Penerimaan Pajak Rp1.000 Triliun Mendapat Apresiasi

Arsito Hidayatullah

Selasa, 29 Desember 2015 | 11:01 WIB
Penerimaan Pajak Rp1.000 Triliun Mendapat Apresiasi
Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro didampingi jajarannya saat menggelar jumpa pers terkait RAPBN-P 2015 di Jakarta, Selasa (17/2). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Sekretaris Panitia Kerja (Panja) Penerimaan Negara Komisi XI DPR RI Mukhammad Misbakhun memuji kinerja Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan yang untuk pertama kalinya mencatat penerimaan hingga Rp 1000 triliun.

"Di tengah situasi perekonomian yang sulit, capaian penerimaan pajak saat ini patut diapresiasi," kata Mukhammad Misbakhun melalui pernyataan tertulisnya yang diterima Antara di Jakarta, Selasa.

Menurut Misbakhun, Ditjen Pajak Kementerian Keuangan menghadapi target tinggi yang tidak mudah dicapai. Di sisi lain, perekonomian mengalami pelambatan, sehingga upaya mencapai target pajak tersebut bukan hal mudah.

Politisi Partai Golkar ini menilai, Ditjen Pajak Kemenkeu telah membuat prestasi besar dengan menerimaan pajak per 25 Desember 2015, telah menembus angka Rp1.000 triliun.

"Tepatnya sudah mencapai Rp 1.084 triliun," katanya.

Menurut dia, angka penerimaan pajak itu memang belum bisa mencapai target di APBN-P 2015 yang dipatok Rp 1.294,5 triliun.

Namun capaian tersebut, kata dia, tetap patut diapresiasi karena menjadi bukti bahwa Menteri Keuangan Bambang PS Brodjonegoro berhasil melakukan pembenahan di internal di Ditjen Pajak.

Misbakhun menjelaskan, soal pembenahan internal Ditjen Pajak, Komisi XI DPR RI telah menyetujui sistem teknologi informasi (IT) di Ditjen Pajak dengan anggaran Rp2 triliun, untuk memperbaiki sistem berbasis pada IT guna peningkatan pelayanan perpajakan.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Bambang P Brodjonegoro mengatakan, realisasi penerimaan pajak per 25 Desember 2015 berhasil menembus Rp 1.000 triliun atau untuk pertama kalinya dalam sejarah Indonesia.

Menurut dia, realisasi penerimaan pajak tersebut, bahkan sudah melampaui penerimaan pajak 2014 setahun penuh sebesar Rp 982 triliun. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Realisasi Pajak Lampaui Rp1000 Triliun

Realisasi Pajak Lampaui Rp1000 Triliun

Bisnis | Minggu, 27 Desember 2015 | 22:17 WIB

Revisi Penerimaan Pajak 2016 Masih Dikaji

Revisi Penerimaan Pajak 2016 Masih Dikaji

Bisnis | Selasa, 22 Desember 2015 | 14:06 WIB

Terlalu Tinggi, Darmin Usul Amandemen Target Pajak di APBN 2016

Terlalu Tinggi, Darmin Usul Amandemen Target Pajak di APBN 2016

Bisnis | Jum'at, 18 Desember 2015 | 20:20 WIB

Tax Amnesty Harus Dorong Kesetaraan Wajib Pajak

Tax Amnesty Harus Dorong Kesetaraan Wajib Pajak

Bisnis | Rabu, 16 Desember 2015 | 20:00 WIB

Terkini

Museum Nasional dan Ratusan Aset Budaya Direvitalisasi Sepanjang 2026

Museum Nasional dan Ratusan Aset Budaya Direvitalisasi Sepanjang 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 18:42 WIB

Riset Terbaru Ungkap Perilaku Unik Konsumen Mobil Kelas Menengah Atas

Riset Terbaru Ungkap Perilaku Unik Konsumen Mobil Kelas Menengah Atas

Otomotif | Senin, 02 November 2026 | 18:40 WIB

Fauzi Bowo: Tata Ruang Tak Boleh Tersekat Masa Jabatan 5 Tahunan

Fauzi Bowo: Tata Ruang Tak Boleh Tersekat Masa Jabatan 5 Tahunan

News | Senin, 02 November 2026 | 18:39 WIB

Respons Polemik Pajak Pembalut 11 Persen, MenPPPA: Tunggu, Semoga Ada Kabar Menggembirakan

Respons Polemik Pajak Pembalut 11 Persen, MenPPPA: Tunggu, Semoga Ada Kabar Menggembirakan

News | Senin, 02 November 2026 | 18:38 WIB

Kritik Penggeledahan Ponpes di Sukoharjo, Rudianto Lallo: Penegakan Hukum Tak Boleh Sewenang-wenang!

Kritik Penggeledahan Ponpes di Sukoharjo, Rudianto Lallo: Penegakan Hukum Tak Boleh Sewenang-wenang!

News | Senin, 02 November 2026 | 18:35 WIB

7 Arti Mimpi Kehilangan HP atau Dompet Menurut Psikologi

7 Arti Mimpi Kehilangan HP atau Dompet Menurut Psikologi

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 18:35 WIB

Lebih Higienis! 4 Pelembap Korea Kemasan Tube Buat Perkuat Skin Barrier

Lebih Higienis! 4 Pelembap Korea Kemasan Tube Buat Perkuat Skin Barrier

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 18:35 WIB

BMKG Belum Bisa Pastikan Asal Bongkahan Es 20 Cm yang Timpa Rumah di Bantul

BMKG Belum Bisa Pastikan Asal Bongkahan Es 20 Cm yang Timpa Rumah di Bantul

News | Senin, 02 November 2026 | 18:32 WIB

Viva Milk Cleaner Spirulina untuk Kulit Apa? Cuma Rp9 ribu Ampuh Cegah Penuaan Dini

Viva Milk Cleaner Spirulina untuk Kulit Apa? Cuma Rp9 ribu Ampuh Cegah Penuaan Dini

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 18:30 WIB

Hadapi Gejolak Pasar hingga 2027, Investor Diminta Disiplin dan Diversifikasi

Hadapi Gejolak Pasar hingga 2027, Investor Diminta Disiplin dan Diversifikasi

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 18:30 WIB

×