Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.799.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.492

IEA Peringatkan Bahaya Jatuhnya Harga Minyak Dunia

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Rabu, 11 November 2015 | 05:24 WIB
IEA Peringatkan Bahaya Jatuhnya Harga Minyak Dunia
Perkembangan harga minyak dunia. (Shutterstock)

Suara.com - Periode panjang harga minyak lebih rendah akan memicu kekhawatiran keamanan energi. Dengan semakin tingginya ketergantungan pada sejumlah kecil produsen berbiaya rendah atau berisiko, harga berbalik naik tajam jika investasi jatuh Ini dinyatakan Badan Energi International (IEA).

IEA melaporkan jika harga minyak pada tingkat saat ini tinggal selama beberapa dekade, ketergantungan pada minyak Timur Tengah akan kembali ke tingkat 1970-an, karena harga akan mendorong sumber-sumber pasokan berbiaya lebih tinggi.

Harga yang lebih rendah bisa melemahkan dukungan kebijakan penting untuk transisi energi, yang berarti 15 persen dari efisiensi penghematan hilang.

"Ini akan menjadi kesalahan besar untuk indeks perhatian kita terhadap keamanan energi untuk perubahan harga minyak," kata Direktur Eksekutif IEA, Fatih Birol, Rabu (11/11/2015).

"Sekarang bukan waktunya untuk bersantai. Justru sebaliknya, sebuah periode harga minyak yang rendah adalah saat untuk memperkuat kapasitas kita menghadapi ancaman keamanan energi masa depan," tambah Birol.

Laporan ini menemukan bahwa keseimbangan pengetatan minyak akan menyebabkan harga sekitar 80 dolar AS per barel pada 2020, karena kejatuhan dalam harga minyak telah menggerakkan kekuatan yang mengakibatkan pasar untuk menyeimbangkan kembali melalui permintaan yang lebih tinggi dan pertumbuhan pasokan yang lebih rendah.

Asia merupakan pusat permintaan terkemuka untuk setiap elemen utama dari bauran energi dunia pada 2040. Pada 2040, impor minyak bersih Tiongkok akan hampir lima kali Amerika Serikat. Sementara India akan dengan mudah melebihi Uni Eropa, kata laporan.

Laporan ini menemukan bahwa hubungan antara pertumbuhan ekonomi global, permintaan energi dan emisi yang terkait dengan energi melemah. Dikatakan transisi Tiongkok untuk lebih terdiversifikasi dan apalagi model energi-intensif untuk pertumbuhan membentuk kembali pasar energi. (Antara/Xinhua)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Golbal, Harga Minyak Dunia Turun

Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Golbal, Harga Minyak Dunia Turun

Bisnis | Selasa, 10 November 2015 | 07:51 WIB

Pasokan Berlimpah, Harga Minyak Dunia Turun

Pasokan Berlimpah, Harga Minyak Dunia Turun

Bisnis | Jum'at, 06 November 2015 | 08:06 WIB

Petronas Eksplorasi 3 Sumur Baru di Tahun 2016

Petronas Eksplorasi 3 Sumur Baru di Tahun 2016

Bisnis | Rabu, 04 November 2015 | 12:37 WIB

Produksi AS Merosot, Harga Minyak Dunia Naik

Produksi AS Merosot, Harga Minyak Dunia Naik

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2015 | 04:36 WIB

Harga Minyak Dunia Jatuh Lagi

Harga Minyak Dunia Jatuh Lagi

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2015 | 08:57 WIB

Harga Minyak Dunia Jatuh Akibat Pasokan AS Meningkat

Harga Minyak Dunia Jatuh Akibat Pasokan AS Meningkat

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2015 | 07:02 WIB

Cadangan Minyak AS Naik Sebabkan Harga Minyak Dunia Kembali Turun

Cadangan Minyak AS Naik Sebabkan Harga Minyak Dunia Kembali Turun

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2015 | 06:09 WIB

Harga Minyak Dunia Turun Hampir 3 Dolar AS

Harga Minyak Dunia Turun Hampir 3 Dolar AS

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2015 | 04:55 WIB

Goldman Pangkas Proyeksi Harga, Harga Minyak Dunia Turun Lagi

Goldman Pangkas Proyeksi Harga, Harga Minyak Dunia Turun Lagi

Bisnis | Sabtu, 12 September 2015 | 11:58 WIB

Harga Minyak Dunia Bervariasi Pagi Ini

Harga Minyak Dunia Bervariasi Pagi Ini

Bisnis | Rabu, 09 September 2015 | 06:29 WIB

Terkini

Kontribusi PDB Tembus Rp 8.573 T, Kenapa Setoran Pajak UMKM Masih Kecil?

Kontribusi PDB Tembus Rp 8.573 T, Kenapa Setoran Pajak UMKM Masih Kecil?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 09:10 WIB

Harga Emas Antam Anjlok Hari Ini, Dibanderol Rp 2.819.000/Gram

Harga Emas Antam Anjlok Hari Ini, Dibanderol Rp 2.819.000/Gram

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 09:09 WIB

Aktivitas Selat Hormuz Masih Seret, Harga Minyak Brent Tembus 106 Dolar AS

Aktivitas Selat Hormuz Masih Seret, Harga Minyak Brent Tembus 106 Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 09:05 WIB

Membaca Peluang di Tengah Ketidakpastian, Properti Tetap Jadi Instrumen Investasi Paling Relevan

Membaca Peluang di Tengah Ketidakpastian, Properti Tetap Jadi Instrumen Investasi Paling Relevan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 09:00 WIB

Waspada, Ekonomi Indonesia Bakal Dihantam Tekanan Global

Waspada, Ekonomi Indonesia Bakal Dihantam Tekanan Global

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 08:44 WIB

Bank Indonesia Perkuat Pengendalian Inflasi Demi Jaga Harga Bahan Pokok Tidak Naik

Bank Indonesia Perkuat Pengendalian Inflasi Demi Jaga Harga Bahan Pokok Tidak Naik

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 08:13 WIB

OJK Perkuat Kepastian Hukum Demi Jaga Penyaluran Kredit

OJK Perkuat Kepastian Hukum Demi Jaga Penyaluran Kredit

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 07:23 WIB

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:34 WIB

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:24 WIB

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:30 WIB