Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.057,106
LQ45 681,583
Srikehati 330,472
JII 466,124
USD/IDR 17.420

Kereta Pelabuhan, Rizal: "Dwelling Time" Cuma Butuh Dua Hari

Siswanto | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Kamis, 18 Februari 2016 | 14:13 WIB
Kereta Pelabuhan, Rizal: "Dwelling Time" Cuma Butuh Dua Hari
Menteri Koordinatir Bidang Kemaritiman Rizal Ramli meninjau kereta api barang Pelabuhan Tanjung Priok di Stasiun Pasoso, Tanjung Priok, Jakarta Utara [suara.com/Dian Kusumo Hapsari]

Suara.com - Di tengah kunjungan untuk melihat uji coba pengoperasian kereta api khusus barang di Stasiun Jakarta International Container Terminal, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli mengatakan kereta khusus barang di Pelabuhan Tanjung Priok ini akan menurunkan waktu tunggu bongkar muat barang atau dwelling time menjadi dua hari, dari sebelumnya delapan hari.

“Jadi hari ini kunjungan kami setelah beberapa waktu lalu ingin melihat kemajuan Tanjung Priok soal dwelling time. Dulu kan waktu bongkar muat membutuhkan waktu tujuh atau delapan hari, tapi sekarang sudah turun 3,5 hari. Kami harapkan, kalau KA jalan operasi dan single window jalan diharapkan dwelling time bisa kurang dari dua hari," kata Rizal saat ditemui di Stasiun Pasoso, Tanjung Priok, Kamis (18/2/2016).

Rizal mengatakan pembukaan kembali jalur kerata api pelabuhan menjadi sejarah baru untuk mempersatukan manajemen PT. Pelindo II dengan serikat pekerja dengan damai sekaligus meningkatkan efisiensi serta menekan biaya logistic sesuai arahan Presiden Joko Widodo.

“Ini (KA Pelabuhan) mencipatakan sejarah baru antara menejemen Pelindo II dengan serikat pekerja. Ini di sebelah saya mereka-mereka ini terlihat damai dan tidak ada bentrokan, dulunya kan sering berantem. Dan juga ini bisa menekan biaya logistik kita dan yang terpenting adalah efisiensi,” katanya.

Di tengah kunjungan, Rizal Ramli mencoba menaiki kereta api barang pelabuhan dari Stasiun Pasoso, ke Stasiun JICT yang menjadi tempat proses pemindahan container.

Menurut pengamatan Suara.com, dari stasiun Pasoso menuju Stasiun JICT hanya memakan waktu sekitar 15 menit. Rencananya, KA pelabuhan akan digunakan sebagai penghubung arus barang ekspor dan impor dari Cikarang Dry Port menuju stasiun JICT.

Nantinya, rangkaian KA pelabuhan akan mengoperasikan stamformasi 30 Gerbong Datar setara dengan 60 TEUs yang akan dibagi menjadi dua saat pelaksanaan operasional. Rangkaian pertama akan membawa 15 GD atau 30 TEUs, kemudian dilanjutkan dengan 15 GD berikutnya. Artinya, dalam sehari KA Pelabuhan ini mampu mengangkut sekitar 120 kontainer dari Cikarang Dry Port menuju stasiun JICT untuk pulang dan pergi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Punya KA Pelabuhan, Buktikan Indonesia Sekarang Lebih Efisien

Punya KA Pelabuhan, Buktikan Indonesia Sekarang Lebih Efisien

Bisnis | Kamis, 18 Februari 2016 | 13:42 WIB

Rizal Ramli Tinjau Proyek Kereta Api Pelabuhan Tanjung Priok

Rizal Ramli Tinjau Proyek Kereta Api Pelabuhan Tanjung Priok

Bisnis | Kamis, 18 Februari 2016 | 11:04 WIB

Terkini

Purbaya Janjikan Kredit Bunga Rendah ke Industri Tekstil, Maksimal 6 Persen

Purbaya Janjikan Kredit Bunga Rendah ke Industri Tekstil, Maksimal 6 Persen

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:32 WIB

IHSG Masih Gagah Menguat, Betah di Level 7.000

IHSG Masih Gagah Menguat, Betah di Level 7.000

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19 WIB

RUPS 2025 Patra Jasa Catat Kinerja Positif Dorong Pertumbuhan Pendapatan Perusahaan

RUPS 2025 Patra Jasa Catat Kinerja Positif Dorong Pertumbuhan Pendapatan Perusahaan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:15 WIB

Rupiah Konsisten Menguat pada Rabu

Rupiah Konsisten Menguat pada Rabu

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06 WIB

Dihantam China, Purbaya Mau Hidupkan Lagi Mimpi Indonesia soal Nikel

Dihantam China, Purbaya Mau Hidupkan Lagi Mimpi Indonesia soal Nikel

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:37 WIB

Apa itu Panda Bonds? Benarkah Ngutang ke China Bisa Perkuat Rupiah?

Apa itu Panda Bonds? Benarkah Ngutang ke China Bisa Perkuat Rupiah?

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:18 WIB

Trading Saham Tak Lagi Andalkan Insting, Tapi Bisa Pakai AI

Trading Saham Tak Lagi Andalkan Insting, Tapi Bisa Pakai AI

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:22 WIB

Indonesia Sudah Stop Impor Solar Sejak April

Indonesia Sudah Stop Impor Solar Sejak April

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:16 WIB

Mengapa Danantara Berani Investasi di Saham Gocap Milik GOTO? Apa Untungnya?

Mengapa Danantara Berani Investasi di Saham Gocap Milik GOTO? Apa Untungnya?

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:04 WIB

Digitalisasi Sampah di Desa Tamanmartani, 1.400 Warga Bisa Bayar Lewat QRIS BRI Depan Rumah

Digitalisasi Sampah di Desa Tamanmartani, 1.400 Warga Bisa Bayar Lewat QRIS BRI Depan Rumah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:38 WIB