda merasa penghasilan yang Anda miliki tidak mencukupi. Makan sehari-hari saja rasanya pas-pasan, apa lagi yang bisa dihitung dan direncanakan?

Justru karena itulah, karena Anda berpenghasilan besar maka perlu perencanaan agar tak habis sia-sia untuk hal-hal yang tidak terlalu berguna. Justru karena penghasilan pas-pasan lah, maka perlu perencanaan karena kalau tidak Anda tidak akan dapat memiliki apa-apa. Ada beberapa alasan mengapa keluarga Anda memerlukan perencanaan keuangan. Ini dia ulasannya:

1.Adanya Tujuan Keuangan yang Ingin Dicapai
Setiap keluarga tentu saja memiliki pengeluaran untuk kebutuhan hidup sehari-hari seperti belanja bulanan maupun kebutuhan akan sandang. Namun diluar itu semua, tentu saja setiap keluarga memiliki tujuan keuangan jangka panjang seperti untuk menyekolahkan anak, membeli rumah atau kendaraan baru, atau pergi berhaji. Untuk mencapai tujuan keuangan inilah, penting untuk membuat perencanaan. Rencana berisi langkah-langkah yang akan Anda lakukan untuk mencapai tujuan tersebut. Rencana merupakan panduan dan tolok ukur yang tanpanya Anda akan kesulitan mencapai tujuan keuangan Anda.

2.Tingginya Biaya Hidup Saat Ini
Untuk Anda terutama yang hidup di kota, pasti sudah bisa merasakan bahwa biaya hidup saat ini semakin menjulang tinggi. Dari mulai biaya sembako, biaya sekolah, transportasi, bahkan sampai pulsa. Oleh karena itu, diperlukan rencana pengelolaan keuangan dengan membuat anggaran, sehingga Anda tahu pasti akan digunakan untuk apa saja penghasilan Anda. Bila anggaran ini tidak dibuat, penghasilan akan habis begitu saja untuk memenuhi biaya hidup yang tinggi tersebut.

3.Naiknya Biaya Hidup dari Tahun ke Tahun
Dari tahun ke tahun, nilai sejumlah uang berangsur-angsur akan berkurang dan menjadi tidak berharga lagi. Fenomena ini akrab dikenal dengan sebutan inflasi. Bila dahulu uang Rp.10.000 sudah dapat digunakan untuk membeli 2 mangkuk bakso, mungkin saat ini hanya bisa digunakan untuk semangkuk saja. Naiknya biaya hidup ini akan selalu menuntut Anda untuk dapat memiliki penghasilan lebih lagi sehingga dapat memenuhi kebutuhan. Perencanaan keuangan diperlukan sehingga Anda bisa menabung untuk masa depan.

4. Fisik Manusia Tidak Akan Selalu Sehat
Saat ini mungkin saja Anda masih sanggup bekerja dari pagi hingga sore dengan fisik yang prima. Namun, tidak menjamin bahwa anda akan selalu sehat seumur hidup. Bisa saja anda tertimpa musibah penyakit atau kecelakaan yang menyebabkan Anda tidak dapat bekerja secara optimal lagi. Hal-hal seperti ini bisa dicegah dengan mempersiapkan masa depan dengan perencanaan keuangan yang baik.

5. Kita Tidak Hidup Sendiri

Satu hal yag mesti diingat adalah, kita tidak akan hidup sendirian. Di mana, kita akan hidup berkeluarga, mempunyai istri, anak, serta orang tua. Banyak hal yang mesti dikeluarkan untuk menjamin kehidupan mereka, baik itu makan sehari-hari, pendidikan, sampai kesehatannya. Bila sudah mempunyai istri atau suami, ajaklah dia untuk membicarakan strategi pengaturan keuangan dalam keluarga Anda. Karena dalam pengaturan keuangan keluarga, segala sesuatunya harus dibicarakan terlebih dahulu dengan pasangan.

6. Banyaknya Alternatif Produk Keuangan
Kebutuhan kita sehari-hari membuat kita memiliki paling tidak satu produk keuangan, seperti tabungan atau asuransi jiwa. Kadang Anda juga ingin melakukan investasi berupa deposito atau membeli emas dan saham. Saat ini, untuk satu jenis produk saja, tersedia banyak variannya. Misalkan untuk tabungan dengan bunga yang berbeda-beda. Banyaknya pilihan tersebut membuat Anda harus melakukan perencanaan untuk bisa mengetahui jenis produk mana yang memang dibutuhkan dan tidak dibutuhkan. Jika Anda tidak memiliki perencanaan, maka Anda bisa saja banyak menghamburkan uang dengan membeli produk yang salah.

