Ekonomi Syariah Bukan Cermin Negara Islam

Adhitya Himawan

Sabtu, 20 Februari 2016 | 14:14 WIB
Ekonomi Syariah Bukan Cermin Negara Islam
Bank Muamalat selaku bank syariah tertua di Indonesia. [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Ketua Umum Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Prof Dr Abdullah Syam MSc mengemukakan ekonomi syariah yang kini sedang digalakkan bukan berarti cerminan Indonesia sebagai negara Islam, tapi lebih kepada untuk memberdayakan umat.

"Ekonomi syariah bukan cerminan negara Islam, karena program ini didukung oleh tokoh-tokoh agama lainnya, seperti Kristen dan Hindu," kata Abdullah Syam pada pembukaan Musyawarah Wilayah ke-6 DPW LDII Aceh di Banda Aceh, Sabtu (20/2/2016).

Di hadapan 150 peserta Muswil dari DPD LDII kabupaten dan kota itu, Abdullah Syam yang juga anggota Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat menyatakan ekonomi syariah sudah menjadi tuntutan dalam kehidupan rakyat Indonesia yang mayoritas Islam.

"Alhamdulillah, ekonomi syariah juga didukung lintas agama lainnya seperti Kristen dan Hindu. Di Bali nasabah Bank Syariah sudah meningkat, demikian juga di Manado, Sulawesi Utara," katanya.

Abdullah Syam yang juga guru besar Intitut Pertanian Bogor (IPB) itu menyatakan, Presiden Joko Widodo sangat mendukung ekonomi syariah dan mengharapkan LDII sebagai salah satu ormas Islam besar di Indonesia untuk terus menyosialisasikan ekonomi syariah ini sehingga rakyat Indonesia hidupnya menjadi berkah.

"Ketika pengurus DPP LDII bertemu dengan Presiden Jokowi, kita laporkan bahwa LDII sudah melakukan kerja sama dengan berbagai pihak terkait dengan pengembangan ekonomi syariah," katanya.

Ia menyatakan, sudah saatnya bangsa Indonesia hijrah dari hal-hal yang haram ke perbuatan yang halal yang diridhai Allah SWT, sehingga kehidupan satu-satunya keluarga bangsa Indonesia ini menjadi berkah.

Abdullah Syam juga sangat mendukung konversi Bank Aceh menjadi Bank Syariah, ini merupakan kemajuan ekonomi Islam yang luar biasa.

"Kita berharap kebijakan yang dilakukan Pemerintah Aceh untuk mengonversi bank milik daerah itu diikuti oleh bank-bank daerah di provinsi lainnya di Indonesia, sehingga ekonomi syariah menjadi terus berkembang dan berkah," katanya.

Pada bagian lain Abdullah Syam juga mengingatkan pentingnya kerukunan antarumat beragama, dan LDII sangat menghargai perbedaan dalam rangka meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dikatakan, LDII juga mengedepankan karakter bangsa yang sekarang ini bangsa Indonesia mengalami degradasi mental dan krisis kepercayaan.

"Apabila tidak segera diantisipasi maka sangat berbahaya bagi kelangsungan bangsa ini, karena degradasi mental dan moral akan mengarah kepada degradasi Pancasila. Ini sangat berbahaya bagi kelangsung pembangunan bangsa," katanya.

Oleh karena itu, program utama LDII adalah meningkatkan keilmuan agama, sehingga menjadi warga yang profesional dan religius, katanya.

Yang lebih penting lagi, kata Abdullah Syam, apabila tingkat kelimuan agama yang benar, maka faham radikalisme tidak mudah masuk kepada orang Islam.

Muswil yang berlangsung sehari itu akan memilih pengurus baru dan menentukan program kerja untuk lima tahun mendatang.

Pada Muswil tersebut juga ada diskusi "Membangun Karakter Bangsa" yang disampaikan Ir H Chriswanto Santoso, MSc dan "Karakter Bangsa Dalam Perspektif Agama Islam" oleh Syech Kholil Assyari. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Inovasi Aset Digital Berkembang, Bursa Kripto CFX Dorong Ekosistem Syariah

Inovasi Aset Digital Berkembang, Bursa Kripto CFX Dorong Ekosistem Syariah

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 08:56 WIB

BCA Syariah Hadirkan Program Jemput Berkah di BCA Expo 2026, Dorong Inklusi Keuangan Syariah

BCA Syariah Hadirkan Program Jemput Berkah di BCA Expo 2026, Dorong Inklusi Keuangan Syariah

