Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.580.000
Beli Rp2.455.000
IHSG 6.041,972
LQ45 599,903
Srikehati 294,680
JII 362,104
USD/IDR 18.060

Ketimpangan Pendapatan di Indonesia Lebih Buruk dari Negara Lain

Ruben Setiawan, Dian Kusumo Hapsari

Jum'at, 08 Januari 2016 | 12:57 WIB
Ketimpangan Pendapatan di Indonesia Lebih Buruk dari Negara Lain
Menko Bidang Perekonomian Darmin Nasution. [Antara/Sigid Kurniawan]

Suara.com - Pemerintah, melalui Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan gini ratio (ketimpangan pendapatan antara orang kaya dan miskin) saat ini memasuki level terburuk jika dibandingkan dengan negara lain. Kondisi ini sangat berbeda jauh jika dibandingkan dengan 20-30 tahun yang lalu.

"Kita semua tahu ekonomi kita menghasilkan ketimpangan yang lebih buruk dari negara lain. China juga buruk sebenarnya. Seharusnya kita bisa lebih baik. Ini sangat berbanding terbalik dengan kondisi 20-30 tahun yang lalu,” kata Darmin, Jumat (8/1/2016).

Darmin menjelaskan, pada 20-30 tahun lalu, Indonesia sangat percaya diri dan membanggakan dirinya sebagai negara yang memiliki pertumbuhan ekonomi dan gini ratio yang rendah.

“Gini ratio kita memang relatif timpang, padahal 20-30 tahun lalu, Indonesia membanggakan diri sebagai negara yang pertumbuhan ekonominya tinggi dan rasio gini rendah. Namun, lama-kelamaan itu semua kini sudah berubah ke level yang terburuk,” ungkapnya.

Kendati demikian, Darmin mengaku pemerintah telah menyiapkan beberapa strategi untuk mengatasi permasalahan ketimpangan yang terjadi saat ini yang berada di level 0,42. Salah satunnya dengan mendorong financial inclusion atau inklusi keuangan.

“Kami sudah bekerjasama dengan Kementerian/Lembaga terkait seperti Kementerian Agraria dan Tata Ruang, Otoritas Jasa Keuangan, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Bank Indonesia, Kementerian Keuangan, Kementerian Pertanian dan Kementerian Perindustrian untuk saling bekerjasama dengan mendorong inklusi keuangan,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, inklusi keuangan adalah sebuah bentuk pendalaman layanan keuangan yang ditujukan kepada masyarakat untuk memanfaatkan produk dan jasa keuangan formal seperti penyimpanan uang, transfer, asuransi dan beberapa bentuk produk keuangan lainnya. Nantinya, kebijakan inklusi keuangan ini akan disinergikan dengan sertifikasi tanah rakyat secara besar-besaran.

“Jadi nanti kita sinergikan dengan sertifikat tanah. Karena, kalau saya lihat sekitar 40-60 persen masyarakat di Indonesia belum disertifikasikan. Nah ini yang akan kita dorong,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut Darmin, pemerintah mengalokasikan anggaran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar lebih dari Rp 100 triliun dengan tingkat bunga 9 persen. Belum lagi, pagu dana desa sebesar lebih dari Rp 40 triliun di 2016 dan dikombinasikan dengan program Laku Pandai alias agen bank serta layanan e-commerce dan e-money yang semakin mempermudah transaksi belanja tanpa uang tunai.

"Maksudnya supaya jangan setiap bank harus bikin kantor sampai di desa-desa, tapi pakailah warung, toko yang menjual voucher dengan standar dan perjanjian tertentu. Ia bisa bertindak sebagai agen dari bank," katanya.

Pemerintah, kata Darmin, juga ingin mendorong sistem logistik nasional sebagai bagian dari inklusi keuangan bersifat korporasi, seperti yang dimiliki jaringan Unilever, Indomart dan Alfamart. Sayang, sistem logistik dari pedesaan ke kota belum hadir sehingga berdampak pada harga jual produk ke konsumen.

