Tak Boleh Ketergantungan Impor, Indonesia Harusnya Naik Kelas Jadi Produsen Halal Dunia

Dythia Novianty, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 17 Februari 2026 | 14:37 WIB
Tak Boleh Ketergantungan Impor, Indonesia Harusnya Naik Kelas Jadi Produsen Halal Dunia
Ilustrasi logo halal [SuaraSulsel.id/Istimewa]
baca 10 detik
  • Indonesia, pasar halal terbesar, masih sangat bergantung pada impor bahan pangan halal seperti beras dan daging.
  • Ketergantungan impor ini menunjukkan kegagalan dalam mengembangkan industri halal nasional dari hulu sampai hilir.
  • Ekonomi syariah perlu diintegrasikan dalam pembangunan berkelanjutan melalui instrumen keuangan syariah untuk keadilan sosial.

Suara.com - Indonesia selama ini dikenal sebagai pasar halal terbesar di dunia. Dengan populasi Muslim dominan dan konsumsi domestik yang besar, posisi Indonesia di jajaran 10 besar ekonomi syariah global dinilai seharusnya menjadi modal kuat untuk membangun industri halal nasional.

Namun kenyataannya, rantai pasok halal Indonesia masih bergantung pada negara lain. Isu tersebut mencuat dalam International Seminar on Sharia Economics (ISSE) 2026 di Jakarta.

Presiden Direktur Agung Sedayu Group, Nono Sampono, secara terbuka mengkritik kondisi tersebut. Ia menilai, ketergantungan impor pangan halal menunjukkan Indonesia belum berhasil mengembangkan industri halal dari hulu ke hilir.

“Bayangkan, hampir 300 ribu jamaah haji dan hampir 2 juta jamaah umrah kita. Berasnya dari Thailand dan Vietnam. Daging dan ayamnya dari Brasil. Ini tantangan besar bagi kita,” ujar Nono dalam keterangannya, Selasa (17/2/2026).

Menurutnya, ketimpangan itu mencerminkan lemahnya industrialisasi halal domestik.

Ia mencontohkan Brasil yang meski populasi Muslimnya di bawah satu persen, justru mampu membangun industri pakan dan daging halal besar serta menembus pasar Timur Tengah.

Ilustrasi Muslim. (Unsplash)
Ilustrasi Muslim. (Unsplash)

“Kalau negara minoritas Muslim saja bisa, mengapa kita yang mayoritas tidak?” ujarnya.

Dalam forum tersebut, ekonomi syariah juga dikaitkan dengan agenda pembangunan berkelanjutan. Prinsip ekonomi Islam harusnya menjadi bagian dari strategi pembangunan jangka panjang.

Nono menilai, konsep keadilan sosial, distribusi kekayaan merata, serta kemaslahatan dalam ekonomi syariah selaras dengan 17 tujuan SDGs, mulai dari pengentasan kemiskinan hingga aksi iklim.

baca juga

Ia menyebut, instrumen keuangan syariah seperti zakat produktif, wakaf sosial, dan green sukuk memiliki potensi besar untuk mendorong pembiayaan pembangunan sekaligus memperluas inklusi ekonomi nasional.

“Dunia usaha tidak boleh hanya mengejar pertumbuhan. Kita harus memastikan pembangunan berdampak sosial jangka panjang dan berlandaskan tata kelola yang baik,” kata Nono.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk membangun ekosistem halal yang kuat dan berkelanjutan.

“Kita membutuhkan pendekatan lintas sektor. Riset akademik harus bertemu implementasi bisnis, dan kebijakan publik harus mendorong inovasi berkelanjutan,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BI: Ekonomi Syariah Jadi Pilar Strategis Hadapi Ketidakpastian Global

BI: Ekonomi Syariah Jadi Pilar Strategis Hadapi Ketidakpastian Global

Bisnis | Senin, 16 Februari 2026 | 12:01 WIB

Gibran Janji Perkuat Ekosistem Ekonomi Syariah Nasional

Gibran Janji Perkuat Ekosistem Ekonomi Syariah Nasional

Bisnis | Senin, 16 Februari 2026 | 11:32 WIB

Terungkap Penyebab Indonesia Masih Tertinggal dari Malaysia untuk Perbankan Syariah!

Terungkap Penyebab Indonesia Masih Tertinggal dari Malaysia untuk Perbankan Syariah!

Bisnis | Kamis, 05 Februari 2026 | 08:10 WIB

Indonesia Ditargetkan Jadi Pusat Halal Dunia, BPJPH Susun Standar Halal Global

Indonesia Ditargetkan Jadi Pusat Halal Dunia, BPJPH Susun Standar Halal Global

Bisnis | Jum'at, 30 Januari 2026 | 12:01 WIB

LPPOM Sasar Gen Z untuk Memperkuat Proyeksi Industri Halal Masa Depan

LPPOM Sasar Gen Z untuk Memperkuat Proyeksi Industri Halal Masa Depan

Bisnis | Rabu, 14 Januari 2026 | 18:20 WIB

Geser Erick Thohir, Rosan Roeslani Jadi Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah

Geser Erick Thohir, Rosan Roeslani Jadi Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah

Bisnis | Senin, 12 Januari 2026 | 08:41 WIB

Terkini

Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Foto | Selasa, 15 September 2026 | 06:00 WIB

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

×