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 10:21 WIB

Bank Mega Syariah Perkuat Ekosistem Halal Lifestyle dan Perencanaan Haji

Bank Mega Syariah Perkuat Ekosistem Halal Lifestyle dan Perencanaan Haji

Bisnis | Kamis, 03 September 2026 | 07:42 WIB

Dari Payroll hingga QRIS, Bank BSN Garap Ekosistem Pesantren Bahrul Ulum

Dari Payroll hingga QRIS, Bank BSN Garap Ekosistem Pesantren Bahrul Ulum

Foto | Kamis, 27 Agustus 2026 | 12:45 WIB

Ekonomi Syariah Belum Dilirik Pemerintah, Industri Usul Transaksi Zakat-Haji lewat Bank Syariah

Ekonomi Syariah Belum Dilirik Pemerintah, Industri Usul Transaksi Zakat-Haji lewat Bank Syariah

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 17:49 WIB

Negara-Negara Arab Banyak Berinvestasi di London, Ini Alasannya

Negara-Negara Arab Banyak Berinvestasi di London, Ini Alasannya

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 07:25 WIB

Aset Industri Keuangan Syariah Tembus Rp3.131 Triliun pada 2025, Tertinggi Sepanjang Sejarah

Aset Industri Keuangan Syariah Tembus Rp3.131 Triliun pada 2025, Tertinggi Sepanjang Sejarah

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 07:37 WIB

OJK Restui Merger BPRS Rizky Barokah ke BPRS PNM Mentari, Industri Perbankan Syariah Makin Kuat

OJK Restui Merger BPRS Rizky Barokah ke BPRS PNM Mentari, Industri Perbankan Syariah Makin Kuat

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 07:49 WIB

Dukung Ekonomi Kerakyatan, BSN Perkuat UMKM Halal Lewat Program TJSL

Dukung Ekonomi Kerakyatan, BSN Perkuat UMKM Halal Lewat Program TJSL

Foto | Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:00 WIB

Purbaya Ajak Investor Negara Islam Kembangkan Industri Halal di Indonesia

Purbaya Ajak Investor Negara Islam Kembangkan Industri Halal di Indonesia

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:56 WIB

Terkini

Fakta Tawuran Maut di Semarang: Pelajar SMP Tewas Kepala Disabet Sajam, 9 Orang Diamankan

Fakta Tawuran Maut di Semarang: Pelajar SMP Tewas Kepala Disabet Sajam, 9 Orang Diamankan

Jawa Tengah | Senin, 12 Oktober 2026 | 07:56 WIB

3 Penyebab Area Belakang Kulkas Jadi Tempat Bertelur Kecoa dan Cara Membasminya

3 Penyebab Area Belakang Kulkas Jadi Tempat Bertelur Kecoa dan Cara Membasminya

Lifestyle | Senin, 12 Oktober 2026 | 07:49 WIB

Analisis Teknikal IHSG dan Rekomendasi Saham-saham Hari Ini

Analisis Teknikal IHSG dan Rekomendasi Saham-saham Hari Ini

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 07:47 WIB

BMKG Prediksi Semarang Diguyur Hujan Ringan, Pesisir Jateng Waspadai Rob

BMKG Prediksi Semarang Diguyur Hujan Ringan, Pesisir Jateng Waspadai Rob

Jawa Tengah | Senin, 12 Oktober 2026 | 07:42 WIB

2 Tahun Prabowo-Gibran: Purbaya Dinilai Jadi Menteri Terbaik, Bahlil Masuk Daftar Terbawah

2 Tahun Prabowo-Gibran: Purbaya Dinilai Jadi Menteri Terbaik, Bahlil Masuk Daftar Terbawah

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 07:42 WIB

7 Pilihan HP Murah Mirip iPhone, Harga di Bawah Rp3 Juta

7 Pilihan HP Murah Mirip iPhone, Harga di Bawah Rp3 Juta

Tekno | Senin, 12 Oktober 2026 | 07:40 WIB

Viral Bayi 24 Hari Meninggal Usai Diberi Telur Mentah, Ini Penjelasan Medisnya

Viral Bayi 24 Hari Meninggal Usai Diberi Telur Mentah, Ini Penjelasan Medisnya

Health | Senin, 12 Oktober 2026 | 07:35 WIB

Ngenes! Prabowo Tambah Pejabat, Transfer ke DIY Malah Susut Rp910 Miliar

Ngenes! Prabowo Tambah Pejabat, Transfer ke DIY Malah Susut Rp910 Miliar

Jogja | Senin, 12 Oktober 2026 | 07:33 WIB

Tolak Hapus Video, Wartawan TV One Diduga Dianiaya Oknum Polisi

Tolak Hapus Video, Wartawan TV One Diduga Dianiaya Oknum Polisi

Sulsel | Senin, 12 Oktober 2026 | 07:30 WIB

Dugaan Pelanggaran HAM dalam Program MBG, Apa Saja Masalahnya?

Dugaan Pelanggaran HAM dalam Program MBG, Apa Saja Masalahnya?

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 07:27 WIB

×