Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.813.000
Beli Rp2.675.000
IHSG 7.101,226
LQ45 684,142
Srikehati 332,003
JII 470,939
USD/IDR 17.319

BJBR Cetak Aset Rp221,4 Triliun di 2025

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Senin, 16 Maret 2026 | 14:22 WIB
BJBR Cetak Aset Rp221,4 Triliun di 2025
Di tengah dinamika ekonomi global yang menantang, emiten bersandi BJBR ini sukses membukukan total aset konsolidasi sebesar Rp221,4 triliun. Foto ist.
  • Aset bank bjb 2025 tembus Rp221,4 T, kredit capai Rp140,7 T di tengah tantangan global.
  • Kredit konsumer Rp74,8 T jadi penopang, didukung digitalisasi via platform KGB Pisan.
  • Laba bersih Rp1,15 T, sinergi KUB sumbang 18% aset grup untuk perkuat profitabilitas.

Suara.com - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk atau bank bjb membuktikan ketangguhannya dalam menjaga stabilitas kinerja keuangan sepanjang tahun buku 2025. Di tengah dinamika ekonomi global yang menantang, emiten bersandi BJBR ini sukses membukukan total aset konsolidasi sebesar Rp221,4 triliun.

Kinerja moncer ini tak lepas dari kondisi makroekonomi domestik yang tetap kondusif, didukung kebijakan fiskal serta penurunan BI Rate yang mulai menggeliatkan fungsi intermediasi perbankan.

Dalam paparan Earnings Call Full Year (FY) 2025 yang digelar Senin (16/3/2026), jajaran direksi bank bjb mengungkapkan bahwa penyaluran kredit dan pembiayaan perusahaan mencapai Rp140,7 triliun. Angka ini disokong oleh kontribusi bank only sebesar Rp111,9 triliun dan entitas anak sebesar Rp28,8 triliun.

"Segmen kredit konsumer tetap menjadi tulang punggung dengan outstanding mencapai Rp74,8 triliun. Kualitas aset di segmen ini sangat terjaga dengan tingkat NPL yang rendah dan margin sehat," kata Herfinia  Corporate Secretary bank bjb dalam keterangan resminya.

bank bjb melihat peluang emas pada basis pasar payroll seiring melonjaknya jumlah pegawai P3K di Jawa Barat dan Banten yang menembus 504 ribu orang per Juni 2025.

Guna menangkap potensi tersebut, bank bjb tancap gas melakukan transformasi digital melalui platform KGB Pisan. Sejak mendapat lampu hijau dari OJK pada November 2025, platform ini memungkinkan nasabah payroll mengajukan kredit secara end-to-end digital, yang terbukti meningkatkan produktivitas dan skalabilitas bisnis secara signifikan.

Tak hanya jago di kandang konsumer, bank bjb juga memperluas ekspansi di sektor korporasi dan komersial berbasis ekosistem daerah. Hasilnya, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada induk mencapai Rp1,15 triliun.

Kekuatan grup juga semakin solid melalui Kelompok Usaha Bank (KUB). Perusahaan anak tercatat menyumbang aset sebesar Rp42,8 triliun, atau setara 18 persen dari total aset konsolidasi grup.

"Momentum perbaikan kinerja di Triwulan IV-2025 terus berlanjut hingga awal 2026. Ini indikasi positif bagi pemulihan pertumbuhan laba ke depan melalui skema sharing fee dan efisiensi operasional," pungkas manajemen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Laba PANI Terbang 83 Persen di 2025, Efek Domino Gurita Bisnis PIK2

Laba PANI Terbang 83 Persen di 2025, Efek Domino Gurita Bisnis PIK2

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 12:58 WIB

Emiten Pembayaran Digital CASH Mau Right Issue 996,6 Juta Saham

Emiten Pembayaran Digital CASH Mau Right Issue 996,6 Juta Saham

Bisnis | Minggu, 15 Maret 2026 | 12:07 WIB

Emiten Klinik PRDA Raup Laba Bersih Rp 207 Miliar Sepanjang 2025

Emiten Klinik PRDA Raup Laba Bersih Rp 207 Miliar Sepanjang 2025

Bisnis | Minggu, 15 Maret 2026 | 11:22 WIB

Terkini

Industri Asuransi Jiwa Syariah Tumbuh Double Digit, Prudential Syariah Kempit Pangsa Pasar 22 Persen

Industri Asuransi Jiwa Syariah Tumbuh Double Digit, Prudential Syariah Kempit Pangsa Pasar 22 Persen

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 15:29 WIB

Purbaya Pastikan Tak Ada Kenaikan Maupun Aturan Pajak Baru Sebelum Ekonomi Membaik

Purbaya Pastikan Tak Ada Kenaikan Maupun Aturan Pajak Baru Sebelum Ekonomi Membaik

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 15:18 WIB

Purbaya Bikin Aturan Baru soal Anggaran OJK, Klaim Tetap Independen

Purbaya Bikin Aturan Baru soal Anggaran OJK, Klaim Tetap Independen

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 14:58 WIB

Minyak Brent Terbang USD119 Per Barel, Harga BBM RI Naik Malam Ini?

Minyak Brent Terbang USD119 Per Barel, Harga BBM RI Naik Malam Ini?

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 14:44 WIB

BRI Pertahankan Kinerja Solid, Laba Bersih Melesat13,7% Jadi Rp15,5 triliun di Triwulan I 2026

BRI Pertahankan Kinerja Solid, Laba Bersih Melesat13,7% Jadi Rp15,5 triliun di Triwulan I 2026

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 14:14 WIB

IHSG Merana, BBCA Masih Dominasi Transaksi

IHSG Merana, BBCA Masih Dominasi Transaksi

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 13:55 WIB

Perusahan Tambang Asal Australia Nunggak Hak Karyawan RI Rp 600 Miliar

Perusahan Tambang Asal Australia Nunggak Hak Karyawan RI Rp 600 Miliar

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 13:38 WIB

Emiten TOBA Catatkan Pendapatan Naik 20,6% di Kuartal I-2026

Emiten TOBA Catatkan Pendapatan Naik 20,6% di Kuartal I-2026

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 13:28 WIB

Operasional Kereta Api Jarak Jauh Mulai Normal, Tapi Masih Terlambat

Operasional Kereta Api Jarak Jauh Mulai Normal, Tapi Masih Terlambat

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 13:23 WIB

IHSG Terkapar ke Level 6.900 di Sesi I, 648 Saham Kebakaran

IHSG Terkapar ke Level 6.900 di Sesi I, 648 Saham Kebakaran

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 12:45 WIB