Harga Emas Jatuh Tertekan Penguatan Dolar AS

Adhitya Himawan | Suara.com

Sabtu, 28 November 2015 | 06:25 WIB
Harga Emas Jatuh Tertekan Penguatan Dolar AS
Ilustrasi emas batangan (Shutterstock)

Suara.com - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange jatuh pada Jumat (Sabtu pagi WIB 28/11/2015), tertekan penguatan dolar AS selama periode tidak ada berita akibat kombinasi liburan Thanksgiving dan pasar ditutup lebih awal pada Jumat.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Februari kehilangan 13,5 dolar AS, atau 1,26 persen, menjadi menetap di 1.056,2 dolar AS per ounce.

Emas turun karena dolar AS naik ke posisi tertinggi delapan bulan pada Jumat, menempatkan tekanan pada emas. Indeks dolar AS naik 0,20 persen menjadi 100,07 pada pukul 17.00 GMT. Indeks adalah ukuran dari dolar terhadap sekeranjang mata uang utama.

 
Emas dan dolar biasanya bergerak berlawanan arah, yang berarti jika dolar naik maka emas berjangka akan jatuh, karena emas yang diukur dengan dolar menjadi lebih mahal bagi investor. Para analis mencatat bahwa emas mendekati posisi terendahnya dalam enam tahun.

Logam mulia berada di bawah tekanan lebih lanjut ketika laporan yang dirilis pada Jumat oleh Departemen Sensus dan Statistik Hong Kong menunjukkan impor emas bersih ke Tiongkok dari Hong Kong jatuh menjadi 71,581 ton pada Oktober dari tertinggi 10 bulan di 97,242 ton pada September.

Para analis percaya bahwa penurunan permintaan fisik ini, ditambah dengan harapan kenaikan suku bunga The Fed membuat prospek jangka panjang untuk emas "bullish" terlihat sangat suram.

Peluang saat ini untuk bank sentral AS menaikkan suku bunganya di pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) pada 15 Desember tetap pada probabilitas tersirat di 78 persen, menurut alat Fedwatch CMEGroup, yang didasarkan pada harga berjangka Fed Fund 30-hari.

Ekspektasi awalnya untuk penundaan kenaikan suku bunga hingga 2016, tetapi pertemuan FOMC pada akhir Oktober menegaskan bahwa The Fed ingin menaikkan suku sebelum akhir 2015.

Peningkatan suku bunga The Fed mendorong investor menjauh dari emas dan menuju aset-aset dengan imbal hasil, karena logam mulia tidak mengenakan suku bunga. Belum ada peningkatan suku bunga The Fed sejak Juni 2006, sebelum awal krisis keuangan Amerika.

Para analis percaya bahwa kenaikan suku bunga The Fed masih belum sepenuhnya dihargakan, dan berlanjutnya konflik geopolitik global secara artifisial masih menopang logam mulia.

Perak untuk pengiriman Maret turun 12,7 sen, atau 0,90 persen, menjadi ditutup pada 14,048 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Januari turun 8,1 dolar AS, atau 0,96 persen, menjadi ditutup pada 835,8 dolar AS per ounce. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Harga Emas Antam Naik di Libur Lebaran, Cek Deretannya