Baca juga artikel Cermati lainnya:

Cari Kartu Kredit Khusus Untuk Wanita? Ini yang Paling Cocok

 Sudah Punya BPJS, Apa Masih Perlu Asuransi Kesehatan?

 Ini Dia Jagonya Kartu Kredit dengan Banyak Promo!

Published by

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bagaimana Mengelola Arus Kas Keluarga Anda? Ini Caranya

Bagaimana Mengelola Arus Kas Keluarga Anda? Ini Caranya

Bisnis | Jum'at, 06 November 2015 | 07:00 WIB

6 Cara Menghemat Uang Belanja Bulanan Anda

6 Cara Menghemat Uang Belanja Bulanan Anda

Bisnis | Kamis, 05 November 2015 | 07:00 WIB

Mau Beli Furnitur Baru? Pertimbangkan Hal Ini Dulu

Mau Beli Furnitur Baru? Pertimbangkan Hal Ini Dulu

Bisnis | Rabu, 04 November 2015 | 07:15 WIB

5 Kiat Mudah Cari Asuransi Pendidikan yang Paling Tepat

5 Kiat Mudah Cari Asuransi Pendidikan yang Paling Tepat

Bisnis | Selasa, 03 November 2015 | 07:30 WIB

Biaya Belanja Bulanan Anda Begitu Tinggi? Ini Dia Alasannya

Biaya Belanja Bulanan Anda Begitu Tinggi? Ini Dia Alasannya

Bisnis | Senin, 02 November 2015 | 07:00 WIB

Mau Renovasi Rumah? Ini Dia Sumber Dananya

Mau Renovasi Rumah? Ini Dia Sumber Dananya

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2015 | 06:30 WIB

6 Cara Memilih Penasehat Keuangan Terbaik

6 Cara Memilih Penasehat Keuangan Terbaik

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2015 | 06:45 WIB

Terkini

DJP Ungkap Aktivasi Akun Coretax Tembus 16,6 Juta di H+1 Lebaran

DJP Ungkap Aktivasi Akun Coretax Tembus 16,6 Juta di H+1 Lebaran

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:41 WIB

Jelang Deadline, Jumlah Wajib Pajak Lapor SPT Tembus 8,7 Juta

Jelang Deadline, Jumlah Wajib Pajak Lapor SPT Tembus 8,7 Juta

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:29 WIB

Hari Air Sedunia: Ini Sederet Kisah Pertamina dari Ujung Papua hingga Wilayah Bencana

Hari Air Sedunia: Ini Sederet Kisah Pertamina dari Ujung Papua hingga Wilayah Bencana

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:51 WIB

Jadwal Operasional BRI Pasca Libur Lebaran 2026

Jadwal Operasional BRI Pasca Libur Lebaran 2026

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:29 WIB

Harga Minyak Naik, Prabowo Kebut Proyek PLTS buat Gantikan Tenaga Diesel

Harga Minyak Naik, Prabowo Kebut Proyek PLTS buat Gantikan Tenaga Diesel

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:24 WIB

Seluruh Rest Area di Tol Cipali Akan Berlakukan Sistem Buka Tutup

Seluruh Rest Area di Tol Cipali Akan Berlakukan Sistem Buka Tutup

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 18:21 WIB

Biang Macet Saat Mudik Terungkap! 21 Ribu Kehabisan Saldo E-Toll

Biang Macet Saat Mudik Terungkap! 21 Ribu Kehabisan Saldo E-Toll

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 18:01 WIB

Jangan Lupa! Besok Pasar Saham RI Kembali Dibuka, IHSG Diproyeksi Anjlok

Jangan Lupa! Besok Pasar Saham RI Kembali Dibuka, IHSG Diproyeksi Anjlok

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:48 WIB

Gegara Selat Hormuz Tutup, Harga BBM di AS Tembus Rp 68.000

Gegara Selat Hormuz Tutup, Harga BBM di AS Tembus Rp 68.000

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:31 WIB

BRILink Agen Bukukan Transaksi Rp1.746 Triliun: Bukti BRI Percepat Inklusi Keuangan Nasional

BRILink Agen Bukukan Transaksi Rp1.746 Triliun: Bukti BRI Percepat Inklusi Keuangan Nasional

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:26 WIB