Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.057,106
LQ45 681,583
Srikehati 330,472
JII 466,124
USD/IDR 17.420

PLN Kembali Usulkan Suntikan Modal Rp10 Triliun dari APBN

Arsito Hidayatullah | Suara.com

Selasa, 02 Februari 2016 | 15:42 WIB
PLN Kembali Usulkan Suntikan Modal Rp10 Triliun dari APBN
Direktur Utama PLN Sofyan Basir. [Suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Direktur Utama (Dirut) PT PLN (Persero), Sofyan Basir, memastikan telah mengajukan kembali usulan Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp10 triliun kepada pemerintah dalam APBN-P 2016.

"Usulan PMN 2016 sudah kami disampaikan pada tahun lalu (2015). Namun, pada tahun ini (2016), kembali kami usulkan untuk masuk dalam RAPBN-P 2016," kata Sofyan, di Jakarta, Selasa (2/2/2016).

Menurut Sofyan, keinginan untuk mendapatkan PMN sebesar Rp10 triliun tersebut sangat mendesak, karena sangat dibutuhkan terkait dengan pengadaan listrik bagi masyarakat. Dia menjelaskan, dana PMN yang diusulkan tersebut akan diperuntukkan bagi pembangunan transmisi, pembangkit, termasuk program listrik desa.

 
Sebelumnya, Rapat Paripurna DPR RI pada 30 November 2015, menangguhkan keputusan PMN kepada 22 BUMN, dengan usulan suntikan dana sekitar Rp31,31 triliun. Di antara 22 BUMN tersebut, PLN tercatat mengusulkan dana PMN terbesar senilai tunai Rp10 triliun, meningkat dibanding PMN yang disetujui pada 2015 sebesar Rp5 triliun.

Sehubungan dengan itu, Sofyan berharap suntikan modal yang diusulkan sebesar Rp10 triliun dapat terealisasi dalam pembahasan APBN-P 2016.

"Sulit untuk ditahan (suntikan PMN), karena dana itu betul-betul digunakan untuk kewajiban pengadaan listrik keperluan masyarakat luas, terutama di daerah terpencil," imbuhnya.

Sofyan mengatakan, sambil menunggu kepastian dana PMN tersebut, pihaknya mengandalkan dana internal yang juga bisa dipadukan dengan pinjaman perbankan.

Sebelumnya, Menteri BUMN Rini Soemarno mengatakan hanya mengusulkan tiga BUMN untuk mendapatkan PMN 2016, yaitu terkait perusahaan penjamin Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan ketenagalistrikan.

"PMN 2016 kami arahkan kepada PT Askrindo dan PT Jamkrindo karena berperan sebagai penjamin KUR, dan kemungkinan (kepada) PT PLN," ujar Rini.

Menurut Rini, suntikan dana kepada Askrindo dan Jamkrindo ditujukan untuk meningkatkan kapasitas penjaminan KUR kepada para UKM. Besaran PMN untuk kedua BUMN tersebut diusulkan masing-masing Rp500 miliar, sedangkan suntikan untuk PLN sebesar Rp10 triliun. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sutet Adipala Tambah 2.400 MW Buat Sistem Kelistrikan Jawa Bali

Sutet Adipala Tambah 2.400 MW Buat Sistem Kelistrikan Jawa Bali

Bisnis | Selasa, 26 Januari 2016 | 17:34 WIB

Dirut PLN Diperiksa KPK

Dirut PLN Diperiksa KPK

Foto | Selasa, 26 Januari 2016 | 10:05 WIB

Program 35 Ribu MW Mandek, Jawa dan Bali Terancam Krisis Listrik

Program 35 Ribu MW Mandek, Jawa dan Bali Terancam Krisis Listrik

Bisnis | Jum'at, 22 Januari 2016 | 14:52 WIB

Harga Minyak Anjlok, PLN: Tidak Berdampak Signifikan

Harga Minyak Anjlok, PLN: Tidak Berdampak Signifikan

Bisnis | Jum'at, 22 Januari 2016 | 13:43 WIB

Terkini

Diam-diam Danantara Beli Saham GOTO, Nilai Transaksinya Dirahasiakan

Diam-diam Danantara Beli Saham GOTO, Nilai Transaksinya Dirahasiakan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:18 WIB

Berapa Besaran Pesangon PHK Menurut UU Cipta Kerja? Pahami Komponen dan Cara Menghitungnya

Berapa Besaran Pesangon PHK Menurut UU Cipta Kerja? Pahami Komponen dan Cara Menghitungnya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:15 WIB

Trump Lontarkan Sinyal Damai dengan Iran saat Cadangan Minyak AS Merosot Tajam

Trump Lontarkan Sinyal Damai dengan Iran saat Cadangan Minyak AS Merosot Tajam

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:57 WIB

BSI Tunjuk Bos Besar MUI jadi Komisaris, Dulu Pernah Kritik Prabowo Agar Keluar dari BoP

BSI Tunjuk Bos Besar MUI jadi Komisaris, Dulu Pernah Kritik Prabowo Agar Keluar dari BoP

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:56 WIB

OJK Bongkar Penipuan di Tren Event Olahraga, Ini Modusnya

OJK Bongkar Penipuan di Tren Event Olahraga, Ini Modusnya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:33 WIB

Banjir Impor Baja Murah asal China, Krakatau Osaka Steel Resmi Umumkan Kebangkrutan

Banjir Impor Baja Murah asal China, Krakatau Osaka Steel Resmi Umumkan Kebangkrutan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:31 WIB

Apa Itu Ekspedisi Patriot (TEP)? Program Pemerintah dengan Fasilitas Beasiswa Jepang

Apa Itu Ekspedisi Patriot (TEP)? Program Pemerintah dengan Fasilitas Beasiswa Jepang

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:22 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Bawang hingga Cabai Kompak Naik, Beras dan Minyak Goreng Ikut Terkerek

Harga Pangan Hari Ini: Bawang hingga Cabai Kompak Naik, Beras dan Minyak Goreng Ikut Terkerek

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:18 WIB

Era Bakar Uang Berakhir! Kini Fintech RI Masuk Fase Jaga Kandang dan Akuntabilitas

Era Bakar Uang Berakhir! Kini Fintech RI Masuk Fase Jaga Kandang dan Akuntabilitas

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:15 WIB

Rupiah Ambyar, Pengamat: RUU Perampasan Aset Bisa Jadi Juru Selamat

Rupiah Ambyar, Pengamat: RUU Perampasan Aset Bisa Jadi Juru Selamat

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:06 WIB