Menurutnya sistem logistik nasional, sangat penting supaya 50-60 persen dari harga produk pertanian atau kerajinan tergerus di jaringan logistik. Sementara petaninya hanya mendapat bagian 40-50 persen. "Ini adalah blok besar untuk mendorong transformasi struktural sekaligus memperbaiki tingkat kemiskinan dan ketimpangan," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mantan Gubernur BI: Rupiah Melemah Karena Pemerintah Tahan Subsidi BBM

Mantan Gubernur BI: Rupiah Melemah Karena Pemerintah Tahan Subsidi BBM

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 18:54 WIB

Membedah Ketimpangan Warga RI: Jurang Kaya-Miskin Diklaim Menyempit

Membedah Ketimpangan Warga RI: Jurang Kaya-Miskin Diklaim Menyempit

Bisnis | Jum'at, 06 Februari 2026 | 13:20 WIB

Jurang Ketimpangan di RI Makin Lebar: Orang Kaya Makin Kaya, Miskin Makin Miskin

Jurang Ketimpangan di RI Makin Lebar: Orang Kaya Makin Kaya, Miskin Makin Miskin

Bisnis | Senin, 17 Juli 2023 | 13:27 WIB

Terkini

Ongkos Perbaikan Mobil Listrik BekasTerbesar Bukanlah Baterai, Menurut Riset

Ongkos Perbaikan Mobil Listrik BekasTerbesar Bukanlah Baterai, Menurut Riset

Otomotif | Kamis, 16 Juli 2026 | 06:15 WIB

Argentina ke Final Piala Dunia 2026, Scaloni: Albiceleste Siap Hancurkan Spanyol

Argentina ke Final Piala Dunia 2026, Scaloni: Albiceleste Siap Hancurkan Spanyol

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 06:14 WIB

Lautaro Martinez: Saya Sudah Bilang ke Alexis, Akan Cetak Gol

Lautaro Martinez: Saya Sudah Bilang ke Alexis, Akan Cetak Gol

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 06:11 WIB

UEFA Mulai Gerah! Muncul Desakan Lengserkan Infantino dari Kursi Presiden FIFA

UEFA Mulai Gerah! Muncul Desakan Lengserkan Infantino dari Kursi Presiden FIFA

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 06:00 WIB

Prabowo Kumpulkan Menteri, Nasib MBG & Koperasi Desa Merah Putih Dibahas

Prabowo Kumpulkan Menteri, Nasib MBG & Koperasi Desa Merah Putih Dibahas

Foto | Kamis, 16 Juli 2026 | 06:00 WIB

Amankah Ibu Hamil Pakai Parfum? Ini Penjelasan Dokter Kandungan

Amankah Ibu Hamil Pakai Parfum? Ini Penjelasan Dokter Kandungan

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 05:35 WIB

Final Piala Dunia 2026 Argentina Tantang Spanyol: Messi vs Generasi Emas La Roja

Final Piala Dunia 2026 Argentina Tantang Spanyol: Messi vs Generasi Emas La Roja

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 04:22 WIB

Comeback Gila Argentina! Lautaro Martinez Hancurkan Mimpi Inggris

Comeback Gila Argentina! Lautaro Martinez Hancurkan Mimpi Inggris

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 04:03 WIB

Kylian Mbappe Blak-blakan: Taktik Deschamps Bikin Prancis Gagal ke Final Piala Dunia

Kylian Mbappe Blak-blakan: Taktik Deschamps Bikin Prancis Gagal ke Final Piala Dunia

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 03:40 WIB

Panas! Teror Suara Suporter Argentina Tenggelamkan Lagu Kebangsaan Inggris

Panas! Teror Suara Suporter Argentina Tenggelamkan Lagu Kebangsaan Inggris

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 02:49 WIB

×