Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.130,190
LQ45 620,397
Srikehati 308,223
JII 381,928
USD/IDR 17.785

Ini Resep Kemenhub Atasi Kemacetan di Jalan Tol

Adhitya Himawan | Suara.com

Minggu, 03 Januari 2016 | 23:04 WIB
Ini Resep Kemenhub Atasi Kemacetan di Jalan Tol
Suasana Jalan Tol JORR menunju Cikampek macet total, Jakarta, Kamis (24/12/2015). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan menawarkan sejumlah solusi untuk menangani kemacetan di jalan tol seperti pada arus mudik Natal 2015.

Pelaksana tugas Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Sugihardjo yang ditemui di rumah dinas Menteri Perhubungan Ignasius Jonan saat "open house" di Jakarta, Minggu (3/1/2015), mengatakan solusi pertama menambah jalur dari lawan arus atau "contra flow" dari timur ke barat.

"Jadi, satu lanjur dari KM 65 sampai KM 50, dibuat satu lajur, jadi menambah kapasitas," katanya.

Kedua, lanjut dia, pengendalian area peristirahatan atau "rest area" yang juga menyumbang kemacetan.

"Buka tutup 'rest area'. Kalau KM 65 penuh, tutup dan alihkan ke KM 62, kalau penuh lagi alihkan ke KM 42," katanya.

Sugihardjo menambahkan titik kepadatan, yakni di Tol Cikampek karena pertemuan dari Tol Cipularang dan Tol Cipali.

Masalahnya, lanjut dia, masih ada transaksi di gerbang tol Cikopo, sementara untuk di Tol Cipularang sudah tidak ada.

"Jadi, idealnya, ke depan kita sudah minta pengelola tol dan BPJT (Badan Pengatur Jalan Tol) untuk menggunakan dua sistem yaitu 'e-ticketing' dan terintegrasi," katanya.

Dia menjelaskan sistem terintegrasi perpindahan operator jalan tol, antara PT Lintas Marga Sedaya (Cipali) dan PT Jasa Marga (Cipularang).

"Kalau terintegrasi transaksi Gerbang Tol Cikopo seharusnya bisa dihapus," kayanya.

Sugihardjo menyebutkan setiap transaksi tersebut terhitung di atas delapan detik yang dinilai lama dan menimbulkan antrean panjang.

"Saya suruh ada asisten supaya mengurus uang kembaliannya cepat," katanya.

Dia mengaku akan menyampaikan solusi tersebut kepada operator dalam surat tertulis, di samping imbauan lisan.

Untuk puncak arus balik Natal dan Tahun Baru 2016 diperkirakan pada Minggu (3/1/2015) dan masyarakat telah diimbau untuk mulai bergerak pada Sabtu (2/1/2016) sore.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, kemacetan lalu lintas yang luar biasa yang terjadi di berbagai jalan tol pada Rabu-Kamis (23-24/12/2015) lalu. Akibat peristiwa tersebut, Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan Djoko Sasono menyatakan mundur dari jabatannya. Selain menyatakan mundur dari jabatannya, Djoko juga menyampaikan permohonan maaf bagi masyarakat yang kemarin sempat mengalami kemacetan di jalan-jalan tol.

Dalam konferensi pers kala itu, Djoko awalnya menyampaikan penjelasan soal Surat Edaran Menteri Perhubungan Nomor 48 Tahun 2015 tentang larangan pengoperasian kendaraan angkutan barang pada masa angkutan Natal 2015 dan Tahun Baru 2016. Ia menjelaskan, larangan operasi angkutan barang pada 30 Desember 2015 hingga 3 Januari 2016 itu diberlakukan untuk menghindari terulangnya kemacetan parah yang terjadi di sebagian besar jalan tol di Jawa pada awal masa liburan yakni 23-24 Desember 2015 lalu.

(Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Proyek Tol Semarang-Demak Seksi 1B Capai 83 Persen

Proyek Tol Semarang-Demak Seksi 1B Capai 83 Persen

Foto | Selasa, 26 Mei 2026 | 18:30 WIB

Viral Pemotor Bonceng Tiga Masuk Tol Batang, Cuek Lawan Arah di Sisi Kanan Jalan

Viral Pemotor Bonceng Tiga Masuk Tol Batang, Cuek Lawan Arah di Sisi Kanan Jalan

Video | Rabu, 20 Mei 2026 | 19:00 WIB

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:31 WIB

Heboh PPN Jalan Tol dan Tarik Pajak Orang Kaya, Purbaya: Itu Masih Rezim Lama

Heboh PPN Jalan Tol dan Tarik Pajak Orang Kaya, Purbaya: Itu Masih Rezim Lama

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 12:09 WIB

Polemik Pajak Kendaraan Listrik vs Jalan Tol: Kantong Kiri Gratis, Kantong Kanan Dikuras

