Pengamat: Banten Harus Punya Bank Daerah Sendiri

Adhitya Himawan

Minggu, 07 Februari 2016 | 12:11 WIB
Pengamat: Banten Harus Punya Bank Daerah Sendiri
Provinsi Banten [bantenprov.go.id]

Suara.com - Pengamat ekonomi dari Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Wasilatul Fallah Rangkasbitung Encep Khaerudin mengatakan Bank Banten perlu dibentuk guna meningkatkan pergerakan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

"Kami yakin pembentukan Bank Banten itu manfaatnya cukup besar bagi kesejahteraan masyarakat juga pelaku usaha kecil dan menengah (UKM)," kata Encep saat dihubungi di Lebak, Minggu (7/2/2016).

Kehadiran Bank Banten memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat sehingga perlu segera dibentuk oleh Pemprov Banten.

 Pembentukan Bank Pembangunan Daerah (BPD) milik Provinsi Banten ini juga nantinya berdiri di seluruh kecamatan guna mendukung pergerakan ekonomi masyarakat pedesaan.

Saat ini, banyak para pelaku UKM di tingkat kecamatan kesulitan untuk memperoleh pinjaman kredit penguatan modal dari lembaga perbankan maupun lembaga keuangan lainnya.

Karena itu, pihaknya mendukung Bank Banten terbentuk guna kesejahteraan masyarakat juga meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

Meskipun dalam prosesnya, pembentukan Bank Banten ini dikotori dugaan penyuapan oleh Dirut PT Banten Global Development (BGD) Ricky Tampinongkol kepada dua anggota DPRD Banten, Tri Satiya Santoso dan SM Hartono untuk memuluskan pengesahan APBD Banten 2016.

Namun, perbuatan busuk itu tidak menghalangi untuk pembentukan Bank Banten, terlebih APBD Banten 2016 sudah menyertakan modal dari Pemprov Banten kepada PT BGD sebesar Rp385 miliar.

"Kami berharap pembentukan Bank Banten itu bisa menyejahterakan masyarakat, namun sebaliknya jika pembentukan bank tersebut terdapat kepentingkan kelompok maupun pribadi, sebaiknya pendirian Bank Banten ditunda terlebih dahulu," katanya menjelaskan.

Menurut dia, pergerakan pertumbuhan ekonomi masyarakat Banten pernah mengalami kejayaan setelah Kemerdekaan RI telah memiliki uang sendiri, yakni OERIDAB (Oeang Repoeblik Indonesia Daerah Banten) yang dicetak di Serang.

OERIDAB dikeluarkan dengan nominal 1 Rupiah, 5 Rupiah, 10 Rupiah, 25 Rupiah, dan 50 Rupiah dikeluarkan di Serang, 15 Desember 1947 dan ditandatangani oleh Tb KH Khotib.

Mata uang OERIDAB selain sebagai alat tukar, mencerminkan identitas ekonomi dan mempunyai nilai tersendiri bagi masyarakat Banten.

Bahkan, kehadiran OERIDAB dapat menyejahterakan masyarakat Banten karena tumbuhnya pergerakan ekonomi itu.

"Kami berharap kejayaan itu bisa terealisasikan dengan pembentukan Bank Banten. Kami juga minta pengelolaan bank harus transparan dan semua masyarakat mengetahui keuangan Bank Banten," katanya.

Sementara itu, sejumlah pelaku UKM di Kabupaten Lebak mendesak Pemprov Banten segera mendirikan Bank Banten karena dapat membantu penguatan modal bagi pengusaha kecil agar usahanya bisa berkembang.

Saat ini, mereka para pelaku UKM di daerah ini volume usahanya dinilai stagnan atau berjalan di tempat akibat kesulitan permodalan tersebut.

"Kami berharap melalui Bank Banten bisa mengakses modal dengan bunga rendah juga tanpa persyaratan," kata Gopur (50),seorang pelaku UKM Warga Rangkasbitung Kabupaten Lebak.

Perlu diketahui, dari 34 provinsi yang ada di Indonesia, belum semua Provinsi memiliki BPD sendiri. Saat ini hanya ada 26 BPD diseluruh Indonesia. Salah satu Provinsi yang belum memiliki BPD sendiri adalah Banten. BPD yang adalah adalah PT Bank Jabar Banten (BJB) Tbk yang menaungi Provinsi Jawa Barat sekaligus Banten.

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per November 2015, total aset BJB mencapai Rp88,05 triliun. Jumlah ini merupakan yang terbesar dari seluruh BPD yang ada di Indonesia. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

bank bjb dan KAI Commuter Dorong Integrasi Perbankan Digital dengan Transportasi Publik

bank bjb dan KAI Commuter Dorong Integrasi Perbankan Digital dengan Transportasi Publik

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 11:42 WIB

Tangerang 10K Meriah, Semarang Bersiap Jadi Etape Selanjutnya

Tangerang 10K Meriah, Semarang Bersiap Jadi Etape Selanjutnya

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 19:03 WIB

Bulan Dana Pensiun 2026, DPLK bank bjb Dorong Masyarakat Wujudkan Masa Depan Sejahtera

Bulan Dana Pensiun 2026, DPLK bank bjb Dorong Masyarakat Wujudkan Masa Depan Sejahtera

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 21:43 WIB

Hari Pelanggan Nasional 2026, bank bjb Hadir untuk Layanan yang Setara dan Berkelanjutan

Hari Pelanggan Nasional 2026, bank bjb Hadir untuk Layanan yang Setara dan Berkelanjutan

Bisnis | Jum'at, 04 September 2026 | 19:27 WIB

Investasi Tak Lagi Harus Rumit, bank bjb Hadirkan Pilihan SR025 Mulai Rp1 Juta

Investasi Tak Lagi Harus Rumit, bank bjb Hadirkan Pilihan SR025 Mulai Rp1 Juta

Bisnis | Jum'at, 04 September 2026 | 10:51 WIB

BJB Syariah Berikan Penjelasan Terkait Emas William Gunawan

BJB Syariah Berikan Penjelasan Terkait Emas William Gunawan

Bisnis | Kamis, 03 September 2026 | 13:39 WIB

Belum Rampung, Pemeriksaan Eks Dirut BJB Terhenti karena Sakit

Belum Rampung, Pemeriksaan Eks Dirut BJB Terhenti karena Sakit

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 18:30 WIB

Sempat Sakit, Eks Dirut BJB Yuddy Renaldi Penuhi Panggilan KPK Hari Ini

Sempat Sakit, Eks Dirut BJB Yuddy Renaldi Penuhi Panggilan KPK Hari Ini

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:26 WIB

Bank BJB Diduga 'Kondisikan' Hasil Audit BPK Terkait Pengadaan Iklan

Bank BJB Diduga 'Kondisikan' Hasil Audit BPK Terkait Pengadaan Iklan

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:16 WIB

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:22 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×