Investor Domestik Bergairah Jika Proyek infrastruktur Konsisten

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Selasa, 12 Januari 2016 | 05:03 WIB
Investor Domestik Bergairah Jika Proyek infrastruktur Konsisten
Sejumlah pekerja dalam sebuah proyek pembangunan infrastruktur di Jakarta. [Antara/Sigid Kurniawan]

Suara.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) mengemukakan bahwa penyerapan anggaran belanja infrastruktur pemerintah menjadi salah satu sentimen yang menjadi perhatian investor di pasar modal domestik.

"Salah satu yang perlu diperhatikan ke depannya adalah 'spending government infrastructure', pemerintah sudah berkali-kali menyampaikan komitmennya, diharapkan dapat segera direalisasikan," kata Direktur Pengawasan dan Perdagangan Anggota BEI Alpino Kianjaya di Jakarta, Senin (11/1/2016).

Sektor industri yang akan menjadi perhatian pelaku pasar berkaitan dengan infrastruktur dan konsumer.

"Sektor semen tidak bisa ditawar lagi kebutuhannya untuk mendukung infrastruktur. Kemudian, jika penyerapan anggaran pemerintah sudah besar, akan mendorong daya beli masyarakat meningkat yang akhirnya menopang ekonomi domestik," katanya.

Alpino Kianjaya menambahkan bahwa jika laju ekonomi Indonesia sesuai dengan harapan investor, performa kinerja perusahaan secara otomatis turut positif. Tentunya perusahaan yang sahamnya tercatat di BEI akan diburu investor, baik lokal maupun asing.

Dengan fundamental yang relatif cukup baik itu, Alpino Kianjaya mengemukakan bahwa BEI menyiapkan produk derivatif yang sedianya akan diluncurkan pada bulan Februari 2016 diharapkan produk itu dapat dijadikan alternatif bagi investor untuk menempatkan asetnya sekaligus sebagai sarana lindung nilai atau "hedging" di pasar modal.

"Kami sudah melakukan sosialisasikan kepada investor dan anggota bursa (perusahaan sekuritas)," katanya.

Salah satu jenis produk derivatif di BEI yang akan diluncurkan itu, yakni Kontrak Berjangka Indeks Efek LQ-45 (KBIE LQ-45). KBIE LQ-45 merupakan janji untuk menjual atau membeli kontrak indeks efek LQ-45 dengan penyelesaian di waktu yang akan datang, yang mewajibkan setiap pihak untuk memenuhi perjanjian tersebut pada saat jatuh tempo. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bank Sulselbar Targetkan Aset Capai Rp14 Triliun di 2016

Bank Sulselbar Targetkan Aset Capai Rp14 Triliun di 2016

Bisnis | Senin, 11 Januari 2016 | 20:56 WIB

Kereta Api Kalimantan Dipastikan Beroperasi Tahun 2020

Kereta Api Kalimantan Dipastikan Beroperasi Tahun 2020

Bisnis | Senin, 11 Januari 2016 | 20:16 WIB

Menteri Susi Dapat Anggaran Rp13, 8 Triliun, Untuk Apa?

Menteri Susi Dapat Anggaran Rp13, 8 Triliun, Untuk Apa?

Bisnis | Senin, 11 Januari 2016 | 12:10 WIB

LIPI Kritik Target Konektivitas Papua 2018 Terlalu Cepat

LIPI Kritik Target Konektivitas Papua 2018 Terlalu Cepat

Bisnis | Minggu, 10 Januari 2016 | 13:38 WIB

MKGR Akui Program Ekonomi Jokowi Mulai Berjalan Baik

MKGR Akui Program Ekonomi Jokowi Mulai Berjalan Baik

Bisnis | Minggu, 10 Januari 2016 | 12:06 WIB

Pembangunan Infrastruktur Harus "Indonesia Sentris"

Pembangunan Infrastruktur Harus "Indonesia Sentris"

Bisnis | Minggu, 10 Januari 2016 | 12:01 WIB

Bank Jatim Syariah akan Dibentuk Tahun 2016

Bank Jatim Syariah akan Dibentuk Tahun 2016

Bisnis | Kamis, 07 Januari 2016 | 22:24 WIB

Laba Bersih Bank Jatim di 2015 Turun 5,8 Persen

Laba Bersih Bank Jatim di 2015 Turun 5,8 Persen

Bisnis | Kamis, 07 Januari 2016 | 22:19 WIB

Kepada Relawan, Jokowi Mengaku Belum Pikirkan Reshuffle

Kepada Relawan, Jokowi Mengaku Belum Pikirkan Reshuffle

News | Kamis, 07 Januari 2016 | 22:10 WIB

Bank Nagari Raih Laba Bersih Rp325 Miliar di 2015

Bank Nagari Raih Laba Bersih Rp325 Miliar di 2015

Bisnis | Kamis, 07 Januari 2016 | 21:56 WIB

Terkini

Program Take Over dari BRI Mudahkan Nasabah Pindah KPR, Suku Bunga Mulai 2,50 Persen

Program Take Over dari BRI Mudahkan Nasabah Pindah KPR, Suku Bunga Mulai 2,50 Persen

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:08 WIB

Prabowo Berjumpa Kaisar Naruhito dan PM Sanae Takaichi di Jepang, Bahas Apa Saja?

Prabowo Berjumpa Kaisar Naruhito dan PM Sanae Takaichi di Jepang, Bahas Apa Saja?

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:04 WIB

Nostalgia di Semarang, D'Kambodja Heritage by Anne Avantie yang Berkembang Bersama BRI

Nostalgia di Semarang, D'Kambodja Heritage by Anne Avantie yang Berkembang Bersama BRI

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:39 WIB

Pakar Ungkap Kemacetan Gerbang Tol Arus Balik Lebaran 2026 Bisa Dicegah lewat Sistem MLFF

Pakar Ungkap Kemacetan Gerbang Tol Arus Balik Lebaran 2026 Bisa Dicegah lewat Sistem MLFF

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:12 WIB

BRILink Agen di Bakauheni, Berawal dari Modal Usaha Terbatas hingga Menjadi Andalan Masyarakat

BRILink Agen di Bakauheni, Berawal dari Modal Usaha Terbatas hingga Menjadi Andalan Masyarakat

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:09 WIB

30 Hari Perang Iran Lawan AS-Israel, Empat Negara Gelar Pertemuan Darurat

30 Hari Perang Iran Lawan AS-Israel, Empat Negara Gelar Pertemuan Darurat

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 19:57 WIB

Zero Fatality Bisa Dicapai Jika Perusahaan Implementasi Budaya K3 Ketat

Zero Fatality Bisa Dicapai Jika Perusahaan Implementasi Budaya K3 Ketat

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 19:57 WIB

Emiten Produsen Sarung Tangan Medis MARK Raih Laba Bersih Rp 837,31 Miliar di 2025

Emiten Produsen Sarung Tangan Medis MARK Raih Laba Bersih Rp 837,31 Miliar di 2025

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:46 WIB

Ancaman Selat Hormuz, RI Mulai Telusuri Sumber Minyak Selain Timur Tengah

Ancaman Selat Hormuz, RI Mulai Telusuri Sumber Minyak Selain Timur Tengah

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:38 WIB

Dolar AS dan Harga Minyak Diprediksi Melonjak, Rupiah Tertekan

Dolar AS dan Harga Minyak Diprediksi Melonjak, Rupiah Tertekan

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:10 WIB