Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.715.000
IHSG 7.129,490
LQ45 690,764
Srikehati 337,455
JII 482,445
USD/IDR 17.273

Versi Pemerintah, Industri Pariwisata 3 Negara Ini Sering Curang

Adhitya Himawan | Suara.com

Selasa, 26 Januari 2016 | 16:10 WIB
Versi Pemerintah, Industri Pariwisata 3 Negara Ini Sering Curang
Menpar Arief Yahya (tengah) saat acara Jumpa Pers di Gedung Sapta Pesona, Selasa (1/9/2015). (Foto: suara.com)

Suara.com - Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan Indonesia masih belum mampu mengejar tiga negara rival utama pariwisata, yakni Malaysia, Thailand dan Singapura, dalam lima tahun terakhir.

"Selama lima tahun terakhir, kita belum bisa kejar rival kita ini, Malaysia, Thailand dan Singapura. Kalau boleh saya katakan mereka sering 'cheating' (curang) dan kita diam saja," katanya saat menjadi pembicara kunci dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pariwisata di Hotel Kempinski Jakarta, Selasa.

Arief merinci, pada 2011, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara Indonesia sekitar 7,6 juta orang, sedangkan Malaysia sudah mencapai 24,7 juta wisman, Thailand 19,2 juta wisman, dan Singapura 13,1 juta wisman.

Pada 2015, wisman ke Indonesia baru mencapai 10 juta orang, sedangkan Malaysia sudah 29,2 juta wisman, Thailand 29,7 juta wisman dan Singapura 16,1 juta wisman.


Menurut Arief, meski potensi pariwisata Tanah Air lebih besar dari ketiga negara Asia Tenggara itu, "branding" Indonesia masih kalah jauh dari tiga negara tersebut.

Oleh karena itu, pihaknya akan lebih banyak mengalokasikan anggaran untuk "branding", meski tetap menganggarkan biaya "advertising" dan "selling".

"Setiap kenaikan 10 persen dari 'country branding', akan menaikkan 11 persen dari destinasi," katanya. Rakornas Pariwisata digelar 26-27 Januari 2016 di Hotel Kempinski Jakarta Pusat. Selain dihadiri pembicara dari berbagai kalangan di bidang pariwisata, acara tersebut juga dimeriahkan penyanyi papan atas Afgan dan Rossa. Rakornas Pariwisata sepanjang 2016 rencananya akan digelar sebanyak empat kali, yakni pada Januari, April, Juli dan Oktober.

Mengacu data Badan Pusat Statistik per November 2015, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia pada November 2015 mencapai 777,5 ribu kunjungan atau naik 1,70 persen dibandingkan jumlah kunjungan wisman November 2014 yang tercatat sebanyak 764,5 ribu kunjungan. Sementara itu, jika dibandingkan dengan Oktober 2015, jumlah kunjungan wisman November 2015 turun sebesar 5,85 persen.

Secara kumulatif (Januari–November) 2015, jumlah kunjungan wisman mencapai 8,80 juta kunjungan atau naik 3,23 persen dibanding kunjungan wisman pada periode yang sama tahun sebelumnya yang berjumlah 8,52 juta kunjungan. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

AI hingga Sertifikasi Internasional, Kunci Cetak Generasi Unggul di Industri Pariwisata Global

AI hingga Sertifikasi Internasional, Kunci Cetak Generasi Unggul di Industri Pariwisata Global

Lifestyle | Minggu, 12 April 2026 | 08:07 WIB

Pariwisata Hiburan Naik Kelas, Pengalaman Event Kini Serba Terintegrasi

Pariwisata Hiburan Naik Kelas, Pengalaman Event Kini Serba Terintegrasi

Lifestyle | Minggu, 22 Maret 2026 | 07:52 WIB

Jawaban Menpar Widiyanti Usai Diberi Nilai 50 Oleh Anggota DPR: Subjektif, Cuma Satu Orang

Jawaban Menpar Widiyanti Usai Diberi Nilai 50 Oleh Anggota DPR: Subjektif, Cuma Satu Orang

News | Rabu, 04 Februari 2026 | 19:33 WIB

Kritik Kebijakan Pariwisata, Anggota Komisi VII DPR Ini Beri Menpar Widyanti Nilai 50 dari 100

