- BPI Danantara melalui DIM berencana menerbitkan Medium Term Notes (MTN) senilai total Rp 7 triliun pada Selasa, 17 Maret 2026.
- MTN tersebut terbagi dua seri, yaitu Seri A dan Seri B, dengan tenor masing-masing lima dan tujuh tahun, serta bunga tetap.
- Sebelumnya, Danantara sukses mengumpulkan dana Rp 51,57 triliun dari penerbitan Patriot Bond kepada 46 pengusaha ternama.
Suara.com - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) lewat PT Danantara Investment Management (Persero) berencana mengeluarkan surat utang jangka pendek atau Medium Term Notes (MTN).
Penerbitan MTN akan diselenggarakan pada, Selasa, 17 Maret 2026 besok.
Menukil pengumuman PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), Badan pengelola BUMN itu akan meraup dana segar dari MTN sebesar Rp 7 triliun.
MTN yang dikeluarkan DIM ini terbagi menjadi dua dengan nominal masing-masing sebesar Rp 3,5 triliun.

Secara rinci, pada MTN Seri A berkode efek DNTR02A1JP dengan tenor lima tahun mulai dari 17 Maret 2026 hingga 18 Maret 2026.
Sedangkan, untuk MTN Seri B berkode efek DNTR02B1JP dengan tenor tujuh tahun mulai dari 17 Maret 2026 hingga 17 Maret 2033
Adapun, kupon atau bunga MTN Danantara ini tetap atau fixed. Sedangkan, pembayaran kupon berlangsung mulai tahun depan pada 17 Maret 2027.
Sebelumnya, BPI Danantara menerbitkan surat utang bertajuk Patriot Bond senilai Rp 50 triliun. Obligasi ini diserbu habis-habisan meskipun hanya menawarkan bunga yang terbilang 'imut', yakni 2 persen dengan tenor 5 dan 7 tahun.
Adapun, Danantara mengoleksi dana Rp51,57 triliun dari penerbitan Patriot Bond itu. dana jumbo ini dikumpulkan hanya dari 46 pengusaha papan atas Indonesia, menunjukkan tingkat kepercayaan yang fantastis terhadap program investasi negara.
Baca Juga: Danantara Indonesia Hibah PLTS Sumenep ke Pemda, PLN Siap Suplai Listrik Bersih Bagi 2.000 KK