4 Hal Mendasar yang Perlu Diperhatikan dalam Memilih KTA

Angelina Donna | Suara.com

Rabu, 11 November 2015 | 06:30 WIB
4 Hal Mendasar yang Perlu Diperhatikan dalam Memilih KTA
Ilustrasi (shutterstock)

Suara.com - Kredit tanpa angunan menjadi salah satu solusi andalan bagi anda yang membutuhkan suntikan dana mudah dan cepat. Namun disisi lain Kredit Tanpa Agunan (KTA) bisa jadi jebakan kredit paling serius jika nasabah tidak menyadarinya. Sampai sedemikian seriuskah dan mengapa disebut jebakan?

Produk ini menwarkan berbagai macam kemudahan untuk mendapatkan dana segar, namun di balik itu mahalnya bunga yang harus dibayar nasabah siap menggerus cadangan uang yang dipunyai nasabah.

Kondisi ini memang dilematis, di satu sisi banyak diantara masyarakat yang terjebak pada persoalan kebutuhan mendesak akibat gaya hidup yang tidak bisa menyesuaikan dengan pendapatan dan celakanya lagi mereka juga tidak memiliki dana darurat sementara di sisi lain pihak bank pemberi kredit mempunyai proses yang relatif lama sehingga tidak bisa melayani kebutuhan dana cepat tersebut.

Hampir semua bank saat ini yang kita temui sudah memiliki fasilitas kredit ini. Memilih bank yang sesuai chemistry dan karakter bakal memudahkan performa keuangan Anda.

Berikut beberapa tips dalam menentukan bank untuk pengajuan Kredit Tanpa Angunan:

1.Kredibilitas Bank

Tentu saja ini menjadi pertimbangan utama dalam menentukan bank mana yang patut menjadi partner keuangan anda. Beberapa bank memiliki kinerja keuangan yang cukup buruk, jangan sampai anda tertipu dengan ilusi tawaran kredit mereka. Banyak hal yang bisa kita jadikan landasan kredibilitas bank, anda bisa melihat rating kredibilitas bank yang sudah tersebar di berbagai media saat ini. Untuk pengajuan KTA, nama bank yang cukup populer adalah Mandiri, DBS, Citibank dan CIMB Niaga.

2.Beban Biaya KTA

Pertimbangan kedua yang vital adalah beban biaya KTA. Ada beberapa biaya yang harus anda keluarkan ketika memiliki Kredit Tanpa Angunan. Tidak hanya bunga, anda juga harus membayar biaya provisi, biaya penalti pelunasan dipercepat dan biaya keterlambatan. Sebagian bank juga memiliki layanan asuransi yang jika anda menggunakannya harus menambah beban biaya lagi.

Biaya provisi merupakan biaya administrasi yang langsung dipotong dari plafon pinjaman. Jumlahnya biasanya berkisar 1%-4%,  beberapa bank juga ada yang menentukan besar biaya provisi secara fixed bukan dalam presentasi, misal 499 ribu. Janganlah heran ketika anda meminjam 20 juta tapi yang turun hanya 19 juta. Selain biaya provisi juga ada biaya pelunasan dipercepat, biaya ini merupakan biaya penalti untuk anda yan melunasi pinjaman lebih cepat dari perjanjian. Kisaran normal biaya ini antara 5% - 6%. Ada juga biaya asuransi yang sebenarnya bersifat opsional, bisa Anda ambil atau tidak tergantung pertimbangan anda.

3. Limit peminjaman

Hal yang menjadi pertimbanan lainnya adalah limit peminaman. Terutama untuk Kredit Tanpa Angunan biasanya limitnya lebih rendah dari padalimit normal. Dalam dunai perbankan, limit peminjaman jumlahnya bervariasi, ada yang 5 juta sampai 300 juta pun ada. Jika jumlah pengajuan KTA anda lebih dari 4 kali gaji kemungkinan pengajuan untuk disetujui bakal susah. Anda harus mempertimbangkan ini baik-baik dan selektif melihat limit peminjaman. Pertimbangan matang apakah memaksimal limit itu produktif atau tidak.

4. Jangka Waktu Peminjaman

Jangka watktu peminjaman KTA biasanya lebih pendek, pihak perbankan tidak mau mengambil resiko yang besar memberikan waktu panjang untuk kreditur tanpa angunan. Normalnya jangka waktu maksimal untuk KTA adalah 5 tahun. Semakin berani memaksimalkan jangka waktu peminjaman biasanya akan semakin tinggi pula biaya dan bunga yang siap anda kucurkan. Sesuaikan dengan kemapuan keuangan Anda dengan waktu peminjaman. Hal ini penting agar Anda tidak terkena denda keterlambatan ataupun penalty pelunasan lebih cepat.

5. Tujuan Penggunaan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cara Pakai Fitur Laporan Kredit untuk Kelola Keuangan Gratis via Cermati

Cara Pakai Fitur Laporan Kredit untuk Kelola Keuangan Gratis via Cermati

Bisnis | Senin, 20 Oktober 2025 | 06:50 WIB

Mulai Banyak Dipakai Orang, Yuk Bahas Kelebihan dan Kekurangan E-Wallet

Mulai Banyak Dipakai Orang, Yuk Bahas Kelebihan dan Kekurangan E-Wallet

Bisnis | Rabu, 11 Desember 2024 | 17:14 WIB

Cermati Kunjungi Kantor Suara.com Diskusi soal Investasi

Cermati Kunjungi Kantor Suara.com Diskusi soal Investasi

Foto | Selasa, 16 Mei 2023 | 19:21 WIB

3 Hal yang Perlu Kamu Cermati dari Calon Pasangan Masa Depanmu

3 Hal yang Perlu Kamu Cermati dari Calon Pasangan Masa Depanmu

Your Say | Kamis, 07 Juli 2022 | 10:30 WIB

Terkini

DJP Ungkap Aktivasi Akun Coretax Tembus 16,6 Juta di H+1 Lebaran

DJP Ungkap Aktivasi Akun Coretax Tembus 16,6 Juta di H+1 Lebaran

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:41 WIB

Jelang Deadline, Jumlah Wajib Pajak Lapor SPT Tembus 8,7 Juta

Jelang Deadline, Jumlah Wajib Pajak Lapor SPT Tembus 8,7 Juta

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:29 WIB

Hari Air Sedunia: Ini Sederet Kisah Pertamina dari Ujung Papua hingga Wilayah Bencana

Hari Air Sedunia: Ini Sederet Kisah Pertamina dari Ujung Papua hingga Wilayah Bencana

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:51 WIB

Jadwal Operasional BRI Pasca Libur Lebaran 2026

Jadwal Operasional BRI Pasca Libur Lebaran 2026

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:29 WIB

Harga Minyak Naik, Prabowo Kebut Proyek PLTS buat Gantikan Tenaga Diesel

Harga Minyak Naik, Prabowo Kebut Proyek PLTS buat Gantikan Tenaga Diesel

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:24 WIB

Seluruh Rest Area di Tol Cipali Akan Berlakukan Sistem Buka Tutup

Seluruh Rest Area di Tol Cipali Akan Berlakukan Sistem Buka Tutup

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 18:21 WIB

Biang Macet Saat Mudik Terungkap! 21 Ribu Kehabisan Saldo E-Toll

Biang Macet Saat Mudik Terungkap! 21 Ribu Kehabisan Saldo E-Toll

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 18:01 WIB

Jangan Lupa! Besok Pasar Saham RI Kembali Dibuka, IHSG Diproyeksi Anjlok

Jangan Lupa! Besok Pasar Saham RI Kembali Dibuka, IHSG Diproyeksi Anjlok

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:48 WIB

Gegara Selat Hormuz Tutup, Harga BBM di AS Tembus Rp 68.000

Gegara Selat Hormuz Tutup, Harga BBM di AS Tembus Rp 68.000

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:31 WIB

BRILink Agen Bukukan Transaksi Rp1.746 Triliun: Bukti BRI Percepat Inklusi Keuangan Nasional

BRILink Agen Bukukan Transaksi Rp1.746 Triliun: Bukti BRI Percepat Inklusi Keuangan Nasional

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:26 WIB