Polemik Pajak Kendaraan Listrik vs Jalan Tol: Kantong Kiri Gratis, Kantong Kanan Dikuras

Otomotif | Jum'at, 24 April 2026 | 12:25 WIB

Omara Esteghlal Ungkap Kondisi Memprihatinkan Tol Mahal Tapi Berlubang: Hati-Hati Guys

Omara Esteghlal Ungkap Kondisi Memprihatinkan Tol Mahal Tapi Berlubang: Hati-Hati Guys

Entertainment | Kamis, 23 April 2026 | 13:42 WIB

Jika PPN Jalan Tol Berlaku, Jusuf Hamka Akui Akan Ada Kenaikan Tarif

Jika PPN Jalan Tol Berlaku, Jusuf Hamka Akui Akan Ada Kenaikan Tarif

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 13:34 WIB

Purbaya Tak Tahu Isu PPN Jalan Tol: Janji Saya Sama, Tak Akan Terapkan Pajak Baru

Purbaya Tak Tahu Isu PPN Jalan Tol: Janji Saya Sama, Tak Akan Terapkan Pajak Baru

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 17:58 WIB

Hutama Karya Upgrade Command Center, Kecelakaan di Tol Bisa Cepat Ditangani

Hutama Karya Upgrade Command Center, Kecelakaan di Tol Bisa Cepat Ditangani

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 17:23 WIB

Tarif Tol Bakal Kena PPN? Hutama Karya Masih Tunggu Kejelasan

Tarif Tol Bakal Kena PPN? Hutama Karya Masih Tunggu Kejelasan

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 16:37 WIB

Terkini

Harga Emas Antam Turun Jadi Rp 2.754.000/Gram di Cuti Bersama

Harga Emas Antam Turun Jadi Rp 2.754.000/Gram di Cuti Bersama

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:23 WIB

Blackout di Sumatra Jadi Alarm untuk Penguatan Sistem Kelistrikan Nasional

Blackout di Sumatra Jadi Alarm untuk Penguatan Sistem Kelistrikan Nasional

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:18 WIB

Danantara Klaim Jika SDA Tak Dikendalikan yang Rugi Rakyat

Danantara Klaim Jika SDA Tak Dikendalikan yang Rugi Rakyat

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:02 WIB

Belum Siap Beroperasi, Modal Awal Danantara Sumberdaya Indonesia Rp100 Juta dan Wajib Kejar Cuan

Belum Siap Beroperasi, Modal Awal Danantara Sumberdaya Indonesia Rp100 Juta dan Wajib Kejar Cuan

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 08:36 WIB

Dongkrak Ekonomi Lokal, SIG Tebar 292 Hewan Kurban di Momen Iduladha

Dongkrak Ekonomi Lokal, SIG Tebar 292 Hewan Kurban di Momen Iduladha

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 08:05 WIB

Perusahaan Raksasa Ramai 'Tinggalkan' AI Gegara Biaya Mahal, Kecerdasan Buatan Terancam?

Perusahaan Raksasa Ramai 'Tinggalkan' AI Gegara Biaya Mahal, Kecerdasan Buatan Terancam?

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 07:59 WIB

BEI Intensif Bertemu MSCI dan FTSE, Bahas Status Pasar Modal Indonesia

BEI Intensif Bertemu MSCI dan FTSE, Bahas Status Pasar Modal Indonesia

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 07:47 WIB

Bank Mandiri Bukukan Kinerja Kinclong, Kredit dan Aset Tumbuh Double Digit

Bank Mandiri Bukukan Kinerja Kinclong, Kredit dan Aset Tumbuh Double Digit

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 07:40 WIB

Harga Minyak Dunia Naik Lagi Gegara AS Serang Iran, Dekati Level USD 100

Harga Minyak Dunia Naik Lagi Gegara AS Serang Iran, Dekati Level USD 100

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 07:20 WIB

Mendag Bertemu Perwakilan e-commerce Bahas Revisi Permendag Nomor 31 Tahun 2023

Mendag Bertemu Perwakilan e-commerce Bahas Revisi Permendag Nomor 31 Tahun 2023

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 18:15 WIB