Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.799.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Ekonomi Melambat, Ini Alasan Investasi Apartemen Lebih Aman

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Minggu, 21 Februari 2016 | 13:52 WIB
Ekonomi Melambat, Ini Alasan Investasi Apartemen Lebih Aman
Ilustrasi bangunan apartemem. (www.commons.wikimedia.org)

Suara.com - Berinvestasi dalam bentuk apartemen masih lebih aman dibandingkan instrumen lainnya di tengah iklim pertumbuhan ekonomi yang cenderung melambat. Ini diklaim seorang pengusaha properti.

"Dalam situasi seperti saat ini, perlu pertimbangan yang kian matang dalam melakukan investasi. Menginvestasikan uang di bank cenderung nilainya terus berkurang akibat inflasi, sedangkan investasi ke saham beresiko tinggi terutama jika kita tidak punya kemampuan yang memadai," kata Direktur Utama PT Binacitra Tataswasti, Harry Gunawan dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (21/2/2016).

Pengusaha properti itu menyatakan perlambatan ekonomi seperti saat ini seakan tidak berimbas ke bisnis properti yang menurutnya proyek hunian bertingkat diprediksi akan bertumbuh pada 2016.

"Saya memiliki prediksi bisnis properti, khususnya yang bertingkat tidak akan terkena imbas perlambatan ekonomi seperti saat ini secara global, bahkan akan mengalami pertumbuhan, namun untuk besarannya saya masih belum pasti tapi saya yakin demikian," katanya.

Sebab ada beberapa keuntungan dalam berinvestasi di bidang apartemen antara lain, hak tinggal yang lebih fleksibel karena tidak diatur oleh pengelola dan adanya prospek investasi selain dari capital gain (kenaikan harga unit) juga melalui rental income (penghasilan yang didapatkan melalui uang sewa).

Prospek keuntungan tersebut bisa didapatkan dengan memilih unit yang memiliki lokasi, kualitas konstruksi dan jenis fasilitas yang tersedia berkategori baik.

"Ini menjadi kunci penting untuk melihat apakah investasi di apartemen tersebut dapat menjadi baik. Bila ketiga hal di atas baik, nilai apartemen cenderung stabil, bahkan naik dari waktu ke waktu," ujarnya.

Kendati demikian, Harry melanjutkan hal tersebut di atas juga akan lebih memberikan nilai tambah bagi konsumen jika unit apartemen memiliki angsuran yang ringan.

"Angsuran tersebut memiliki nilai tambah tersendiri bagi konsumen. Saat ini kami sendiri sedang menggarap proyek apartemen The LINQ Residences di kawasan kemayoran yang memiliki semua fasilitas kunci itu dan angsuran per bulan yang ringan seperti kosan di kawasan yang sama," ucapnya.

Komplek apartemen yang dibangun di atas lahan seluas 2,6 hektare, dengan total luas bangunan dan fasilitas mencapai 127.000 meter persegi, dengan total investasi sebesar Rp2 triliun dan target pembangunan proyek yang memakan waktu sekitar tiga tahun ini, akan memiliki angsuran sebesar Rp5,6 juta perbulan.

The Linq yang digarap PT Binacitra Tataswasti sebagai anak perusahaan PT Kencana Graha Global (KG Group) dan berada lokasi strategis di kawasan Kemayoran ini untuk tahap pertama akan dibuka 1.500 unit dari total 2.000 unit, dengan harga berkisar Rp800 juta.

Sementara itu, Direktur Utama Pusat Pengelolaan Komplek Kemayoran(PPKK) Dwi Nugroho berharap dengan kehadiran The Linq di Kemayoran dapat memberikan nilai tambah untuk Kecamatan Penjaringan Jakarta Utara, khususnya kawasan Kota Bandar Baru Kemayoran.

"Harapan kami, dengan kehadiran The Linq, dapat memberikan nilai tambah di DKI Jakarta sekaligus menjawab kebutuhan pasar, seiring dengan pesatnya pertumbuhan ekonomi domestik saat ini dan ke depanya. Serta menjadi bagian dari rencana pusat bisnis (Central Business District/CBD) kedua yang dicanangkan di daerah Kemayoran," ujarnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, apartemen The Linq ini akan berdiri di atas lahan seluas sekitar 2,6 ha, tepatnya di jalan Trembesi Blok D-3, Kemayoran, Jakarta Utara yang terdiri dari satu Tower Furnished Apartment, tiga Apartemen Tower (A, B, C), Town Houses dan fasilitas pendukung. Adapun total luas bangunan dan fasilitas mencapai sekitar 127.641 meter persegi dengan pemandangan padang golf di sekitarnya dan lansekap Pantai Ancol yang tak jauh lokasinya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

REI: Apartemen Makin Diminati Masyarakat

REI: Apartemen Makin Diminati Masyarakat

Bisnis | Rabu, 17 Februari 2016 | 07:34 WIB

Sepasang Kekasih Ditemukan Berpelukan di Bawah Puing Apartemen

Sepasang Kekasih Ditemukan Berpelukan di Bawah Puing Apartemen

News | Sabtu, 13 Februari 2016 | 08:02 WIB

Akhirnya, Pengembang Apartemen Ambruk di Taiwan Ditahan

Akhirnya, Pengembang Apartemen Ambruk di Taiwan Ditahan

News | Kamis, 11 Februari 2016 | 12:02 WIB

Gunakan Kaleng dan Busa, Pengembang Apartemen Taiwan akan Diciduk

Gunakan Kaleng dan Busa, Pengembang Apartemen Taiwan akan Diciduk

News | Selasa, 09 Februari 2016 | 15:01 WIB

Kaleng-kaleng Kosong Inikah Penyebab Ambruknya Apartemen Taiwan?

Kaleng-kaleng Kosong Inikah Penyebab Ambruknya Apartemen Taiwan?

News | Senin, 08 Februari 2016 | 15:18 WIB

Miris, Korban Gempa Ditemukan Masih Hidup di Bawah Jenazah Suami

Miris, Korban Gempa Ditemukan Masih Hidup di Bawah Jenazah Suami

News | Senin, 08 Februari 2016 | 11:03 WIB

Sebanyak 132 Korban Masih Tertimbun Reruntuhan Apartemen Taiwan

Sebanyak 132 Korban Masih Tertimbun Reruntuhan Apartemen Taiwan

News | Minggu, 07 Februari 2016 | 07:34 WIB

Pasar Apartemen di Jawa Tengah Masih Kecil

Pasar Apartemen di Jawa Tengah Masih Kecil

Bisnis | Sabtu, 23 Januari 2016 | 11:53 WIB

Tata Pemukiman Kumuh, Makassar Bangun Apartemen Lorong

Tata Pemukiman Kumuh, Makassar Bangun Apartemen Lorong

Bisnis | Selasa, 12 Januari 2016 | 23:23 WIB

Apartemen Palazzo Kemayoran Geger, Mainan Anak Dikira Bom

Apartemen Palazzo Kemayoran Geger, Mainan Anak Dikira Bom

News | Senin, 21 Desember 2015 | 23:33 WIB

Terkini

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:34 WIB

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:24 WIB

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:30 WIB

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:09 WIB

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:58 WIB

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:48 WIB

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:47 WIB

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:31 WIB

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:22 WIB

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:17 WIB