Kritik Kebijakan Pariwisata, Anggota Komisi VII DPR Ini Beri Menpar Widyanti Nilai 50 dari 100

News | Rabu, 04 Februari 2026 | 17:27 WIB

Angkasatour Hadirkan Paket Tour Domestik dan Internasional

Angkasatour Hadirkan Paket Tour Domestik dan Internasional

News | Sabtu, 24 Januari 2026 | 14:22 WIB

Bantah Kabar 'Disemprot' Komisi VII DPR, Menpar Widiyanti: Beritanya Agak Lucu, Kami Baik-baik Saja

Bantah Kabar 'Disemprot' Komisi VII DPR, Menpar Widiyanti: Beritanya Agak Lucu, Kami Baik-baik Saja

News | Sabtu, 24 Januari 2026 | 08:02 WIB

Ketua Komisi VII DPR Kritik Habis Menpar Widiyanti: Kalau Enggak Mau Rapat, Jangan Jadi Menteri

Ketua Komisi VII DPR Kritik Habis Menpar Widiyanti: Kalau Enggak Mau Rapat, Jangan Jadi Menteri

News | Kamis, 22 Januari 2026 | 11:54 WIB

Menpar Kena 'Sentil' Komisi VII DPR, Proyek Lift Kaca di Pantai Kelingking Turut Disinggung

Menpar Kena 'Sentil' Komisi VII DPR, Proyek Lift Kaca di Pantai Kelingking Turut Disinggung

News | Senin, 17 November 2025 | 16:10 WIB

Industri MICE RI Diprediksi Terus Tumbuh

Industri MICE RI Diprediksi Terus Tumbuh

Bisnis | Kamis, 16 Oktober 2025 | 18:26 WIB

Ketua GIPI Kritik RUU Kepariwisataan: Pemerintah Tak Pernah Anggap Penting Pariwisata

Ketua GIPI Kritik RUU Kepariwisataan: Pemerintah Tak Pernah Anggap Penting Pariwisata

News | Selasa, 07 Oktober 2025 | 06:28 WIB

Terkini

Bahlil Ngaku Tak Bisa Tidur Mikirin Pasokan LPG

Bahlil Ngaku Tak Bisa Tidur Mikirin Pasokan LPG

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:18 WIB

Purbaya Dibilang Gila Usai Sebut IHSG Bisa Tembus 28.000 di 2030

Purbaya Dibilang Gila Usai Sebut IHSG Bisa Tembus 28.000 di 2030

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:17 WIB

Pemerintah Wajibkan Dapur Makan Bergizi Gratis Kantongi Sertifikat Higiene

Pemerintah Wajibkan Dapur Makan Bergizi Gratis Kantongi Sertifikat Higiene

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:15 WIB

Industri Budaya dan Kreatif Sumbang 3 Persen PDB Global, Peluang Identitas Lokal RI Mendunia

Industri Budaya dan Kreatif Sumbang 3 Persen PDB Global, Peluang Identitas Lokal RI Mendunia

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:14 WIB

Putusan KPPU Tuai Kritik, Metodologi Denda Pindar Dinilai Tak Jelas

Putusan KPPU Tuai Kritik, Metodologi Denda Pindar Dinilai Tak Jelas

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:13 WIB

Tiru India, OJK Ingin Investor RI Lebih Punya Banyak Reksa Dana

Tiru India, OJK Ingin Investor RI Lebih Punya Banyak Reksa Dana

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:06 WIB

IHSG Masih Loyo Pada Penutupan Senin, Padahal 423 Saham Menghijau

IHSG Masih Loyo Pada Penutupan Senin, Padahal 423 Saham Menghijau

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 17:16 WIB

Pangkas Impor LPG, Bahlil Siapkan Strategi CNG: Bahan Baku Melimpah, Gas Dalam Negeri!

Pangkas Impor LPG, Bahlil Siapkan Strategi CNG: Bahan Baku Melimpah, Gas Dalam Negeri!

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 17:10 WIB

Superbank Raup Laba Bersih Sebelum Pajak Rp 143,3 M Sepanjang 2025

Superbank Raup Laba Bersih Sebelum Pajak Rp 143,3 M Sepanjang 2025

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 17:02 WIB

Emiten TRON Sulap Bus AKAP Gunakan AI dalam Operasional

Emiten TRON Sulap Bus AKAP Gunakan AI dalam Operasional

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 16:56 WIB