Harga Emas Antam Naik di Libur Lebaran, Cek Deretannya

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 09:49 WIB

Daftar Harga Emas Batangan di Pegadaian Hari Ini, Rabu 18 Maret 2026

Daftar Harga Emas Batangan di Pegadaian Hari Ini, Rabu 18 Maret 2026

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 08:58 WIB

Emas Antam Lebih Murah Lagi Hari Ini, Harganya Turun Rp 4.000

Emas Antam Lebih Murah Lagi Hari Ini, Harganya Turun Rp 4.000

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 10:12 WIB

Harga Emas Antam Makin Anjlok Jelang Lebaran, Lebih Murah dari Galeri 24 dan UBS

Harga Emas Antam Makin Anjlok Jelang Lebaran, Lebih Murah dari Galeri 24 dan UBS

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 10:34 WIB

Emas Antam Lagi Diobral, Harganya Turun Jadi Rp 2,9 Juta per Gram

Emas Antam Lagi Diobral, Harganya Turun Jadi Rp 2,9 Juta per Gram

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 10:07 WIB

Harga Emas Galeri 24 dan UBS Pegadaian Stabil, Cek Update Terkini

Harga Emas Galeri 24 dan UBS Pegadaian Stabil, Cek Update Terkini

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 08:39 WIB

Emas Antam Diproyeksi Turun, Cek Ramalan Harganya untuk Pekan Depan

Emas Antam Diproyeksi Turun, Cek Ramalan Harganya untuk Pekan Depan

Bisnis | Minggu, 15 Maret 2026 | 20:40 WIB

Harga Emas Antam Sepekan: Terakumulasi Anjlok Hampir Rp100 Ribu

Harga Emas Antam Sepekan: Terakumulasi Anjlok Hampir Rp100 Ribu

Bisnis | Minggu, 15 Maret 2026 | 09:26 WIB

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian Stabil, Tetap di Atas Rp 3 Jutaan

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian Stabil, Tetap di Atas Rp 3 Jutaan

Bisnis | Minggu, 15 Maret 2026 | 07:58 WIB

Dukung Asta Cita Pemerintah, PT Pegadaian Bersama Pelaku Industri Emas Inisiasi Pembentukan IBMA

Dukung Asta Cita Pemerintah, PT Pegadaian Bersama Pelaku Industri Emas Inisiasi Pembentukan IBMA

Bisnis | Jum'at, 13 Maret 2026 | 14:28 WIB

Terkini

Defisit APBN RI 6 Persen, Menkeu Bilang Belum Pernah Terjadi Sejak 20 Tahun Terakhir

Defisit APBN RI 6 Persen, Menkeu Bilang Belum Pernah Terjadi Sejak 20 Tahun Terakhir

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 12:50 WIB

PT KAI Akui Ketersediaan Tempat Duduk hingga 20 Maret Sudah Menipis

PT KAI Akui Ketersediaan Tempat Duduk hingga 20 Maret Sudah Menipis

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 12:45 WIB

Bahlil Teken MoC Energi dengan Jepang, Ekonom Berikan Sejumlah Catatan

Bahlil Teken MoC Energi dengan Jepang, Ekonom Berikan Sejumlah Catatan

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 12:43 WIB

Pemerintah Bidik Lahan Sitaan KPK hingga Kejaksaan untuk Perumahan Rakyat

Pemerintah Bidik Lahan Sitaan KPK hingga Kejaksaan untuk Perumahan Rakyat

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 12:29 WIB

Stok AS Hadang Reli Minyak Mentah Dunia

Stok AS Hadang Reli Minyak Mentah Dunia

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 12:20 WIB

Sempat Melonjak, Harga Minyak Dunia Melemah Tipis

Sempat Melonjak, Harga Minyak Dunia Melemah Tipis

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 12:09 WIB

Askrindo Berangkatkan 500 Pemudik ke 13 Rute Dengan Asuransi Gratis

Askrindo Berangkatkan 500 Pemudik ke 13 Rute Dengan Asuransi Gratis

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 12:07 WIB

Armada Mobil Tangki Ditambah, Stok BBM Dijamin Tak Langka Selama Mudik

Armada Mobil Tangki Ditambah, Stok BBM Dijamin Tak Langka Selama Mudik

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 11:59 WIB

BRI Life Siapkan Proteksi Khusus Momen Mudik Lebaran 2026

BRI Life Siapkan Proteksi Khusus Momen Mudik Lebaran 2026

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 11:58 WIB

Prabowo Serukan Pakai Kompor dan Kendaraan Listrik, Ini Kata Pengamat

Prabowo Serukan Pakai Kompor dan Kendaraan Listrik, Ini Kata Pengamat

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 11:53 WIB