Array

IBPA Nilai Kinerja Pasar Obligasi Indonesia di Januari 2016 Bagus

Adhitya Himawan Suara.Com
Rabu, 03 Februari 2016 | 22:52 WIB
IBPA Nilai Kinerja Pasar Obligasi Indonesia di Januari 2016 Bagus
Peluncuran Indonsia Bond Indexes [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Indonesia Bond Pricing Agency (IBPA) mengemukakan bahwa pergerakan pasar surat utang atau obligasi domestik pada Januari 2016 mencatatkan kinerja positif ditopang oleh stabilitas makroekonomi nasional.

Direktur Utama IBPA, Ignatius Girendroheru di Jakarta, Rabu (3/2/2016) mengemukakan bahwa Indonesia Composite Bond Index (ICBI) yang merupakan indeks komposit kinerja obligasi Indonesia mencatatkan rekor tertingginya pada Januari 2016 yakni berada di level 188,9887.

"ICBI tercatat naik 5,71 poin secara bulanan atau 3,12 persen dari level 183,2759 di akhir Desember 2015," katanya.

Menurut dia, tren penguatan pasar obligasi pada Januari 2016 ditopang oleh stabilitas makroekonomi dalam negeri seperti inflasi tahun kalender 2015 di level 3,35 persen 'year on year' (yoy), lebih rendah dari tahun 2014 di level 8,36 persen.

"Stabilitas makroekonomi semakin didorong oleh kebijakan Bank Indonesia yang menurunkan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI rate) sebesar 25 bps ke level 7,25 persen pada pertengahan Januari 2016 Selain itu, lanjut Ignatius Girendroheru, kebijakan pemerintah yang merilis paket kebijakan ekonomi jilid IX juga menjadi sinyal positif bagi pasar obligasi sebagai bentuk komitmen pemerintah untuk menjaga stabilitas perekonomian dan mendorong pertumbuhan dalam negeri.

Di sisi lain, ia mengatakan bahwa aksi beli investor asing pada awal tahun 2016 terhadap Surat Berharga Negara (SBN) domestik juga menambah sentimen positif bagi pasar surat utang domestik.

"Asing membukukan 'net buy' sebesar Rp19,80 triliun dari Rp558,52 triliun pada Desember 2015 menjadi Rp578,32 triliun pada Januari 2016," paparnya.

Ignatius Girendroheru mengakui bahwa melemahnya industri manufaktur Tiongkok serta jatuhnya harga minyak dunia sempat membayangi pasar obligasi domestik di Januari 2016. Namun demikian, harga minyak dunia sempat berhasil "rebound" sehingga menjaga kinerja pasar obligasi domestik.

"Harga minyak dunia sempat bergerak di bawah level 30 dolar AS per barel, namun kembali bergerak 'rebound' menjadi 33,62 dolar AS per barel pada akhir Januari 2016," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI