Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Punya KA Pelabuhan, Buktikan Indonesia Sekarang Lebih Efisien

Siswanto, Dian Kusumo Hapsari

Kamis, 18 Februari 2016 | 13:42 WIB
Punya KA Pelabuhan, Buktikan Indonesia Sekarang Lebih Efisien
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli di Stasiun Pasoso, Jakarta Utara [suara.com/Dian Kusumo Hapsari]

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli mengapresiasi PT. Kereta Api Indonesia dan anak usahanya, PT. Kereta Api Logistik, yang sudah mampu menyelesaikan pembangunan kereta api khusus angkutan barang di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Kereta tersebut akan mengurangi kemacetan dan menekan waktu tunggu bongkar muat yang sebelumnya delapan hari menjadi dua sampai tiga hari.

"Kita harus apresiasi ini. Pak Jokowi juga senang dengan apa yang sudah dicapai hingga saat ini. Dan dengan adanya ini (KA pelabuhan) bongkar muat jadi cepat dan efisiensi waktulah. Kalau lewat darat, kan sering terjadi kemacetan, nah ada kereta bisa mengurangi kemacetan di Priok-lah," kata Rizal ditemui di Stasiun Pasoso, Jakarta Utara, Kamis (18/2/2016).

Menurut dia kereta pelabuhan idealnya ada di setiap negara. Hal ini, katanya, dapat menjadi salah satu tolak ukur kemajuan ekonomi suatu negara.

"Ini bisa jadi tolak ukur bagi sebuah negara, apakah dia maju atau tidak. Di Singapura aja bongkar muat hanya satu hari. Nah kalau dwelling time-nya sampai delapan hari, itu berarti menunjukkan bahwa perekonomian Indonesia tidak ada efisiensi. Makanya kita dorong agar lebih efisien," kata dia.

Keberadaan kereta pelabuhan, katanya, menjadi pembuktian bahwa pergerakan ekonomi di Indonesia saat ini lebih efisien.

Kalau kereta pelabuhan dan sistem single window sudah berjalan normal, Indonesia mampu menekan proses dwelling time hanya dua hari.

"Sekarang, kan masih di 3,5 hari. Kalau sudah jalan kereta dan single window ini bisa kita tekan hanya dua hari saja dwelling time-nya," kata Rizal.

Kereta api khusus barang pelabuhan akan mengambil barang khusus ekspor dan impor dari Cijarang Dry Port menuju stasiun JICT Tanjung Priok.

Waktu tempuh dari Cikarang Dry Port ke Stasiun JICT diperkirakan hanya setengah jam. Kalau menggunakan truk memakan waktu sampai berhari-hari.

Sistem ini, katanya, juga lebih murah dibandingkan angkutan truk.

"Pasti lebih murah kan nggak buang-buang bensin di jalan, terus harus macet-macet di jalan. Ini lebih efisien," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rizal Ramli Tinjau Proyek Kereta Api Pelabuhan Tanjung Priok

Rizal Ramli Tinjau Proyek Kereta Api Pelabuhan Tanjung Priok

Bisnis | Kamis, 18 Februari 2016 | 11:04 WIB

Terkini

Usut Kasus Kredit Fiktif Rp15,47 Miliar, OJK Sita 41 Properti Terkait BPRS Gebu Prima Medan

Usut Kasus Kredit Fiktif Rp15,47 Miliar, OJK Sita 41 Properti Terkait BPRS Gebu Prima Medan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:57 WIB

MSCI Jadi Penentu Arah IHSG, Investor Tunggu Keputusan Krusial 23 Juni

MSCI Jadi Penentu Arah IHSG, Investor Tunggu Keputusan Krusial 23 Juni

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:53 WIB

Promosikan Platform Investasi Ilegal, Sejumlah Influencer Dijewer Satgas PASTI

Promosikan Platform Investasi Ilegal, Sejumlah Influencer Dijewer Satgas PASTI

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:48 WIB

IHSG Terbang 2,83% Pekan Ini Dorong Nilai Kapitalisasi Pasar Jadi Rp10.788 Triliun

IHSG Terbang 2,83% Pekan Ini Dorong Nilai Kapitalisasi Pasar Jadi Rp10.788 Triliun

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:25 WIB

Di Balik Insentif Motor Listrik, Ada PR Besar Bernama Keselamatan

Di Balik Insentif Motor Listrik, Ada PR Besar Bernama Keselamatan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:19 WIB

Indonesia Sustainability Award Apresiasi Komitmen ESG dan Pemberdayaan Berkelanjutan PNM

Indonesia Sustainability Award Apresiasi Komitmen ESG dan Pemberdayaan Berkelanjutan PNM

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:13 WIB

Mengapa Harga Emas Antam Terjun Bebas Pekan Ini? Simak Analisisnya

Mengapa Harga Emas Antam Terjun Bebas Pekan Ini? Simak Analisisnya

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 08:34 WIB

Karir Pekerja Terancam AI? Ini Kunci Agar Tetap Relevan di Masa Depan

Karir Pekerja Terancam AI? Ini Kunci Agar Tetap Relevan di Masa Depan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 08:21 WIB

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:05 WIB

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05 WIB