Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Ini 4 Kelebihan Dinding Gipsum Daripada Bata

Angelina Donna

Kamis, 18 Februari 2016 | 08:17 WIB
Ini 4 Kelebihan Dinding Gipsum Daripada Bata
Ilustrasi (shutterstock)

Material bata mungkin lebih populer daripada gipsum. Namun sebenarnya, gipsum juga baik digunakan untuk dinding bangunan rumah dan partisi apartemen atau hotel, tidak hanya untuk langit-langit (plafon).

Dengan menggunakan dinding gipsum, apartemen atau hotel yang biasanya menginginkan desain temporer menjadi lebih mudah saat melakukan renovasi. Dinding gipsum membuat Anda tidak perlu membobok semua dinding jika ingin merombak ruangan.

Namun di sisi lain, bata memang dinilai lebih kokoh dan kuat dari benturan sehingga banyak digunakan untuk rumah tapak yang ingin ditinggali seumur hidup. Akan tetapi, material bata tidak bervariasi, berbeda dengan gipsum yang mudah dibentuk.

Nah, berikut ini ada tiga kelebihan dinding gipsum dibandingkan bata merah. 

1. Mudah Dipindahkan

Bobot material dinding gipsum lebih ringat sekitar 1/10 dibandingkan bata sehingga membuatnya lebih mudah dipindahkan. Contohnya, dinding bata harus dibobok saat ingin memperluas ruangan, dan kemudian dibangun lagi dari awal.

Sedangkan dinding gipsum hanya perlu dilepas dan digeser sehingga lebih menghemat biaya renovasi karena proses pemindahan dinding hanya akan menyebabkan lubang di lantai saja. Jadi, Anda hanya perlu menambal lubang itu dan menggantinya dengan ubin atau keramik yang baru.

2. Mudah Dipasang

Dinding gipsum lebih mudah dan cepat dipasang dibandingkan bata. Caranya, cukup disekrup dengan rangka metal, lalu ditiban dengan compound, kemudian untuk melakukan proses finishing bisa langsung dilakukan saat itu juga.

3. Menjaga Suhu Ruangan

Dinding gipsum lebih mampu menjaga suhu ruangan. Bahkan ada juga gipsum khusus yang bisa memantulkan hampir seluruh panas matahari. Sehingga dinding gipsum bisa menjaga suhu ruangan tetap normal, meskipun di ruangan luar atau sebelah terlalu dingin atau panas.

4. Ruangan Jadi Lebih Luas

Panel gipsum jauh lebih tipis dibandingkan bata sehingga tidak menghabiskan banyak space ruangan. Ketebalan gipsum sekitar 6,5-12 mm, sedangkan bata sekitar 9-11 cm

Selain itu, dinding gipsum juga mudah diperbaiki. Contohnya, jika dinding rumah rusak, maka Anda tinggal memotong bagian yang rusak. Kemudian, lakukan penambalan dengan gipsum lainnya, di-compound, dan lakukan finishing pengecatan. Sedangkan dinding bata yang rusak tidak bisa ditambal.

Published by

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Tiga Manfaat Berkebun di Rumah

Ini Tiga Manfaat Berkebun di Rumah

Bisnis | Rabu, 17 Februari 2016 | 07:40 WIB

Ciri-Ciri Cat Rumah yang Berkualitas

Ciri-Ciri Cat Rumah yang Berkualitas

Bisnis | Selasa, 16 Februari 2016 | 07:51 WIB

Mengenal Tiga Jenis Pencahayaan Ruangan

Mengenal Tiga Jenis Pencahayaan Ruangan

Bisnis | Senin, 15 Februari 2016 | 07:33 WIB

Ini 4 Tahapan Pengembang Menetapkan Harga Jual Properti

Ini 4 Tahapan Pengembang Menetapkan Harga Jual Properti

Bisnis | Jum'at, 12 Februari 2016 | 07:11 WIB

Tips Menanam Lidah Buaya di Rumah

Tips Menanam Lidah Buaya di Rumah

Bisnis | Kamis, 11 Februari 2016 | 08:16 WIB

Tips Meredam Kebisingan di Dalam Rumah

Tips Meredam Kebisingan di Dalam Rumah

Bisnis | Rabu, 10 Februari 2016 | 07:37 WIB

Tiga Langkah Dewasa Mengelola Keuangan

Tiga Langkah Dewasa Mengelola Keuangan

Bisnis | Selasa, 09 Februari 2016 | 08:30 WIB

Terkini

Sepanjang Tahun 2025, Pertamina EP Cepu Torehkan Kinerja Moncer

Sepanjang Tahun 2025, Pertamina EP Cepu Torehkan Kinerja Moncer

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:48 WIB

Laba Naik Saat Industri Media Berat, Emiten DIGI Bongkar Strategi Rahasianya

Laba Naik Saat Industri Media Berat, Emiten DIGI Bongkar Strategi Rahasianya

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:34 WIB

Aura Research Jadi Senjata Baru DIGI, Andalkan AI untuk Riset hingga Advokasi Bisnis

Aura Research Jadi Senjata Baru DIGI, Andalkan AI untuk Riset hingga Advokasi Bisnis

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:26 WIB

Pegadaian dan KSEI Perkuat Ekosistem Emas Melalui Investasi ETF Emas

Pegadaian dan KSEI Perkuat Ekosistem Emas Melalui Investasi ETF Emas

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:17 WIB

Laba Bersih Arkadia Digital Media (DIGI) Melonjak 45,1% di 2025, Siapkan Ekspansi Bisnis AI

Laba Bersih Arkadia Digital Media (DIGI) Melonjak 45,1% di 2025, Siapkan Ekspansi Bisnis AI

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:05 WIB

RI Siapkan Indonesia Center New York, Bidik Investasi dan Ekspansi Bisnis ke AS

RI Siapkan Indonesia Center New York, Bidik Investasi dan Ekspansi Bisnis ke AS

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:59 WIB

Domestik Lesu, SIG Mau Kirim 1 Juta Ton Semen ke Pasar AS Lewat Dermaga Baru

Domestik Lesu, SIG Mau Kirim 1 Juta Ton Semen ke Pasar AS Lewat Dermaga Baru

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:54 WIB

Industri Manufaktur Didesak Beralih ke Energi Hijau, Jangan Tunggu Sampai Kalah Saing

Industri Manufaktur Didesak Beralih ke Energi Hijau, Jangan Tunggu Sampai Kalah Saing

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:50 WIB

Selisih Harga Makin Lebar, Migrasi Pertamax ke Pertalite Berpotensi Jadi Risiko Besar bagi APBN

Selisih Harga Makin Lebar, Migrasi Pertamax ke Pertalite Berpotensi Jadi Risiko Besar bagi APBN

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:40 WIB

Sekarang UMKM Bisa Ekspor ke Eropa Setelah IEU-CEPA Disepakati

Sekarang UMKM Bisa Ekspor ke Eropa Setelah IEU-CEPA Disepakati

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:39 WIB